DR.IL.NOMMENSEN, Dengan Cintah Kasihnya terhadap Pendidikan dan Kesehatan.
Mei 5, 2008
Missionaris Ingwer Ludwig Nommensen, Ephorus HKBP pertama (1881-1918) Rasul Orang Batak, “Dia memang telah lama pergi,,,, Namun kita tetap merasakan yang telah diperbuat nya, dan patutlah kita mengenangnya”!.
Tidak ada orang asing yang begitu istimewa di hati orang Batak seperti Misionaris I.L.Nommensen yang telah menjalani hidupnya di Tanah Batak selama 56 Tahun dan bahkan berwasiat kepada keturusan nya agar apabila, Ia kelak dipanggil sang Pencipta nya jangan dibawa ketempat kelahirannya di Negara Germany, akan tetapi harus dimakamkan di Desa yang telah Ia pilih dalam nazar nya yakni dahulu Huta Sigumpar nadihaholongi (Tercinta.red)
Yang kini Huta Sigumpar sudah menjadi Kecamatan Sigumpar Kabupaten Toba Samosir Propinsi Sumatera Utara, Semoga Huta Sigumpar menjadi Huta yang diberkati Tuhan..!!!
Salah satu Sejarah yang sangat mendasar bagi bangsa Batak, DR IL Nommensen membuat pola piker dan Kepercayaan yang mendasar, melangka keluar dari Animisme dan keterbelakangan menuju Hakristenon sebagai paradigma baru dengan nilai-nilai cinta kasih, pendidikan, kesehatan dan tentu saja kemajuan melalui ajaran yang dibawahnya ke Tana Batak.
Menggali sejarah dan melestarikan nilai perjuangan serta keteladanan DR.IL Nommensen sebagai Pahlawan dan apostel orang Batak untuk dapat dicontoh diteladani dan diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari khususnya Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir.
Sejauh ini sejarah DR IL Nommensen masih hanya dituliskan dalam beberapa bulu dan bahkan masih tersimpan dalam wujud saksi-saksi bisu, seperti Peninggalan Bangunan-bangunan gedung gereja seperti (”Foto gereja HKBP Balige”), Makam Rumah Tua dan lain sebagainya.
Sehingga Bersama Toba dot Com melalui tulisan ini, mengajak putra-putri perantau di parserahan untuk memberikan perhatian ke Bona Pasogit dan berkenan pulang kampong secara bersama-sama sambil wisata rohani ke Huta Sigumpar Kabupaten Toba Samosir Propinsi Sumatera Utara, sama seperti orang yang melakukan wisata rohani ke Jerusalem
Namaku Tapanuli, ibu pertiwi yang cantik, anggun dan menawan, mereka menyebutku juga Tana Batak, tempat orang-orang Batak dilahirkan dan dibesarkan.




Pentingnya, Pengawasan Obat, Makanan dan Kosmetik.
>> Oleh: Elisabet Simanjuntak Asisten Apoteker. Melindungi masyarakat dari berbagai bahaya, serta kerugian yang diakibatkan penggunaan Obat, Makanan, Kosmetik dan Alat-alat kesehatan salah satu hal
Lagi.. kasus dugaan korupsi di Kab.Tobasa, oknum HM di jebloskan di Rutan Balige.
>>Dugaan Korupsi Pengadaan Buku per Undang-Undangan sebesar Rp.90.juta >>Kejari Balige, gencar periksa dugaan kasus korupsi Dinas Pendidikan dan Kesehatan. Akhirnya oknum HM Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD
Sehat.., Rumahku adalah Istanaku.
>> oleh. Elisabeth. Simanjuntak, Asisten Apoteker Rumah adalah pusat kesehatan keluarga karena, rumah tempat anggota keluarga berkumpul dan saling bercandaria, setiap persoalan anggotanya mempengaruhi yang lainnya
Waspadalah, terhadap sampah….!
>> Oleh: Elisabet Simanjuntak Asisten Apoteker “Sampah masyarakat” merusak kesehatan, bahkan “jiwa dan mental” Siapa yang tidak kenal dengan “sampah”, sampah
PT.Toba Pulp Lestari, sudahkah perhatikan Polusi udara..??.
" Tona Hahipason.......! " >> oleh: Elisabet Simajuntak Asiten Apoteker.
Komentar
Berikan komentar dan masukan anda