Horas Pilkada Taput , sementara Toluto peroleh 51.453 suara.
Februari 16, 2009
TARUTUNG – RURA SILINDUNG- KAB TAPUT Media Online Bersama Toba dot Com – Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) di 14 kecamatan, Jumat (13/2) berlangsung aman dan kondusif. Data sementara yang diperoleh dari Desk Pilkada Taput hingga tadi malam sekira pukul 20.00 WIB.
Hasil Sementara Pemilukada Taput Kandidat Perolehan Suarat
1.Torang Lumban Tobing-Bangkit Silaban 51.453.
2.Roy Mangontang Sinaga-Djudjung Hutauruk 21.560 suara
3.Samsul Sianturi-Drs Frans Sihombing 38.923 suara
4.Ir Sanggam Hutapea-Ir Londut Silitonga 15.329 suara
5.Drs Wastin Siregar-Ir Norman Soaloon Silitonga MBA 2.136 suara
6.Eduard Sihombing-Alpa Simanjuntak 3.833 suara
Sebelum Pilkada ulang Taput, hasil rapat koordinasi untuk penyamaan persepsi seputar Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekaligus penyerahan soft copy DPT oleh KPU kepada seluruh calon bupati yang diadakan di Kantor Polres Tapanuli Utara, Senin (9/2) berjalan lancar. Dari rapat tersebut disimpulkan bahwa pelaksanaa Pilkada Taput tetap berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan oleh KPU.
Salah satu kandidat, Ir Roy Sinaga saat dikonfirmasi soal puluhan ribu NIK bermasalah, mengatakan KPUD telah maksimal memperbaiknya.
“Sudah ada upaya yang maksimal untuk memperbaiki NIK yang bermasalah tersebut, meskipun jumlah DPT tidak berubah, namun secara teknis ada perubahan yang signifikan,” terang Roy.
Bersamaan dengan penyerahan soft copy tersebut, diadakan juga pemeriksaan bersama terhadap NIK yang bermasalah dengan mengambil salahsatu kecamatan sebagai sampel. Kecamatan Siatas Barita merupakan kecamatan yang terdapat NIK bermasalah, yang pada penyerahan soft copy tanggal 28 Januari yang lalu masih ditemukan 479 dan pasca perbaikan hanya ada 1 NIK yang masih kurang tepat.
Roy juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Taput yang telah berkenan memfasilitasi pertemuan tersebut, demi lancarnya pemungutan suara ulang ini.
Rapat yang berlangsung sekitar tiga jam ini bejalan dengan lancar diikuti oleh KPUD, Panwaslu, Roy Sinaga, Samsul Sianturi, Tim Sukses Sanggam Hutapea, Tim Sukses Torang Lumbantobing, Kapolres Tapanuli Utara AKBP J Didiek DP, Dandim 0210 TU Letkol (Arh) Ramses Lumban Tobing.
Kemudian, waktu dan tempat yang berbeda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut sebelum-nya telah membentuk tim khusus untuk pengawasan dan koordinasi Pilkada ulang di Tapanuli Utara (Taput). Diharapkan, Pilkada ulang di 14 kecamatan berjalan lancar sehingga terpilih bupati/wakil bupati Taput periode 2009-2014.
”Kita telah membentuk tim khusus untuk ikut dalam setiap tahapan pemungutan Pilkada ulang. KPU Sumut sudah memilih Turunan Gulo untuk memimpin tim dan berkoordinasi di sana (Taput),” ungkap Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution kepada wartawan kemarin.
Irham juga berharap seluruh elemen masyarakat dan pasangan calon turut serta memantau dan memeriksa Data Pemilih Sementara (DPS). Sebab lanjut Irham, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), KPU tidak diminta untuk memutakhirkan kembali data pemilih. Tapi hanya melakukan penyesuaian data pemilih dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebelumnya.
Jadi kata Irham, tugas penyesuaian dan penyempurnaan DPS bukan ditangan KPU. Tapi seluruh elemen yang terkait dalam Pilkada. Namun, lanjut Irham, data hasil temuan masyarakat maupun pasangan calon tersebut juga harus diperiksa kembali oleh KPU Taput maupun Petugas Pemungutan Suara (PPS). Agar tidak menimbulkan masalah baru.
Sebelum DPT ditetapkan, kata Irham, terlebih dulu dibangun kesepakatan bersama dengan pasangan calon dan parpol pendukung. Agar tidak ada lagi persoalan DPT usai pencoblosan.
Anggota KPU Sumut Turunan Gulo mengakui dirinya telah ditunjuk untuk bertugas melakukan koordinasi langsung ke KPU Taput. Hingga perkembangan terakhir katanya, KPU masih dalam tahap pengumuman DPS.
Gulo juga berharap seluruh pasangan calon terlibat dalam memvalidasi DPS. Sebab DPS diambil dari DPT yang sebelumnya masih ditemukan kesimpangsiuran data baik Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda maupun orang meninggal yang terdaftar kembali
Pencarian pada artikel ini:
- toluto
- berpartisipasi tentang horas toba
- slogan toluto
- slogan politik bupati
- slogan pemilu tapanuli utara
- slogan pemilihan bupati taput
- slogan bupati taput
- slogan balon bupati taput
- sebab pilkada ulang di taput
- sanggam hutapea










3.Samsul Sianturi-Drs Frans Sihombing 38.618 29,05
*tolong diverifikasi total suara utk pasangan samsul..
ada yang puas juga yang tidak puas biarkan Rakyat yang menentukan Pilihannya …. ! walau kadang harus memilih yang terbaik dari yang terburuk horas…!
Kenapa masyarakat Sumatera utara khususnya medan memandang /melihat peristiwa demonstrasi yang ada di kantor DPRD medan sebagai suatu tindakan pelecehan agama . kenapa agama islam selalu membawakan agamanya jadi senjata ? bukankah peritiwa yang terjadi di DPRDSU yang mengakibatkan wafatya bapak Azi Angkat murni karena demonstrasi bukan membawakan agama. orang yang selalu membawakan gama apabila ada terjadi sesuatu itu adala orang-orang picik yang cara berfikirnya bodoh dan kolot. makanya bangsa ini tidak maju-maju walaupun sudah merdeka 64 tahun.
Dari hasil perolehan suara sementara,tampaknya tidak akan berubah lg dan TOBA menjadi pemenangnya,sangat kita sayangkan begitu banyaknya uang yg keluar pada putaran ke 2 ini,toh hasilnya begitu jg.bagi saya pribadi siapa saja yg menjadi JUARA nya tidak menjadi masalah,yg menjadi masalah apakah si pemenang nantinya memikirkan atau membangun TAPUT menjadi kabupaten yg sejahtera?? Atau memikirkan uang masuk tuk menutupi/membayar pengeluaran yg dipakai selama ini tuk kepentingan kampanye! Krn jelas kita ketahui berapa besar dana yg dikeluarkan para kandidat tuk perebutan orang no 1 di Taput,yg dilaksanakan selama 2 putaran! Mudah2an saja Bupati taput nantinya mau memikirkan rakyatnya dan mau belajar pada Bupati humbanghas yg pembangunanya tumbuh pesat saat ini! Mauliate.
Pemilukada Taput kedua ini sangat kondusif. tetapi kenapa masyarakat Taput mudah termakan isu isu politik? karena masyarakat Taput masih lemah, mudah digoyahkan, takut menghadapi tekanan tekanan dari atasannya. Masyarakat Taput masih belum berpikiran dewasa. Masyarakat Taput masih ingin keadaan Taput yang seadanya saja. masih memikirkan diri sendiri.
Pemerintahan Taput selama ini memang berjalan dengan kondusif… tetapi KONDUSIF yang BAGAIMANA? Kondusif tetapi penuh dengan tekanan, masyarakat Taput tidak mampu menerima tekanan-tekanan. Perkembangan Taput NOL BESAR. tidak ada perkembangan, kemunduran yang ada.
Kiranya siapapun yang nantinya menjadi Bupati Taput periode berikutnya, sadar akan keadaan Taput. Tidak mementingkan pribadi, golongan dan jangan hanya lisan saja tetapi diperbuat dengan sepenuh hati, jangan setengah hati. Dan penggunaan APBD yang benar, jangan dikorupsi….!!! dan Pembangunan yang benar.
To; Marjan Tua
Tolong diperbaiki redaksinya, bukan memilih yang terbaik dari yang terburuk, tapi memilih yang buruk dari yang terburuk, tapi walaupun begitu dia sudah berbuat yang terbaik bagi Taput.
Hanya keledai bodoh yang mau jatuh ke dlm lobang yang sama.
Dah jelas TOLUTO punya pengalaman dan track record yang buruk, dipilih juga. Apa dominan warga TAPUT sama saja dgn keledai bodoh?????????
begu hamu sude, na mamillit nomor sada i……….
begu nurnur
begu ganjang
begu antuk
begu sude mai….
pillitma manang begu aha ho……….!!!!!!!!!!!!!!!!!
masyarakat taput bobrok banget sech………………..
secara gitu lo, ada yang mampu dan profesional membangun taput, kok dipilih otaknya masih bayi…………. ??????????????????????????
Rura Silindung,rura na sundenggan i,lambok malilu namarbaju i disi.Sepenggal lagu yg maknanya sangat dalam,Mari kita sama 2 membangun Rura Silindung menjadi indah dan megah dengan cara turut berpartisipasi menyumbangkan saran pemikiran bagi ahli2 pembangunan,mendatangkan dan mengajak pemilik modal untuk membangun daerah Silindung,melakukan pengawasan thd proyek yg sedang berjalan ataupun pengeluaran 2 yg tdk jelas arahnya.Siapapun orang no 1 yg terpilih tdk jadi masalah,banyak potensi yg bisa digali untuk menghasilkan PAD taput,antara lain pengembangan kopi dan kemenyan,parawisata muara dan air panas,pengembangan energi tenaga panas bumi,penambangan kapur dll.Mari kita berpartisipasi sesuai bidang kemampuan dan cara kita masing2.Janganlah kita saling mencemoh ataupun memvonnis.Horas di hita sude tapamaju ma huta i satahi saoloan ma hita rap udur tu ginjang rap udur tu toru asa hatop boi adong perubahan,salut buat masyarakat taput yg sadar akan kedamaian saat pilkada horas
allangi ma begu i berman, sok do ho………!!!
Taput terpuruk dan makin terpuruk…
ngomong aja bisa tapi prakteknya mana???
bisa aja jalan mau korupsi…….
benar ga…………
taput………..
taput……….
sungguh malang nasibmu…………….
untuk para pendukung kandidat yang kalah, sadarlah kalian dan berbesar hatilah, mereka yang kalah sudah sepakat dengan slogan siap menang siap kalah, bersama samalah kita dukung yang menang sekarang, kan sudah terbukti si Toluto itu akan selalu menang, walaupun pemilihan dilakukan 10 kali lagi Toluto pasti menang dan yang kalah akan semakin miskin karena menjual segala asset yang ada untuk pilkada, jadi sudahlah …..berdoalah untuk kemajuan Taput…. bagi yang kalah bayar utang dan siapkan lagi dana utk pilkada 5 tahun kedepan karena Bung Toluto gak bisa ikut pilkada lagi……. horas
tu Lae Pandoit boi dora patorangon ni lae saotik ima nasering tabege, NAMALO,NAPISTAR ,NABISUK jala nadia do sian natolu on nabagak dipakke sada pemimpin ,jala adong sada nari sering hubege molo laho melantik serang Pejabat didok songonon kalau mau jadi pemimpin tidak perlu PANDAI tetapi Harus PANDAI-PANDAI mauliate Laekku
Horas…horas…horas… di hamu akka dongan na di blog on. Ahu pendatang baru diblog on.Sian Borneo do ahu akka dongan. Alai nunga leleng sai hupajaha-jaha akka komentar mu laeku. Sipata serius, sipata margait, adong na emosi, adong na berargumen akademis, adong na berargumen politis, adong muse sai hera pakkataion ni preman terminal gogo mandok di hatana, adong holan na ibana na sittong, halak an salah. Adong na memvonis. Macam-macam ma komentarmu hu jaha jala hupaihut -ihut. Adong muse na menggoda Ria Marbun.
Horas pariban Ria Marbun, boru Marbun do natubuhon au. Boru marbun aha do tahe ho pariban? Denggan ma ho masuk dohot berperan di blog on. Asa adong panonga-nongai akka na berbeda pendapat. Ai hubereng di blog on, dang adong sebagai panonga-nongai (penengah). Ibarat diskusi tidak ada moderatornya. Alai akka namarsakkap tu nadenggan do hubereng visi dohot misi ni akka na diblog on. Termasuk ma Lae Ferdinan, lae bursok, tulang Manungkalit, tulang si Torus, dohot lan na asing dope.
Molo hubereng akka latar belakang pendidikan ni akka dongan di blog on, boi dokkononku rata-rata sarjana do, minimal rata-rata diploma tiga. Mamereng on do ahu tertarik gabe bergabung tu blog on. Ai hubereng akka argumen muna be, denggan-denggan do alai sai hera na masipajolohon nabinotona manang hagogoon na be sai songon na berdebat kusir do. Hape akka intelektual do akka lae, tulang, pariban. Aut ma nian tabaen sada diskusi tentang protap on na martema umpama na“membangun bona pasogit dengan mewujudkan Protap”.
Asa hudok songoni, asa adong do kontribusi kita lao mangurupi akka amatta dohot donganta naung di tahan di Poltabes Medan an, mangurupi akka pencetus Protap, unang redup Vsi dan Misi Protap, mendukung melalui blog ini juga tidak salah, dan bisa juga nantinya dari diskusi kita ini di bukukan atau dibuatkan soft copynya dan dikirim ke DPRD SUMUT, DPR Pusat dan Presiden. Molo porlu tembusanna tu presiden Barrack Obama. Unang ma nian holan komentar-komentar na margait-gait tabaen manusia punya intelektual do hita. Jadi komentar ta pe intelekma attong. Boi do dua kubu di son. Kubu pro Protap dan kubu kontra Protap. Dohot maksud asa adong penyeimbang. Alana molo songon lae si Frans dipo dohot lae si bursok, dang gabe murukan nasida ala sian na kontra haroro nasida. Las ma rohatta disi asa tarida kebenarnya dipermukaan unang didok masyarakat dang mendukung Protap manang didok halak holan kepentingan pribadi. Contoh tema nahudok di ginjang nakin holan contoh doi dang na gabe i sada sibahason. Alai tabahas ma sada-sada asa adong kesimpulanna. Sae nasada diskusi, tapukkan muse tema baru. Boha diroha ni akkan dongan, tulang, dongan tubu, lae, paribanku…?
Sara-saran tu dongan:
1. Molo menulis asa menulis ma denggan sesuai aturan tata tulis di internet unang mamakke huruf kapital terlalu banyak kecuali singkatan
2. Unang ma mambahen kata ala abg, asa unang didok tidak intelektual tidak akademis
3. Manjou akka dongan tadok ma ” napinarsangapan….”. Tadok hita berbudaya dan beradat alai makkatai dang maradat
4. Tadok hita na malo, punya IQ dan EQ tinggi alai cara kita menyampaikan argumen manang saran tidak proporsional tidak etis. Gabe so porsea halak. Tabuktikan ma hita na malo.
5. Molo na malo hita boasa Protap sudah 09 tahun belum disahkan? Kan sada tanda tanya do on molo tadok hita namalo??/ hape Protap sandiri pe dang gol. Tadok Papua Barat lebih malo sian hita, Gorontalo lebih malo sian hita, Banten, Babel, Sulawesi Barat,
Didia ma hamaloonta? Jadi asa lam yakin halak kontra protap,kita tunjukkan bahwa hita punya alasan dan argumen yang kuat untuk membentuk Protap. Ok hamu akka dongan napinarsangapan diusul i?
ditangkup mana si toluto…….
tinggal tunggu tanggal mainnya
Selamat kepada pasangan Toluto, kami harap Anda melanjutkan pembangunan di Taput. Sebagai orang cukup berhasil kami harapkan tidak salah untuk meniru gaya RE Nainggolan yang sudah menjadi Sekda Provinsi Sumut. Daerah yang masih terbelakang saat ini lebih diutamakan dalam pembangunan. Dengan pemisahan beberapa kabupaten dari Taput, nyata benar hasil pembangunan saat ini seperti di Kabupaten Humbahas. Syalom