Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Balige, Kafe terapung di Pantai Lumban Silintong

April 13, 2008

f

Kafe terapung di pantai ujung Lumban Silintong Balige Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara yang ramai dikunjungi dari luar kota, Kafe terapung miliknya br Napitupulu menyediakan berbagai makanan dan minuman.

Bagi orang yang bertamasya ke Balige ibu kotanya Kabupaten Toba Samosir, kunjungi pantai Lumban Silintong berbagai hiburan sepertinya layaknya di Taman Impian Ancol Jakarta.

Pengamatan Bersama Toba di pantai Lumban Silintong Balige, setiap hari minggu ramai dikunjungi dari luar kota baik itu keluarga maupun muda- mudi menikmati indahnya Danau Toba dipandang dari tepi pantai Lumban Silintong.

Jika JogJakarta dengan Candi Borobudur, Jakarta dengan Taman Impian Ancol, Bali dengan Pantai Kutai, Balige dengan pantai Lumban Silintong.

Jarak tempuh Medan-Sumatera Utara dengan Balige menghabiskan waktu hanya dengan enam jam, tepi Danau Toba di Balige Kabupaten Toba Samosir.

Pencarian pada artikel ini:

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

No related posts

Komentar

25 Responses to “Balige, Kafe terapung di Pantai Lumban Silintong”

  1. warman on Juni 5th, 2008 16:04

    Saya senang membaca berita mengenai danau toba dari bersamatoba.com
    terutama masalah keindahan danau toba, termasuk kafe terapung yang ada di Lumban silintong, saya sebenarnya kepingin menjajal keindahan danau toba dari Luman Silintong, karena dari Kota Parapat sudah biasa, tapi begitu membaca jalanan yang rusak parah, jangankan saya sebagai orang Tapanuli, orang lain yang bukan dari Toba pasti enggan menginjakkan kakinya disana.
    Untuk itu agar Balige dengan Pantai Lumban Silintongnya terkenal keseantero jagat, kiranya segala sarana dan prasarana harus dilengkapi dulu, kemudian dipromosikan melalui media cetak, spanduk dan media elektronik. Juga jangan lupa keramah tamahan warga setempat menjadi point terpenting untuk mendatangkan Wisman dan Wisnu.

  2. Rusmiarta Sirait on Juni 10th, 2008 15:54

    I’ll come at june this year……..wait for me.
    ;)

  3. Maulina br sirait on Juni 16th, 2008 16:12

    Jadi penasaran ingin ke Pantai Lumban Silintong.

  4. Nora Nastity Simanjuntak on September 25th, 2008 08:51

    it’s so great…!!!! saya berasal dari balige (ya walaupun cuma numpang lahir disana tapi saya tetap bangga ama balige). kalo kampung aku adanya ditampahan, ya kira2 2km dari balige (mau datang..silakan karena dekat banget dengan tarabunga)…salam kenal aj ya buat yang lainnya khususnya anak balige. kalo bisa kasih tahu lebih banyak tentang balige karena aku jarang kesana dan tidak tahu daerah wisata disana (hanya bisa lihat dari internet doang…He..He..)

  5. jepri adi siagian on Januari 24th, 2009 21:33

    ini nih t4 yang ga bisa gw lupa,

    t4 wktu akku habsin wktu pas sekolah di sma 1 balige

    mana teman ku yang sering nongkrong dsna?????????

    lae kaluar ho tu portibion
    lae ,fawel tambunannnnn
    riska,muskox,

    dang tarlupahon i laeee

  6. Romanna Pardede on Februari 2nd, 2009 12:45

    Saya bangga jd anak Balige, meskipun saya sudah 5 thn merantau di jakarta tapi entah kenapa Kota balige yang kecil itu tetap ada di hatiku. Setiap tahun saya berusaha untuk pulang kesana dan bahkan waktu kuliah dlm 1thn itu bisa pulang 2x. Hanya sayangnya aj thn 2008 ga bisa pulang krn urusan kerjaan. Aku jd pengen cepat2 kesana lagi. Apalagi dengan adanya tempat wisata yang di lumban silintong yang bisa membuat hati terasa tenang karna tidak monoton. Aku yakin bahwa balige akan semakin berkembang di kemudian hari. Hanya saja masih banyak masyarakat Balige yang membuang sampah ke tao toba yang bisa menyebabkan kotornya danau tersebut. Untuk menjg kelestariannya agar kita sadar akan keindahan alam yang kita miliki dan bisa menjadikannya objek wisata yang indah hingga ke berbagai penjuru…
    Best Regards…….. Manna Pardede

