Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Jangan rebut hak kesulunganku..!

Juli 2, 2008

>> Sifat manusia, selalu harus lebih ! disegala hal.

Siapapun orangnya didunia ini, tentunya tidak ingin bila hak kesulungannya harus direbut bukan.. ??, kenapa?, Hak kesulungan merupakan suatu yang sangat-sangat berharga yang sudah kita dapatkan semenjak bunda melahirkan kita.

Tentunya seorang adik haruslah hormat serta taat kepada sang kakak, tetapi bukan berarti
si kakak meremehkan seorang adik, semuanya ini sudah mempunyai aturan tersendiri yang harus dijaga, dihormati dan dijungjung tinggi didalam kehidupan sehari-hari.

Akan tetapi, pada zaman sekarang ini tak jarang kita lihat bahkan sebahagian dari kita mungkin ada yang mengalaminya, seorang adik dengan merasa leluasa dan puas jika dia berpindah kedudukan merebut apa yang sudah menjadi hak atas dirinya yaitu sebagai adik yang selayaknya menghormati kakak yang tentunya lebih tua dari padanya.

Katakanlah itu, karena mungkin si adek lebih kaya dan berkedudukan, sehingga dialah yang sepantasnya dihormati dan disegani walaupun dia tidak benar.

Itulah sifat manusia, selalu harus lebih disegala hal, bahkan contoh kecil dalam keluarga, apa jadinya jika seorang kakak harus selalu taat dan menuruti kehendak sang adik tanpa memikirkan sebenarnya alangkah sakit dan terhinanya sang kakak atas perlakuan yang sudah melampaui batas, tidak berterima pastilah sakit yang amat sangat bukan.?

Demikian halnya seperti keturunan manusia pertama semenjak adanya dunia ini Esau dan Yakub, sifat merebut hak kesulungan ini sudah kita jumpai dan tak jarang muncul pada saat sekarang ini bahkan mungkin diantara kita hal ini bisa saja terjadi.

Kenapa???????, Tentu pastilah ada sesuatu yang sangat berharga buat diperebutkan yang bisa membuat dirinya menjadi lebih berarti walau harus mengorbankan perasaan dan naluri sang kakak yang semestinya dihormatinya. karena lebih tua dari padanya.

Kembali kepada Esau dan Yakub, dengan merasa tidak bersalah Yakub rela merampas hak sulung atas kakaknya bahkan membohongi Ishak bapanya dengan berpura-pura menjadi Esau agar dia memperoleh berkah yang lebih dari pada kakaknya, (kejadian 26,27 ) disana bisa kita ketahui betapa pedihnya hati Esau dimana adiknya Yakub yang telah dua kali merebut hak kesulungannya bahkan merampas berkat yang seharusnya dimiliki kakaknya.

Kita dapat mengambil makna dan sisi baik dari cerita Esau dan Yakup tersebut seandainya bila sudah tau berkah yang besar akan bumi ini akan jatuh dalam kekuasaannya.
Tapi jangan lah rebut hak atas kesulungan hanya untuk mempermainkan dan hanya agar menggeser posisi persaudaraan didalam keluarga guna merasa hebat dengan melanggar aturan dan norma-norma yang sudah menjadi hak masing-masing bukan…!

Berbahagialah orang yang selalu belajar, menghargai dan menghormati bahkan mencintai sesama manusia baik itu didalam keluarga maupun Bangsa dan Negeri ini karena sudah pasti orang itu dihormati.
Dan sebaliknya orang yang tidak pernah belajar menghormati dan menghargai, tentu orang tersebut selalu dicemoh dan dibenci.

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

PT.Toba Pulp Lestari (PT.TPL) tunjukkan kehebatannya : “bagi-bagi uang kesejumlah wartawan se Toba Samosir.!”
PT.Toba Pulp Lestari (TPL) di SosorLadang Porsea Kabupaten Toba Samosir-Sumatera Utara, selasa (6/5) mendadak mengumpulkan sejumlah wartawan yang bertugas di Toba Samosir dengan membagi-bagi

Hebat…! Pinjam Bus Tobamas, aksi damai buruh FSBSI 1992 ke Kantor Bupati.
Koperasi Pengangkutan Umum Tobamas,”siapa saja masyarakat boleh minjam dan mempergunakan bus tersebut baik itu penyampaian aspirasi atau pun yang lainnya asal jangan tidak

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemerintahan KabupatenToba Samosir tetapkan satu sk untuk dua unit kerja
Hebat, tetapkan satu SK untuk dua Unit Kerja Hebat, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir Drs Herijon Panjaitan, tetapkan untuk satu SK

Enam Balai roong model rumah Batak, Perlu perhatian dari Pem.kab.Tobasa-Sumut
6 (enam) Balai roong model desain rumah Batak yang didirikan sekira Tahun 1938 oleh Belanda di zaman penjajahan sebelum Indonesia merdeka, balai roong itu

Kataku, Diskriminasi itu buat kehancuran.
Balige, Media Online Bersama Toba dot Com - Tidak jarang diantara kita sebagai insan manusia pernah merasakan adanya tindakan diskriminasi, baik itu dilingkungan, tempat

Komentar

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba
Gambar danau toba batak