Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

My Batak Identity

Oktober 14, 2010

Batak identityJadi kenapa memakai judul dengan bahasa Inggris? Jawabnya simple aja, biar dibaca :) Karena biasanya kita selalu lebih menyukai yang bukan diri kita. Kenapa gitu ya? Nah… ini adalah salah satu kebiasaan manusia yang sangat manusiawi , selalu menganggap sesuatu yang lain dari dirinya adalah lebih baik. Dan orang Batak juga sama saja mengalami hal ini.
Mungkin kalau saya kasih judul “Halak Batak do au” tidak terlalu menarik untuk dibaca karena bukan suatu hal yang baru atau asing. Tapi ketika pakai judul di atas, langsung tertarik karena itu adalah sesuatu yang asing. Jadi itulah alasan kenapa saya memilih judul dengan bahasa Inggris. Karena saya ingin mendapatkan lebih banyak pembaca yang tertarik untuk membaca tentang saya sebagai Halak Batak atau Boru Batak.

Mungkin karena saya terlahir di kampung, atau mungkin saya terlahir jauh lebih dulu dari orang-orang muda yang baru berusia belasan atau 20-an sehingga sering sekali ide saya dan mereka tentang Batak sangat jauh berbeda. Buat saya, Batak adalah sebuah kebanggaan. Tentang budaya, tatanan hidup, tata kehidupan dan kearifan budaya yang hebat. Buat saya Batak adalah menjadi boru Sipayung yang bisa dan mampu berdiri dengan teguh dalam adat istiadat saya sebagai boru Batak tanpa harus menjadi manusia yang apatis pada perkembangan jaman tapi justru sebaliknya berjalan seiring jaman dengan membawa kebanggan aturan aturan dan norma norma keBatakan saya.
Bagi saya menjadi seorang boru Sipayung sama dengan mengerti tarombo saya, mengerti dengan jelas bahwa ketika bertemu orang-orang dari marga Manurung maka saya harus hormat. Menjadi seorang boru Sipayung berarti sama dengan menjadi bagian dari sebuah sistem kekerabatan yang luas dan tidak mengenal batasan umur, tempat tinggal dan alasan alasan lain selain dari alasan kekentalan darah sebagai bagian dari Pomparan ni Silahi Sabungan. Menjadi boru Sipayung sama dengan memberikan yang terbaik dalam setiap hal yang saya lakukan karena saya membawa nama keluarga yang sangat besar dan saya adalah representasi atau perwakilan dari selain keluarga saya dalam artian Bapak, Mamak dan saudara saudara saya tetapi juga representasi dari keluarga besar di Pomparan ni Silahi Sabungan Boru dohot Bere :)

Karena alasan alasan di atas maka saya tidak bisa mengerti kenapa ada orang Batak yang tidak mengerti aturan aturan dalam marganya. Tidak tahu siapa atau dari marga mana yang menjadi saudara dan siapa atau marga mana yang harus selalu dituakan. Menjadi seorang Batak bukanlah hanya identik dengan logat bahasa Batak yang kental seperti yang ditampilkan di sinetron atau dengan marga yang dibawa dari sejak kita lahir. Tetapi adalah tentang menjadi bagian dari tatanan adat yang demokratis dimana semua orang berhak mendapatkan porsi untuk setiap posisi. Tentang rasa cinta pada Bona Pasogit. Tentang lagu2 indah syair kerinduan akan kampung halaman dan orang orang terkasih yang dinyanyikan dengan begitu syahdu.
Tentang wanita wanita Batak yang tegar, tentang orangtua yang berjuang dengan segala daya upaya untuk bisa menyekolahkan anak anak mereka. Tentang system kekerabatan yang menjadikan setiap orang sebagai bagian dari sebuah keluarga besar.
Sampai sekarang saya masih bertanya2 kenapa ada orang Batak yang menyembunyikan keBatakannya?
Karena kalau orang orang Batak mengerti alasan alasan kebanggan saya seperti yang saya sampaikan di atas, maka jelas mereka juga akan mengerti bahwa menjadi seorang Batak adalah sebuah kebanggan.
Sudah banyak sekali saya membicarakan tentang keBatakan saya dengan orang orang di luar Batak dengan sangat bangga dan memberi mereka pemahaman tentang keBatakan saya sekaligus pemahaman tentang alasan alasan saya yang pada akhirnya membuat mereka mengerti adat istiadat dan budaya Batak dan memberi mereka pada alasan untuk memahami kenapa saya bisa dengan sangat jelas mengatakan saya orang Batak. Kenapa saya selalu memakai nama marga saya di belakang nama saya. Mungkin hal hal itu kedengan sepele ataupun klise di telinga kita. Tetapi sebenarnya hal hal sepele dan klise inilah yang menjadi detail yang sangat besar dalam setiap sisi kehidupan.

Identitas Budaya Batak

Ketika saya berbicara tentang ke-Batakan saya atau my Batak Identity seperti judul artikel ini, maka yang saya maksud adalah sebuah identitas yang memberi kebanggan karena saya memiliki system kekerabatan dimana saya selalu menjadi bagian dari sebuah keluarga besar, dikasihi, dilindungi dan dihormati. Kebanggan karena tidak perduli sekuat apa atau setegar apapun saya, saya diijinkan untuk melantunkan doa dan kerinduan saya terhadapa hal hal yang saya kasihi lewat alunan lagu atau gerakan tarian yang expressif. Kebanggan karena ketika orang orang mengenal saya pertama kali mereka tidak tahu kalau saya orang Batak karena saya bisa berbicara dengan lemah lembut dan tidak harus berteriak teriak untuk menyatakan saya yang paling benar sebagai hasil pembelajaran saya di sana sini.
Bangga karena sebagai orang Batak saya tidak merasa saya harus selalu benar tetapi bersedia untuk mendengarkan orang lain. Kebanggaan karena sebagai orang Batak saya dengan lantang dan jelas dapat mengatakan kepada orang lain “I am a Bataknese; aku kih wong Mbatak; Je suis un Batak; soy un Batak “ dan lain lain dalam bahasa apapun itu ketika bertemu orang lain di tempat mereka dan mengatakannya dengan sangat bangga karena saya mengenal apa yang menjadikan saya seorang Batak adalah lebih dari sekadar marga yang saya sandang dari sejak lahir.
Menjadi seorang boru Batak adalah menjadi orang yang hidup dalam kehidupan saat ini dengan semua tuntutannya, menjadi orang yang mampu beradaptasi dan membaur dengan semua jenis manusia yang saya temui dalam keseharian saya tanpa melihat latar belakang Suku Agama maupun Rasnya dan pada saat bersamaan menjalani dan menghormati kearifan budaya dan tatanan kehidupan saya sebagai seorang Batak.
Itulah arti menjadi Batak bagi saya dalam cara penjelasan yang sederhana. Bagaimana dengan anda anda semua terutama orang orang muda yang memiliki marga marga Batak, apakah yang menjadikan anda menjadi seorang Batak? What is your Batak identity??

Tulisan dikirimkan oleh Sylvia Sipayung (lucky_sylvie (at) yahoo.com)

Pencarian pada artikel ini:

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Acara adat, Perempuan Batak jinjing Tandok
Media Online Bersama Toba dot Com -Perempuan Batak berbaris dan manortor seraya menjinjing Tandok yang berisi beras dalam upacara pesta adat di Tanah Batak.

Konser Batak Music In Harmony
Inilah pertunjukan yang spektakuler Konser Batak Music in Harmony! Konser yang didukung oleh sejumlah pemusik Top Nasional dan Batak ini akan menampilkan musik Batak dalam

Perempuan Batak, ada dimana-mana..!
Disamping mengurusi pekerjaan domestik rumah tangga, perempuan Batak terkenal gigih dan ulet bekerja untuk membantu suami mencari nafka.Bertani, mencari ikan, berdagang, mengajar, menjadi bidan, perawat,………ya,

Komunitas Dongan Batak, Baru dari BersamaToba.com
Bersamatoba.com kembali mengeluarkan fitur baru, Komunitas Dongan Batak. Bagi yang telah terbiasa bermain-main di Friendster, Myspace atau social networking web sejenis lainnya, pasti akan terbiasa

Ulos Batak adalah lambang kasih sayang.
Media Online Bersama Toba dot Com - Siapa yang tak kenal ulos? Kain tenunan indah dari kebudayaan Batak. Secara harafiah, ulos berarti kain selimut. Menurut

Komentar

7 Responses to “My Batak Identity”

  1. Berton M Siahaan on Oktober 15th, 2010 22:05

    Mantap perlu ditingkatkan, agar jangan lupa diri para Suku Batak yg terlalu moderen

  2. S.P. Nainggolan on Oktober 18th, 2010 14:43

    Horas Ma di Hita Saluhutna,

    Horas Ito br. Sipayung.

    Parjolo ma tadok mauliate tu Amata Debata Pardenggan Basai, namangaramoti hita saluhutna bangso Bataki.

    Molo au di tano parserahan do sao nari. di Jakarta.

    Man sai las do rohaku, bahwa au halak batak. Na hubota Bangso Batak termasuk bangsa na pinilit ni Tuhani.

    Au sandiri marga Nainggolan na ualap boru ni rajai boru Gultom. Sian Huta Pangaribuan / Tarutung.
    Nunga dibasa-basahon Tuhanta di hami 2 dakdanak bawa.

    Molo au sandiri, rap dohot Tuhan Jesus Kristus do au memimpin rumah tangga on, hu daftar rumah tanggaku gabe jemaat HKBP,hu dohoti akka ulaon diGareja, hu dohoti punguan parsautaon, punguan Nainggolan boru dohot bere, Punguan Gultom boru dohot bere. Memang borat do mangihuti sude akka ulaon, jala ikkon dibagasan holong na sian Tuhan Jesus Kristus do u dohoti sudei.

    umur hu saonari 34, jala Tamat SMA magodang di tano parserahan do au dipaborhat natua-tuai marsikola tu luat nadaoi. jala puji Tuhan saonari au karejo di perusahaan asing. I use english daily on my activity. but in this regard , I should use Bataks for comunication.

    Jadi nuaeng pe holan na mangido do au di Tuhan ni asa di dongani Tuhan Jesus Kritus au mangarahon Parsaripeoni.

    Na uboto tetang hita halak batak asa taingot na tinonahon ni opputa sijo jolo tubu ima :
    1. Manat mardongan tubu
    2. Elek marboru
    3. Somba marhula-hula.

    Jadi pesan iba tu halak kita di luat portibion, asa Taparinggas rohata Marminggu manang di gareja dia pei na ponting Hata Ni Tuhan Jesus Kristus di Baritahon disi. jala taingot, taulahon dalihan natolui, Mari ta koreksi be ma rohata be.

    Alana portibion gok parukilon do, asa Margogo hita mandalani ngoluta on, ingkon hot hita di haporseaon ta i.

    Anggo tu anakku di jabu, manat2 do huajari di Hata ni Tuhani dohot etika adat batak na uli i ( dalihan na tolui).

    songoni ma jo na huboto tetang batak.

    Manuliate.

    Horas jala tabe sian hami di tano parserahan.

    Kel. S.P. Nainggolan / br. Gultom.

  3. sobo indra saragi on Oktober 29th, 2010 17:49

    horas ma di hita sude….
    nauli do na nidok muna i ito….au makkatai sian naposo naung magodang di tano pangaratoan on di jakarta.

    nga pinga kumpulan hu ihuthon songon na susa do halak hita mengembakkon 1 kumpulan alana dang adong imbalan di ibana. naing mengharaphon keuntungan do sian sada ulaon na di karejohononnna, tarsongoni do ra dohot tu na marsiajar mengenaiu DALIHAN NA TOLU na nidok ni tulang si nainggolan.
    molo makkataipe nga ummaol be marhata batak timbang mar bahasa indonesa, ala adong gengsi diroha na be.
    hurasa kegiatan gondang naposo porlu do di bahen asa di pasada angka naposo ni halak hita huhut di parsiajari be angka adat ni halak hita i. jd naporlu wadah laho manampung on ma.

    mauliate mohon maaf molo adong sala sian pakkataion.