  7. sangnihood blg on Juni 11th, 2009 13:14

    Sebagai anak balige saya bangga perkembangan kota Balige sekarang ini semoga pembangunan makin tambah maju sehingga masyarakat bisa menikmati pembangunan tersebut tetapi sebagai kota budaya alangkah baiknya Pemda Tobasa menjaga nilai2 budaya agar jangan dilindas budaya asing sehingga rasa sopan santun ,gotong royong , dan dalihan natolu tidak terkoyak-koyak yang berakibat masyarakat batak (khususnya Tobasa) menjadi masyrakat bar bar setiap pemimpin di Tobasa harus menunjukkan etika sebagai panutan bagi masyarakat jangan menjadi raja-raja kecil sehingga timbul arogansi kekuasaan yang membuat masyrakat apatis terhadap pimpinannya keberhasilan pembangunan di Tobasa bisa menjadi contoh nbagi daerah lain agar ini bisa tercapai maka hindarkan korupsi, jauhkan nepotisme,tempatkan orang sesuai dengan kemampuannya,rangkul semua umat beragama tanpa ada diskriminasi..

  8. panjaitan on Juni 22nd, 2009 14:16

    Mantap.. tapi mudah-mudahan cafe2 kita di Lumsil gak memboncengi hal-hal negatif seperti cafe2 di t4 lainnya. Saya yakin pengelolanya akan menjalankan bisnis sesuai nilai-nilai adat yang ada terutama nilai-nilai agama. Saya lulusan SMA 1 Balige. sekarang merantau di Palu Sulawesi Tengah. Tombus ma namangaranto i, ongkos mulak ndang adong

  9. Hutagaol on Juni 23rd, 2009 17:19

    To, lae panjaitan

    horas ma bah..angkatan sadia hita sian sma 1 lae..molo au angkatan 2000 do.
    memang lumban silintong dang tarlupahon. alai nga muba be inganan i nuaeng. apalagi binege adong muse inna akka ‘namasa masa i’ disi. mudah2 an dang toho i na binege i bah.

    Tabo dope lae holan ongkos mulak naso adong…dibaribaon ongkos lao pe dang haluluan..hehehe

  10. panjaitan on Juni 24th, 2009 14:14

    tu adek/lae Hutagaol.
    maaf ate alana au pakai kata adek. au poang angkatan 91 do. jadi mungkin adek kalas 3 SD do pe ra ketika au masuk tu SMA. salam saya buat Lae dan keluarga.

  11. Hutagaol on Juni 25th, 2009 08:55

    Mauliate ma abang…ido tohona, memang abang niba do hamu. Salam ma tong tu keluarga ni Abang na di Palu nang dohot na di Bona Pasogit. Ambal ni hata mangalap boru aha Abang poang? nga piga akka bere niba i? anggo au naeng mangoli bulan 7 on dope Abang. Di jakarta do au mangaranto.

    Horas ma Abang da….Tuhan ta ima na manggonggom hita on sude…

  12. panjaitan on Juni 26th, 2009 09:41

    Tu lae Hutagaol.
    Mangalap boru Manado do poang. alai mangadati ma di Onan Raja Balige jadi boru Hutajulu ma dibaen. gabe pariban niba nama parnijabu anggo di adat. anak ta nungnga 2 poang. salam poang tu calon adek i. selamat mempersiapkan segala-galanya ma lae di acara Pesta Pamasu-masuon muna i. Tuhan Memberkati

  13. Hutagaol on Juni 26th, 2009 15:49

    Tu : Abang Panjaitan
    Bah…uli uli do berarti akka bere i ate Abang, tubu ni boru manado poang.
    Mauliate ma Abang..hupasahat pe tabe tu adek mu na. Ibana be sian sma 1 do tong, angkatan 2001.

    Horas ma Abang…

  14. sUkIsNo_nAbaBan on Oktober 29th, 2009 11:04

    bAn99a dEh zaDi nA9 baLigE gItu…………………………….!!!!!!!!!!!!!
    cOzZ,,,,,,aQ daH b’pUluH2 taOn tNg9Al di Sono…………..

