Dairi seharusnya masuk Propinsi Tapanuli
November 5, 2008
Dairi sudah selayaknya masuk propinsi Tapanuli, hal ini karena di dairi sungguh kentalnya kultur Batak. Apalagi Kabupaten Pakpak Barat sudah terbentuk jadinya Kabupaten Dairi yang dulunya komposisi orang batak 70 % meningkat menjadi 90 %, dan dari hasil pilkada Dairi dapat dilihat kompasisi orang batak menempati urutan 3 besar.
Berikut hasil pilkada Dairi:
1.Parlemen Sinaga – Budiman Simanjuntak 33.710 (26.82%)
2.Jhoni Sitohang – Irwansyah 31.520 (25.08%)
3.Tagor Sinurat – Arson Sihombing 23.909 ( 19.02%)
4.Hotraja Sitanggang – Bungaran Sinaga 7.536 (6.00%)
5.Tom Sianturi – Remita Sembiring 16.415 (13.06%)
5.Viktor Ujung – Mardongan Sigalingging 2.893 ( 2.30%
6.F.J Pinem – Tumpu Capah 9.695 (7.71%)
Saya sendiri yang merasa putra Dairi merasa aneh membaca komentar-komentar di media, yang selalu mewawancarai orang-orang yang mengaku Tokoh Dairi, padahal saya sendiri gak pernah mendengar namanya. Menurut saya kabupaten dairi secara historis dan kultural seharusnya masuk Provinsi Tapanuli.
Tulisan dikirimkan oleh Ferdi (ferdi_008@yahoo.com)








Horas, Mejuah-juah, Njuah-juah utk kita smua komunitas batak yg ada di dunia, terutama yg ada di seantero negara kita yg tercinta. Ucapan tsb diatas adlh ungkapan “selamat2″ utk komunitas halak hita. Saya asli putra Dairi yg kabupatennya setiap saat saya banggakan. Saya sngat2 berkecil hati yg mana saat membaca berita2 di media massa, bahwa kabupaten yg saya cintai itu tdk msk nominasi di daftar PROTAP. Mengapa demikian? Saya krng tau. Tp perlu kita ketahui asal-usul kab. Dairi itu dari mana, letak teritorialnya condong kemana, suku aslinya apa, dan mshkah msk daftar suku “BATAK?” Kalo mmg iya, apa slhnya didukung PROTAP!!! Mmg kita akui anarkis yg terjd baru2 ini adlh suatu kecelakaan dan duka cita utk masyarakat sumut terutama kab. Dairi. Tp menurut saya itu bkn unsur sengaja ato pun direncanakan. Saya kbtulan dibesarkan di kampung halamannya alm Pak Andi Azis Angkat. Beliau itu mmg slh satu putra daerah kab. Dairi yg patut dibanggakan. Tp apakah krn kecelakaan tsb kab. Dairi tdk mau atau ogah msk daftar PROTAP? Sekitar thn 2006 lalu saya pulkam. Saya dengar cerita2 dari rekan2 dan saudara2, bahwa di kab. Dairi lebih kontra drpd pro ke PROTAP. Hati nurani saya menjerit mngapa lbh bnyk kontra!? Pdhal PROTAP ini sudah lama jadi impian bangso BATAK. Bahkan mgkn sblm saya nongol ke portibi sdh ada tersirat kata2 PROPINSI TAPANULI dan lagunya pun ada. Tp mngpa utk mewujudkan cita2 oppung kita itu terjd kendala2 yg tdk kita inginkan? Mgkn bnyk dongan pangaratto yg berasal dari Dairi yg sependapat dgn saya. Mnurut saya perlu di kaji ulang secara khusur tntang keberadaan kab. Dairi utk PROTAP. Yg saya herankan kab. Dairi tdk msk daftar PROTAP tp plat kendraan kalo gak slh mulai thn 2005 sdh berubah dari BK mnjd BB. Horas bangso BATAK “sai anggiat ma nian si sada ari hita pinoppar ni Raja BATAK, tujoloan on asa lam tu maduma hita”
utk warga Pakpak Dairi, si sada arih mo kita sada orjok, sada ukur lako membangun lebbuhta asa boi kasea kita kaduan sakat sedekkah-dekkahna bujur mlias ate njuah-njuah mo banta karina horas…horas…horas”.
“sampai kapan “PROTAP”akan diwujudkan/di mekarkan dari sumut.?? Apakah sumut takut kalo “PROTAP” trwujud maka kas “BATAK dgn kata”HORAS”nya kan hilang dari sumut.,tenang saja,,medan tetap batak..Dan protap kan bergema di indonesia dan dunia internasional…Smangat tuk “PROTAP” aq dukung kamu!!
“mgkin anda bilang dairi tdk mendukung “PROTAP”.,.
Jangan salah,kalo dikaji lebih dalam,saya yakin masyarakat dairi 80% mendukung “PROTAP”..
“dan saya yakin hanya segelintir org yg tdk mndkungnya dan tdk mgkin itu smua ada dalangnya.,,
“hidup PROTAP makmur bangso batak…..
hidup “PROTAP” dan jayalah dairi….
Ngk usah sungkan mo bilang”PROTAP, dairi mendukungmu….,
kepada semua teman yang merasa lahir dan menyelesaikan pendidikan setingkat SLTA di Kab.Dairi agar memberikan motifasi kepada saudara kita yang masih menetap tinggal di Kab.dairi,saotik hupatorang mengenai data manang pangisi ni Kab Dairi saonari 2009 65 % Batak Toba ( Samosir 35 % Humbang 40 % Balige 20 % Silindung 5 % ) Kecamatan nadi di ingani secara mayoritas
Samosir = Kec Sumbul,Sigalingging,Tigalingga,Sidikalang
Humbang = Kec Siempat Nempu,Lae Parira,Berampu dan hamir di Tiap Kecamatan ada
Balige = Kec.Silima Pungga-pungga ,Sidikalang
Silindung = Kec.Sidikalang,
Jadi heran do memang boasa Kab.Dairi dang mendukung PROTAP ,alana memang naparpudion alani angka PILKADA Dohot DPRD nga hampir sega rasa Persaudaraan hinorhon ni sihumisik dohot Haotoon ,hampir namalo dohot napistar nga ditinggalhon be Dairi jadi tusude angka pangaranto asa mengalehon roha manang angka pandangan na positif tu Halak Hita naung Tubu di Kab Dairi ( Bansotta di Kab.Dairi nunga di ingani di Tahun +/- 1920 jala nga godang tugu manang Tambak ni bangsotta di si ) mauliate dan Hidup PROTAP