Biaya Kertas Suara Pilkada Taput, sikira Rp.100 juta.
Oktober 7, 2008
TARUTUNG, Media Online Bersama Toba dot com – Kertas suara untuk Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Tapanuli Utara memasuki tahap penyortiran dan pelipatan.
Kertas suara tersebut akan disalurkan sesuai tahapan pilkada, lima hari sebelum pencoblosan. Saat ini Komisi Pemilihan Umum atau KPU Taput mulai melipat serta menyortir kertas suara yang menelan biaya sekitar Rp100 juta.
Demikian Kontributor Media Online Bersama Toba dot Com melaporkan sian luat Tarutung - Tapanuli Utara.
Romauli Sihombing mengatakan saat ini mereka menyortir dan memantau, apakah kertas suara ada yang rusak atau tidak layak dipakai.
“pendistribusian kertas suara akan dikawal ekstraketat demi menjaga keamanan logistik terpenting itu ke 15 kecamatan di Taput,” imbuhnya Romauli Sihombing anggota KPU Taput Devisi Anggaran dan Logistik
Sebelumnya Romauli menuturkan bahwa keseluruhan logistik kelengkapan kebutuhan Pilkada Taput mencapai Rp1 miliar. KPU dan pihak perusahaan akan memastikan jumlah surat suara yang dicetak tidak melebihi ketentuan yang telah ditetapkan, yaitu jumlah daftar pemilih tetap atau DPT ditambah 2,5% dari jumlah tersebut.
Dikatakan kalaupun ada pencetakan lebih oleh perusahaan guna mengantisipasi kerusakan. Kalau tak digunakan, kertas suara tersebut harus dimusnahkan atau diamankan di Kantor KPU. Sedangkan hampir keseluruhan logistik Pilkada Taput sudah siap dan sudah mulai disebarkan ke kecamatan.
Sementara itu anggota Sosialisasi dan Kampanye KPU Taput Lambas Matondang menyatakan, pihaknya telah semaksimal mungkin telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.Selain sosialisasi lewat media, KPU Taput juga melakukan tatap muka(*)







selamat berjuang buat para kendidat bupati dan wakil bupati Taput 2009-2014, lakukan yang terbaik buat Taput dan bertarunglah secara sportif….
hidup taput……
manju taput…………..
jayalah taputtttt
anak muara……………..
pilkada taput utk p’tama kali menentukan kemajuan taput 5 thn kedpn.byknya calon smoga satu putaran saja.smoga tiap calon n pendukug siap kalah…
Bagaimana Tarutung Mau Maju??
kalau dengan PILKADA yang sudah berlangsung ada RIBUT
Jagalah tetap kenyamanan di TARUTUNG. katanya kota ROHANI mana???
Kalau sudah Menang Berarti itulah Pilihan Rakyat.
Bagi yang kalah Berjiwa Kesatrialah.
KALAU BERANI BERTANDING, HARUS BERANI MENANG.
Jangang Cari KAMBING HITAM. Sekarang bangunlah TAPUT SEMAJU MUNGKIN.
KATA KASARNYA
BUKAN HARUS JADI BUPATI BARU BISA BANGUN TARUTUNG.
HORAS…..!!!
TEMUAN DI LAPANGAN KECURANGAN YANG TERJADI PADA PILKADA TAPUT
1. Pembengkakan yang signifikan angka jumlah pemilih dari pilkada gubsu ke pilkada bupati dari 13.165 menjadi 16.178
2. Ditemukan pembagian kertas pemilih yang tidak merata, calon incumbent menahan kertas pemilih pada daerah yang dianggap tidak pro calon incumbent
3. H-1 calon incumbent mendatangkan segwerombolan mahasiswa dari Medan 2 bus dan mereka digerakkan ke TPS sebagai pemilih ( KTP mereka sudah ditahan)
4. Ditemukan TPS siluman di berbagai tempat terpencil seperti Garoga
5. Beberapa TPS seperti di pahae tidak mau menandatangani laporan karena ditemukan kecurangan.
6.Banyak laporan yang menaikkan suara pada calon incumbent padahal ybs kalah
Oleh karena itu mari kita doakan :
1.Agar Kapolres tetap memegang prinsip sebagai penegak kebenaran
2. Agar Ketua DPRD Taput tetap memegang prinsip wakil rakyat yang mewakili rakyat Tapanuli Utara.
3. Yang melakukan kekeliruan segera mengakui kesalahan yang dilakukan
4. Para kandidat yang berusaha menegakkan kebenaran diberi roh kekuatan oleh Tuhan
Mari Kita bersama menghadirkan Allah sebagai kebenaran dengan berperilaku JUJUR
Ralat :
Untuk point no 1 : jumlah pembengkakan pemilih yang significat dari pilkada gubsu ke pilkada bupati dari 131.165 menjadi 181.178 pemilih
Terima kasih
dibayar be ma utang na……
Kapan ya…………… Pilkada tanpa kekerasan.
Kapan ya…………… Pilkada tanpa kecurangan.
Kapan ya…………… Pilkada tanpa keributan.
Kapan-kapan sajalah…………….!!!
Memangla..demokrasi itu sangtlah mahal.sadar gak Kita..hanya untuk Kita sobek,lalu dibakar,harus menumbangkan ratusan pohon.terjadilah global warming.kalau ada cara lain tanpa harus dgn mengorbankan pohon,ngapaen pula kita pilih cara itu.masih byk cara.