  15. Tina Pardede on Desember 8th, 2009 16:29

    I will come in Desember 09……wait for me…

  16. waty on Desember 9th, 2009 10:15

    Pasti…suatu saat saya akan mengelilingi tempat – tempat wisata yang ada di indonesia,, dan salah satunya mungkin kesini…

  17. laura pardede on Desember 10th, 2009 15:16

    It’s a great place,,,,,,I will visit lumban silintong on December 2009, hope this place will be famous in the world.
    Thanks God for the beautiful place that You created for us. my village is the best

  18. EMMA - MALANG on Juli 21st, 2010 13:54

    Pengen buanget ke Kota Balige…..menarik juga keliatannya Pantai Lumban SIlintong itu…pokoknya pengen kesana dehhh….. :)
    KOTA BALIGE ………
    PANTAI LUMBAN SILINTONG……….
    and………..
    Beside…I want to meet someone in there….xixi… ;D

  19. edward sirait on Agustus 25th, 2010 17:33

    saya sangat bangga sekali tinggal di balige.
    walaupon saya lahir di kalimantan barat(sintang)
    saya paling bangga dengan kampung batak ini.
    danau tobanya yang indah,
    cafe terapung yg enak,
    apa lagi memandang danau toba dari atas gunung yang ada di lumban silintong(pahoda)
    I LOve U 4ever Toba Samosir Nauli.

    pulanglh semua anak rantau,
    datang ke kampung kita ini.
    BALIGE tercinta

  20. Erland manik on Desember 17th, 2010 04:01

    Penasaran jg ke pantai tsb.kalo ke lumban julu,jangga,sihiong,lumban lobu,aek tanggal,pintu oloan,porsea,sosorladang,balige kota,udh pernah keliling2,aq anak siantar bah.merantau di pekanbaru-riau,horas TOBASA..

  21. juwita on Desember 23rd, 2010 15:57

    dear all,
    pengen banyak temen dengan orang balige,,,,
    salam kenal yawh buat smuanya
    hmmm gw mau dunk jadi teman kalian di email saya di siahaanmaria28@yahoo.com

  22. david pardede on Maret 9th, 2011 13:43

    tak banyak komentar …….

    hanya ingin mengatakan TANO BATAK haholongan ku….

  23. beatrix siagian on Oktober 25th, 2011 21:42

    saya anak pengusaha cafe terapung di lumban silintong. nama saya beatrix stevhanye. saya anak paling kecil, trima ksh buat komentar kalian smua . saya bangga bahwa kalian smua bangga n senang melihat cafe terapung. selagi kita msh mampu n bisa mari lah kita mnjlnkn na dgn baik. cafe terapung bukan tempat pelacur , cafe terapung kami itu adalah cafe rohani. bahkan mantan bupati monang sitorus dan juga kantor lainnya sering sekali mereka kunjung . dan apalagi bupati taun ni. saya senang kalian berkunjung di cafe terapung. kami siap melayani anda semua semampu kami.
    trima kasih. tuhan yesus menyertai kita semua .

  24. Tiopan Siahaan,SH on November 2nd, 2011 13:02

    Situs ini sangat bagus untuk sarana promosi wisata Balige. Saat ini bagi wisatawan tidak sulit mencari informasi tempat wisata di kota tertentu karena situsnya lengkap baik nama tempat, lokasinya, jaraknya dari Bandara, klu naik bis berapa lama, kuliner yang bersih dan rasanya enak, akomodasi yang layak tetapi harganya terjangkau, souvenir dll. Baiknya situs/blok ini diperbanyak dengan foto tempat wisata beserta informasi pendukungnya. Saya yakin apabila ini dilakukan dengan tepat maka kejayaan wisata akan dapat tercapai. Kunci wisatawan adalah tertarik dengan objeknya. Dengan demikian kita tinggal menghitung berapa hari mereka akan tinggal, berapa uang akan dibelanjakan. Saya hanya mendengar berita bahwa terdapat disana cafe yang menjual ikan mas bakar, tetapi harganya cukup selangit. Jangan mengambil kesempatan. Berilah harga yang wajar dan klu boleh sama setiap warung agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat. Mari kita contoh Bali, ketika kita butuh informasi tmpt wisata, hotel dan kuliner maka akan muncul informasi sebanyak-banyaknya. Demikian juga dengan Yogyakarta. Mari kita peduli dengan perkembangan wisata daerah kita. Sebab dengan datangnya wisatawan baik domestik/mancanegara akan mempengaruhi rejeki bagi pemilik hotel, persewaan kendaraan, warung makan, tourism quide, gift shop dll. Bravo Toba Samosir. Saya adalah Putra Balige tinggal di Pontianak bekerja sebagai PNS di Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Orang tua saya tinggal di Jl. Mulia Raja Komp. Tanah Lapang Balige.

  25. biliater situngkir on November 7th, 2011 09:14

    apapun yang diperbuat oleh masyarakat sangat baik dan bernilai positif, tetapi tolong diingat.. jangan dengan adanya usaha yang kita buat maka itu akan menjadi sumber kerusakan Danau Toba.
    - Buang sampah pada tempatnya (jangan buang sampah di Danau Toba)
    - jangan buang limbah makanan di Danau Toba

    NB : Jaga Kebersihan Danau Toba untuk kepentingan bersama khususnya bangso Batak

    mauliate

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak