Panwas Pilkada Taput, minta KPU tunda Perhitungan Suara.
November 1, 2008
TARUTUNG– Kabupaten Tapanuli Utara, Media Online Bersama Toba dot Com - Ratusan massa dari sejumlah pendukung calon Bupati Taput menuntut lembaga Pengawas pilkada mendesak agar segera menolak hasil pencoblosan pada hari Senin lalu (27/10). Aksi yang berlangsung sekitar delapan jam itu merupakan kelanjutan dari aksi mereka untuk mendesak digelarnya pemungutan suara ulang.
[ Demikian Ivan Napitupulu Blogger Batak melaporkan ]
Walapun diguyur hujan, massa tetap bertahan di luar Kantor Panwaslu Taput di Tarutung. Dalam aksi itu, sejumlah delegasi massa bertemu dengan Panwaslu Taput. Tidak ada tindakan anarkistis dalam aksi itu. Pihak keamanan menjaga ketat aksi massa.
James Simorangkir seorang delegasi, kepada wartawan mengatakan bahwa reaksi Panwas Taput terhadap laporan sejumlah pelanggaran dalam proses pilkada menunjukkan adanya kecurangan. Panwas Taput sepakat agar hasil penghitungan suara ditunda dulu.
“Kita bersyukur Panwas masih bersikap independen dengan mengacu proses hukum yang berlaku,” sebutnya James Simorangkir.
Panitia Pengawas atau Panwas Pilkada Taput meminta Komisi Pemilihan Umum atau KPU Taput menunda penghitungan suara. Permintaan itu disampaikan menyusul banyaknya temuan dugaan pelanggaran pilkada. Untuk menjaga situasi kondusif di Taput, Panwas meminta KPU tidak melakukan penghitungan suara.
Ketua Panwas Taput Boriman Panggabean meminta KPU menunda penghitungan suara. Kepada pihak yang dirugikan diminta segera membuat laporan dilengkapi dengan bukti otentik.
Permintaan Panwas itu dibubuhkan dalam sebuah surat resmi ber-nomor 226/ Panwaslu Pilkada/ Taput/X/ 2008 tertanggal 31 Oktober 2008 yang ditandatangani anggota Panwas Borisman Panggabean, Mantel Siringoringo, dan Hotlin Siregar.
Surat itu ditembuskan kepada Presiden RI, Bawaslu pusat, KPU pusat, Gubsu, KPU Sumut, Desk Pilkada Taput, Ketua DPRD Taput.
Kemudian ditembuskan ke Kapolres Tapanuli Utara, Kajari Tarutung, camat se-Kabupaten Taput, Panwaslu kecamatan se-Tapanuli Utara, Lurah/ kepala desa se-Taput.
“Kita berharap KPU merespons surat ini dan menunggu adanya proses dari kami,” imbuhnya
Atas surat yang dikeluarkan Panwas Taput itu membuat ratusan massa yang berunjuk rasa di depan sekretariat panwas sedikit lega.
Mereka pun membubarkan diri setelah adanya sebuah pernyataan dari panwas. Surat tersebut dikeluarkan setelah melalui pembahasan panjang antara Panwas Taput dengan delegasi massa masing-masing pasangan calon, yaitu James Simorangkir, Budiawan Sitorus, dan Fatimah Hutabarat.(*)
Pencarian pada artikel ini:
- fatimah hutabarat
- raja daud manahara hutauruk
- tohom silaban
- hasil keputusan sidang kasus tohom silaban
- raja daud mahanara hutauruk
- tohom silaban tersangka
- www hutabarat consulting service com










Horas,
Salut Buat Namboru Gue Fatimah Hutabarat !!!!!!!
Merdeka…aaaaaaaaaaa……………………..
semoga Sukses untuk Perjuangannya di KPU
GBU
dari Paramanmu,
Hutabarat Consulting & Services
HCS Europe Union – Frankfurt / GERMANY
Http://www.hutabarat-consulting.webs.com
bagi yg kalah terimalah dengan lapang dada,mungkin ditempat lain anda lebih baik,tarutung jangan dibuat menjadi malut ke 2,ingat janji anda waktu kampanye,siap kalah dan menang
BRAVO BUAT PANWAS ! , TERIMA KASIH ATAS SENSITIFITAS NYA DALAM MEMANDANG PERMASALAHAN PILKADA TAPUT, PANWAS TELAH BERTINDAK TEPAT DAN YAKINLAH HASILNYA AKAN MENYENANGKAN SEMUA FIHAK DENGAN PRINSIP MEMBELA YANG BENAR DAN PRINSIP KEADILAN.
BRAVO UNTUK MASYARAKAT TAPUT TERUTAMA UNTUK PARA KANDIDAT YANG TELAH MEMBERI PELAJARAN BERDEMOKRASI PADA MASYARAKAT TAPUT.
TETAPLAH MENJUNJUNG TINGGI KEBENARAN DAN PERCAYALAH, KEBENARAN ITU TIDAK PERNAH MEMIHAK, YANG PENTING MASING-MASING KITA SEMUA BERADA PADA JALUR KEJUJURAN, DAN JANGAN PERNAH MEMPERTUHANKAN HUKUM, TAPI HENDAKLAH KITA SELALU MELIHAT DENGAN HATI DALAM MENYIKAPI SETIAP MASALAH TERMASUK PERMASLAHAN PILKADA TAPANULI UTARA.
PERCAYALAH , DENGAN MELIHAT PROSES SELAMA PILKADA BERLANGSUNG , HASIL YANG KITA HARAPKAN SUDAH MULAI MENUNJUKKAN PADA KEBENARAN ITU , OLEH KARENA ITU , BERDOALAH.
hidup fatimah hutabarat……! yang sudah jd tersangka atas segala perbuatannya terjadap KPU Taput…..! proses terus…..dengan jalur hukum…..!
melihat kecurangan yang terjadi saat pelaksanaan pilkada taput, wajar saja kalau pilkada di ulang.semua anggota kpud harus diganti dan panwaslu, karena mereka2 itulah yang melakukan kecurangan tersebut. tolong bagi pemerhati taput supaya berjuang agar taput yang dulu jangan lagi terulang.
mauliate
Seluruh perhitungan suara yang dilakukan Sudah sesuai prosedur, jadi wahai kandidat yang kalah jangan buat pembodohan masyarakat diwilayah Taput. Anda-anda kandidat yang perantau pulanglah ke tempat kerjamu jangan anda membuat rusuh dikampungmu sendiri. Tetaplah pada prinsip kita orang Batak “MARSIPATURE HUTA NA BE’
Masyarakat Taput tolong bersabarlah, dan damailah yang selalu merajai hati dan pikiran kita sekalian, karena kebenaran pasti terwujud, walau agak lambat dan lamban. Apapun hasilnya nanti yang akan diumumkan, terimalah dengan lapang dada; dan bagi pihak yang yang turut meramaikan Pilkada ini, marilah saling mendukung/merangkul demi kehidupan kita bersama, dan jangan lupa, Tarutung sebagai ibukota kabupaten sudah terpatri nama barunya yaitu “KOTA WISATA ROHANI” yang kita semua harus jaga dan lestarikan, jadi Janganlah masalah PILKADA ini jadi alat penghancur kehidupan bermasyarakat, berkeluarga, berfamili, bersahabat (Paralealeon) di Taput, tetapi anggaplah sebagai bagian dari proses belajar mengenal/melaksanakan Demokrasi dan jadikanlah itu pembelajaran yang sangat mahal untuk masa depan Kabupaten Tapanuli Utara yang sama-sama kita cintai ini. EBEN EZER !!! HORAS….HORAS….HORAS!
fatimah sudah pulang ke jakarta (Pasar minggu), sanggam jg sudah di jakarta,,,,,rakyat taput jg jangan mau jd korban…….!
Horas!
Salam Sejahtera buat saudara2 kami semuanya..
Haru ini, 30 September 2009 Ibu kandung saya (Ny. Fatimah Hutabarat) akan menjalankan proses sidang akhir yang merupakan pembacaan keputusan dari Pengadilan Negri Tapanuli Utara.
Ibu saya adalah Ibu yang baik dalam mendidik saya, lebih lagi dalam membina kemajuan masyarakat Tapanuli Utara juga pengembangan daerahnya, karena itu merupakan Tanah Kelahirannya.
Terkadang bahkan saya merasa bahwa dedikasinya tersebut melebihi sayangnya kepada saya yang merupakan anak bungsu (siampudan) beliau.
Hari ini akan kita lihat apa yang akan terjadi ke depannya, terhadap Ibu saya yang sudah memberi bakti banyak kepada Tarutung.
Hal yang dirasa baik ternyata belum tentu benar di mata ‘mereka’.
Saya sebagai anaknya, mendoakan yang terbaik dari jauh : “maaf ma, aku gak bisa disana karna harus kuliah”…
Dan saya yakin, bahwa apapun keputusannya itu juga kehendakNya yang telah mengkondisikan situasinya jadi serumit ini
Thy way, should never fail. Amen
Mohon dikabarkan kepada saudara-saudara yang lain, juga mohon dukungan dari Anda sekalian lewat layangan doa-doa agar Beliau mendapat kekuatan dan memperoleh hasil yang terbaik.
Salam,
Daud Hutauruk