Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Enam Balai roong model rumah Batak, Perlu perhatian dari Pem.kab.Tobasa-Sumut

April 18, 2008

gbrbalerong.JPG6 (enam) Balai roong model desain rumah Batak yang didirikan sekira Tahun 1938 oleh Belanda di zaman penjajahan sebelum Indonesia merdeka, balai roong itu terletak di jalan Sisingamangaraja di inti kota Balige yakni ibu kota Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara.
Kabupaten Toba Samosir sudah berusia 9(sembilan) tahun sampai berita ini diangkat perhatian Dinas Parawisata Pemerintah Kabupaten Toba Samosir terhadap 6 (enam) Balai roong model rumah batak sepertinya, “dicuekin”
Keadaan Balai roong sekarang ini “pucat pasih” cat warna hitam atap Balai roong sudah pudar, begitu juga muka balai roong yang model rumah batak dengan ukir-ukirannya (gorga,red) sudah pudar.

“semuanya pilar dari Bupati Toba Samosir sintua Monang Sitorus sepertinya hanya sebuah retorika saja…kenapa tidak salah satu pilar adalah parawisata namun untuk memelihara saja pun tidak sanggup, bagaimana bisa itu terjadi Tobamas 2010, pada hal setiap kali Bupati lewat dari depan Balai roong namun tidak perduli atau bagaimana,”ujar sejumlah masyarakat di Jalan Sisingamangaraja dan beberapa tukang becak di Balige .

Hal itu mereka ucapkan kepada Bersama Toba, Jumat(18/4) di Jalan Sisingamangaraja Balige-Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara, menurut mereka setiap sore, hari Jumat betapa sembrautnya lalu lintas di Jalan Sisingamangaraja yakni ada yang sembarangan mutar mobil, ada yang parkir sembarangan dan ada-ada sajalah.

Dinas Pasar, Dinas Parawisata dan Dinas Perhubungan Kabupaten Toba Samosir sudah seharusnya tanggap dan perduli, “dan jangan hanya makan gaji saja tahu,”ucapnya tukang becak bermarga Napitupulu dengan sedikit geram.
Ketika hal ini Bersama Toba menghubungi Kepala Dinas Parawisata, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Pasar di kantornya masing-masing mereka tidak berada ditempat.

“biasalah ini hari jumat, ada yang kebaktian setelah itu tidak datang lagi,”ucap seorang pegawai kontrak.

Bersama Toba mengharapka agar Bupati Toba Samosir memperhatikan 6 (enam) Balai roong model rumah batak yang ditinggalkan si penjajah Belanda dahulu kala.
Perlu perhatian dan perawatan agar jangan punah karena bangunan seperti itu yang mempunyai nilai tinggi dan unik
.

Sehingga kelak.. nanti dapat dinikmati generasi yang akan mendatang..Horasssss

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Dikabarkan, Rencana Pembangunan 40 kios di Tobasa sebesar Rp.1,2 Milyar
>> Aneh..!, Kegiatan Pembangunan Kios itu dikelolah Dinas Koperindag. >> Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Toba Samosir tidak berfungsi. >> Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan,

Sehat.., Rumahku adalah Istanaku.
>> oleh. Elisabeth. Simanjuntak, Asisten Apoteker Rumah adalah pusat kesehatan keluarga karena, rumah tempat anggota keluarga berkumpul dan saling bercandaria, setiap persoalan anggotanya mempengaruhi yang lainnya

Pengadilan Agama Kabupaten Toba Samosir, Anggaran untuk Penyuluhan tidak Transparan.
Kegiatan Tahun Anggaran 2008, Penyuluhan Hukum yang dilaksanakan Senin (5/5) di Balige, BersamaToba dot Com ( Ir.Ivan Napitupulu ) Selasa (6/5) berkunjung ke Kantor

14 indikator kemiskinan di Rumah Tangga, berhak menerima Bantuan Langsung Tunai.
Indikator kemiskinan pada satu Rumah Tangga Miskin memiliki cirri-ciri, Yakni: 1.Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8m2 per orang 2.Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat

Perempuan Batak, ada dimana-mana..!
Disamping mengurusi pekerjaan domestik rumah tangga, perempuan Batak terkenal gigih dan ulet bekerja untuk membantu suami mencari nafka.Bertani, mencari ikan, berdagang, mengajar, menjadi bidan, perawat,………ya,

Komentar

5 Responses to “Enam Balai roong model rumah Batak, Perlu perhatian dari Pem.kab.Tobasa-Sumut”

  1. lamsihar on Mei 19th, 2008 16:43

    toba samosir harus di perhatikan pendidikan yang semakin turun banyak siswa yang cabut

  2. PITUA T.BOLON on Juli 21st, 2008 12:09

    Para pemimpin di Tobasa,bagaimana kelanjutan rehabilitasi balairoong yang merupakan ikon tobasa dan cerminan budaya batak yang kita cintai dan merupakan salah satu sumber PAD TOBASA.

  3. riduansianturi on Agustus 12th, 2008 21:41

    mohon untuk setiap penerimaan pegawai di kantor tobasa diinformasikan lewat e-mail

  4. octa on Agustus 14th, 2008 17:07

    sudah saatnya tanah batak di bangun dari pemikiran orang-orang yang maju
    horas ma di hita

  5. Lasman sihaloho on Oktober 10th, 2008 13:38

    HO…RAS SUDE,…..

    Kalau kita tinjau perkembangan Wisata kita yang ada DI tobasa, memang sangat begitu Low disamping pihak pemerintahan (Bupati,DPRD ,WALIKOTA serta staff lain lainnya)Yang kurang antusias terhadap pengembangan Objek wisata yang ada di TOBASA.NA…..H Klu komentar saya,Tolonglah Bapa Bupati (pihak yang berkaitan )untuk mengembangkan kota Tobasa yang sangat Tropis……………

    lasman.lord@yahoo.com (my email)you send your message to me oke………..

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak