Komposisi dan Konstruksi Dalihan Na tolu, dihalak Batak.
Mei 3, 2008
Inginkah anda memperoleh kekayaan serta keturunan yang kaya sejahtera…?
Muliahkanlah dan agungkan Hula-hula, kenapa..?
Hula-hula, Wujud Allah yang dapat dilihat dengan mata (“Debata na niida”), hula-hula ibarat sumber fajar pagi yang cerah, lantaran tanpa istri (putri hula-hula) satu keluarga tanpa turunan ibaratnya tempat gelap gulita.
Dengan keceriaan anak dalam kehidupan-kehidupan keluarga, ibarat fajar pagi mengusik segala keheningan yang tak mungkin dibeli (digantikan.red) dengan peranan rupiah alias uang.
Memberikan sesuatu kepihak hula-hula, ibarat orang melempar batu ke puncak bukit. Yang arinya, bila sebungkal batu dilemparkan ke bahagian puncak batu tersebut akan bergulir kembali kebawah ketempat semula disertai berpuluhan batu akan terikut.
Pihak Hula-hula berjarak beberapa puluh langkah kebagian depan harus disusul segera dan jika pihak hula-hula berjarak beberapa puluh meter kebahagian belakang harus dinantikan.
“Martahuak manuk mira, ditoru bara ni rumah, Halak na burju /somba marhula-hula, gabe jala mamora sahat dina saur matua”
Dengan Terjemahan, orang yang menghormati orang tua (“Hula-hula”) dengan setulus hati akan beroleh usia lanjut dan bahagia, sebagaimana Tuhan berjanji “Baca Ep.6;2-3)
Maka dengan mengandalkan kemampuan hanya satu keluarga, tak mungkin dapat melaksanakan pesta adat yang syah , biar bagaimana pun kaya rayanya, tinggi jabatannya, besarnya kekuasaanya, kepintarannya yang luar biasa atau pun dengan aspek kehidupan yang luar biasa atau pun ianya seorang Bupati.
Jadi dalam hal kegiatan melaksanakan Pesta-adat nampaklah dengan jelas gambaran jati diri seseorang Hasuhuton terhadap Fungsi Dalihan Natolu.
Dengan mengamati komposisi dan konstruksi Dalihan Na Tolu dalam bentuk benda aslinya ternyata bahwa beban apa saja yang diletakkan diatas Dalihan Na Tolu itu dalam kedudukan Stabil (“tak mungkin Labil”)..! horas…






Dairi seharusnya masuk Propinsi Tapanuli
Dairi sudah selayaknya masuk propinsi Tapanuli, hal ini karena di dairi sungguh kentalnya kultur Batak. Apalagi Kabupaten Pakpak Barat sudah terbentuk jadinya Kabupaten Dairi yang
Nilai Budaya yang Utama pada Orang Batak Toba
Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com -Untuk mendeskripsikan atau secara Antropologis sejumlah Nilai Budaya Yang Utama pada Masyarakat Batak Toba yakni, KEKERABATANYang
Perempuan Batak, ada dimana-mana..!
Disamping mengurusi pekerjaan domestik rumah tangga, perempuan Batak terkenal gigih dan ulet bekerja untuk membantu suami mencari nafka.Bertani, mencari ikan, berdagang, mengajar, menjadi bidan, perawat,………ya,
Komunitas Dongan Batak, Baru dari BersamaToba.com
Bersamatoba.com kembali mengeluarkan fitur baru, Komunitas Dongan Batak. Bagi yang telah terbiasa bermain-main di Friendster, Myspace atau social networking web sejenis lainnya, pasti akan terbiasa
Golongan si Raja Batak Parbaringin Malim Martonggo, untuk melindungi Tanah Batak dan Masyarakat Batak.
Golongan Siraja Batak Parbaringin Malim Marsada dengan ketuanya Raja Sampuara Marpaung beserta seluruh anggotanya yang datang dari seluruh Nusantara melakukan doa (tonggo) dan permohonan kepada
Komentar
Berikan komentar dan masukan anda