Pusat Perdamaian Dunia (Garden Of Prayers) atau Pusat Spritual Dunia akan Dibangun di Samosir
Februari 22, 2009
Pusat Perdamaian Dunia akan di bangun di SAMOSIR, Garden Of Prayer atau Pusat Spritual Dunia, sebuah kawasan religius bertaraf internasional, ditandai dengan dibangunnya rumah-rumah ibadah terbesar di dunia dari segala macam agama dan aliran kepercayaan. Bisa dibayangkan bila ide ini bisa direalisasikan, seluruh penjuru dunia akan tertuju pada Samosir dan Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Samosir telah melakukan ekspose rencana pembangunan Garden Of Prayers. Nantinya akan terbagun Garden Of Prayers di Puncak Gunung Pusuk Buhit, Pangururan Samosir. Selain bertujuan menarik minat wisatawan, pembangunan ini diharapkan mampu melestarikan keragaman peradaban dunia.
Tentang pendanaan, pembangunan Garden Of Prayers ini menelan biaya 50 Juta USD (600 milyar Rupiah) Waw…fantastis…hebat! Proses Pembangunan sudah dimulai dengan pembuatan seribu anak tangga dari pinggiran Danau Toba hingga ke Puncak Gunung Pusuk Buhit. Beberapa infrastruktur pendukung lain pun tak lama lagi menyusul.
Tetapi yang membuat kita terkejut, pencetusnya adalah RICKY SUTANTO Pendiri Blossom Group (keturunan Tionghoa), waw….luar biasa tulang ini (marga cinaga do ibana). Mauliate ma tulang, sai sahat ma sude tamiang dohot pasu-pasu mi tu hami halak batak, asa lam marsada hami sasudena……..
Sudah hampir 20 tahun tidak oernah ke samosir, banyak sebenarnya yang menjadi legenda di samosir ini, selain Pusuk Buhit ada juga aek si pitu dai, batu hobon dan tano ponggol akan terdengar kembali.
Kita semua orang batak mari kita doakan rencana yang indah ini.
Horas!
Tulisan oleh lae Ferdinand








Molo toho do di rencana ni pembangunan Garden Of Prayers ini yang menelan biaya 50 Juta USD (600 milyar Rupiah). Pangidoan nian ba holan Gareja, Universitas, dan prasara pendukungna ma di bahen. Molo ingkon dohot ma dibangun tempat ibadah na asing unang ma dohot dibangun “gereja bawang” disi gabe sahit do annon i.
Sebagai seorang muslim saya bangga dan terharu dengan langkah seorang Ricky Sutanto yang keturunan Tionghoa mampu melihat keberagaman dalam beragama ini sebagai suatu karunia Allah dan bukan sebagai alat untuk menjadi dasar perpecahan. Secara pribadi saya harus jujur bahwa sebagai seorang muslim atau mungkin juga bagi sekian banyak pemeluk agama lain, kita dengan sadar ataupun tanpa sadar telah jauh larut dalam membangun eksklusivisme kelompok umat beragama. Tragisnya, masing-masing kita jarang mau belajar untuk melihat bahwa pada puncak kesadaran pada diri kita masing-masing Sang Maha Pencipta sendiri menganjurkan untuk melihat keberagaman itu mengandung nilai hikmah tentang kebesaranNya. Tanpa maksud untuk berlebihan, insyaallah secara pribadi seorang muslim saya doakan semoga perjuangan dari seorang Ricky Sutanto ini akan juga diikuti oleh sekian juta penganut masing-masing agama dan aliran kepercayaan lainnya di negeri ini wabilkhusus lagi bagi para petinggi-petinggi agamanya masing-masing, Amin
saya sangat menyukai dan mendukung upaya saudara yang keturunan tionghoa itu karena agar di samosir menjadi harum namanya.teruskan..
Garden of prayers? Ga salah itu.! Untuk apa? Itu hanya akan smakin membuat org batak menjadi no 2 di kampungnya sendiri. Tp kalau di pulau jawa dibangun garden of prayer sy sangat setuju.karena di sana sangat sulit mendirikan gereja. Yang ada aja di rusak apalagi bikin baru. Org batak sadarlah bangun lah bonapasogit dgn hasil pemikiran mu. Jgn menjual kampungmu kepada org seleban.
Ah…pajago-jagohon! Naeng mangurusi ‘dunia’, sedangkan dalan kaliling Samosir dang jadi-jadi…..! Rarat..! Maup ma ho bupati!
Kami sekelompok anak muda yang tergabung dalam sebuah Group band yang bernama Dupa band dari kota Kediri Jawa Timur sangat prihatin dengan kondisi Umat yang selalu di warnai Kekerasan,amuk massa, dan peperangan. Sebagai wujud kepedulian, Kami mengajak dan menghimbau kepada seluruh umat untuk mencintai perdamaian lewat sebuah karya lagu yang kami ciptakan berjudul “Cinta Damai” dan “Peace Love”. Kami juga membentuk komunitas di Facebook dengan akun “Gerakan Damailah Negeriku” agar semua Umat bisa mendengarkan lagu perdamaian kami di akun tersebut. Dukungan semua pihak sangat diperlukan agar kedamaian bisa terwujud. Terimakasih