  4. Ana Siahaan on Desember 8th, 2010 09:11

    Sada sisi bangga do iba gabe halak Batak. Dang Husoadahon “malo” dohot sistem kekerabatan ni halak Batak na adongi. Alai molo naeng jujur, kadang maila iba gabe halak batak ala ni Malo na i do….

    Malo inna halak Batak??? yup.. Toho doi… Alai godang nijumpangan halak Batak na mamakke Hamaloonnai tu naso suman. Marbada dohot mangalesengi. Toho molo didok ke-ua-anna timbo… Molo sala “donganhu doi” molo toho ” bah.. idekku doi…”

    Hal-hal songon2 i do ra namambahen iba gabe maila jala ikkon patorangon tu akka naso batak. “Dang sude halak batak songoni…..” Alai boi nibereng senyum dohot hata2 ni halaki molo attar tarsor dang diboto halaki na Batak iba.

    Sude do jolma adong hurang dohot lobina. Malo pe inna halak Batak, anggo ate2 nai dang tarelakkon i. Jala luccuna sering do hubege halak Batak mandok ” Belum tau dia Orang Batak kalo marah…” dengan ekspresi bangga. Hape hea do hujaha sekilas ( sekilas do alana dang parminggu na ringgas au) di Bibel na mandok isina ” molo muruk hita pataridahon haotoon doi”

    Jadi tu dongan halak Batak, malotta i tapatudu ma dohot serep ni roha jala unang mangulohi. Asa unang adong hata namandok “dasar orang batak” OK???!!! Chayoooo Bataknese……………………………

  5. robby w m ginting on Januari 14th, 2011 06:55

    Horas sian Debata.jala horas di hita halak batak na di huta (bona pasogit) dohot di pangngarattoan.toho do memang,nungnga be mandao halak batak sian paradatan.tar lu mo bi na di pangarattoan,godang do naso mamboto partuturan,alai di hamu na tua-tua nami ajar- ajari hami,jala ikkon godang do hami mar si ajar

  6. jonsoncoy on Oktober 25th, 2011 11:11

    ai biasa doi lae,alani maloni halak batak ido mambaen ibana tokkar jala malo mangalesengi.. alai tang pola hita maila alani i.. adong kelebihan pasti ada kekuranga.. sarupa do songon halak jahudi.. anggo di eropa manang di saluhut portibion.. sogo do rohani halak mamereng halak jahudi.. boasa songoni?? alani malo do akkal ni nasida jala boi nasida bertahan di setiap tempat pangarattoan jala umora2 an nasi da sian halak setempat,age pe sebelumna nasida mapogos.. jala kuat jala pir tondy ni halaki mandalankon adatna.. age asing jala unik sin halak setempat.. sasuddat godang do halaki padandalanhon hepeng.. songon halak kita.. jadi godang do iri halak mamereng halak jahudi.. songoni tung halak batak.. ai nagodang do iri halak jawa mamereng halak batak.. ai basa holan halak batak na odong di pemberitaan.. baik televisi maupun media massa.. sedangkan halak batak alani nasodenggan pe di baritahon di tv pe halaki nungga iri hati.. apalagi alani na denggan… jadi sogo do rohani hak batakon anggo tarbarita… songoni do anggo halak jawa.. musang berbulu domba(tidak bisa dipercaya).. jala malo mambaen panas pinggol niba.. i do mambaen halak Aceh sogo rohana mamereng jawa..

  7. jonsoncoy on Oktober 25th, 2011 11:18

    anggo au pribadi dang bangga au jadi halak indonesia.. alai bangga jadi halak batak.. halak indonesia berengon do burju alai jahat do rohana serta munafik dan malo berpura2 jala malo bersilat lidah tidak berani bertindak.. anggo halak batak sesuai dengan firman Tuhan.. “kalau ya katakan lah ya,kalau tidak katakan lah tidak,diluar daripada itu adalah berasal dari si iblis” ..

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak