Uang do mangalap Hasangapon, Namun bukan berarti uang adalah segalanya.
Januari 12, 2009
Ivan N70 Blogger Batak parBalige-Kab.Toba Samosir
Balige, Media Online Bersama Toba dot Com – Propaganda Batak itu menyatakan Panggalangon do, Mula ni Harajaon. Benar…..!.
Dalam acara Adat Batak, siapa yang punya hepeng itu adalah panangian atau pengambil keputusan, tidak berarti siapa itu Hula-hula dan tidak berharga jangan harapkan dalam acara pesta adat Batak orang yang tak punya hepeng, itu tidak berarti. Anda tidak percaya..?, Cepat atau lambat anda akan pasti mengalaminya.
Dalihan Na Tolu, Sombah Marhula-hula, Manat mardongan tubuh dan Elek marboru. Semuanya ini berjalan sesuai dengan prosedur tergantung siapa sutradara dan siapa pemain-pemainnya di acara pesta adat Batak.
Tak punya ringgit sitio suara jangan harapkan anda itu dapat memperoleh Hasangapon, anda mau dikatakan baik jika hepeng saudara dapat mengalir. Demikianlah Panggalangon do mula ni Harajaon.
Anda seorang Propesor yang pintar tidak mempunyai ringgit sitio alias Dollar duduk di acara pesta Batak itu tidak berarti, Hasangapon, Harajaon akan hadir diacara pesta adat Batak dibuat seorang Boru yang mempunyai Koceh alias Dollar berlimpah ruah.
Memang begitulah Portibi namamilas on, Adong di iba, adong tondong, ima ADAT. Namun anda jangan lupa, uang itu bukan berarti SEGALANYA.









Mari kita kutuk koruptor
Media Online Bersama Toba dot Com - Koruptor Itu Biadab, "era orde lama" koruptor mengambil uang di bawah meja. "Molo di-orde baru" adong kemajuan, mereka
PT.Toba Pulp Lestari (PT.TPL) tunjukkan kehebatannya : “bagi-bagi uang kesejumlah wartawan se Toba Samosir.!”
PT.Toba Pulp Lestari (TPL) di SosorLadang Porsea Kabupaten Toba Samosir-Sumatera Utara, selasa (6/5) mendadak mengumpulkan sejumlah wartawan yang bertugas di Toba Samosir dengan membagi-bagi
Ulah Oknum Wartawan dan LSM Pemeras di Sekolah Tobasa
[caption id="attachment_1103" align="alignleft" width="250" caption="Dana sekolah dan BOS"][/caption]“Asal dana BOS cair, para oknum wartawan dan LSM ramai-ramai datang dan maksa minta bagian,” kata Hutasoit, salah
Kantor Dinas Pendidikan Tobasa dibobol maling.
Tobasa, Media Online Bersama Toba dot Com - Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir dibobol maling, sebuah Brankas atau tempat uang dan sebuah Lap Top
Bikin malu, kembali lagi dugaan kasus korupsi Rp.506 juta di Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir.
>>Kuasa Pengguna Anggaran, siap untuk diproses..! >>Pembuat Surat Perintah Membayar, mengaku hanya tanda tangan saja..!Lagi…, kasus dugaan korupsi yang melibatkan aparat Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir kembali
Komentar
Berikan komentar dan masukan anda