Bersama Toba :100 Tahun Kebangkitan Nasional, Bersama kita Bangkit untuk Reformasi Birokrasi.
Mei 18, 2008
Tidak bisa dibantah bahwa, reformasi dibidang pemerintahan di Negeri tercinta ini, masih belum terlaksana sepenuhnya, hal ini dibuktikan dengan masih berbelit-belitnya persoalan yang dihadapi yang tidak sekedar memperlambat jalannya program pemerintahan dan pembangunan, tetapi membuka celah terjadinya korupsi, kolusi dan manipulasi.
Reformasi Birokrasi memang harus dilakukan, terutama memutus hubungan antara pemerintah pusat dan daerah yang selama berakibat lambannya pembangunan didaerah.
Kita minta pemerintah pusat iklas menyerahkan dana untuk daerah sehingga pembangunan didaerah bisa dipacu, itu artinya kemakmuran rakyat akan segera terwujud.
Contoh lemahnya birokrasi yakni, proses pengambilan dana proyek dan dana bantuan pemerintah untuk pengusaha dan kalangan swasta, seharusnya pengeluaran dana itu di permudah dengan cara mentransfer dana itu ke bank, bukannya menyerahkan dana itu langsung kepada pengusaha atau organisasi.
Sehingga dengan cara itu, maka “hubungan” langsung antara bendahara pemerintahan dengan pengusaha bisa dihindarkan, ini artinya kemungkinan terjadinya sogok menyogok bisa pula diperkecil.
Banyak sekali kelemahan dibidang Birokrasi yang harus direformasi, termasuk pembagian tugas antara pemerintah pusat, propinsi hingga Kabupaten Kota yang terkadang berdampak pada lambannya pembangunan yang menyebabkan program mensejahterahkan rakyat terkendala.
Misalnya Pembangunan Jalan dan Jembatan termasuk ruwetnya Birokrasi di Negeri ini, satu sisi Proyek itu adalah proyek pusat sementara sisi lain Proyek Propinsi dan kabupaten kota.Namun dananya bisa saja disiapkan oleh pemerintah pusat, begitu juga proses pembangunan bandara seperti rencana pembangunan Bandara silangit Siborong borong Tapanuli Utara, pembangunan kios di Pajak Balige, Dermaga Balige Kabupaten Toba Samosir kalau saja kewenangan itu diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah propinsi dan Kabupaten kota kita yakin tidak akan terjadi stagnasi dalam pembangunan tersebut.
Untuk itu Ir.Ivan Napitupulu melalui Website Bersama Toba dot Com , mengharapkan agar Reformasi Birokrasi harus segera dilaksanakan karena jika tidak maka semua program pemerintah tidak akan jalan, sebab pejabat “takut” melaksanakan program lantaran banyaknya aturan yang tumpang tindih bahkan tidak sedikit pula yang saling bertentangan antara yang satu dengan yang lain.
Horassssssss..!, Bersama kita bangkit untuk Reformasi Birokrasi.





100 Tahun kebangkitan Nasional, dengan sebuah nilai harmonis terhadap keberadaan suatu Industri.
>>Keberadaan suatu industri meningkatnya kesenjangan Sosial.
Kenaikan BBM, menjadi sebuah beban dikalangan masyarakat.
>>Oleh: Elisabet.Simanjuntak.
Oknum BS Camat Habinsaran, “masuk bui” atas dugaan korupsi Rp120 Juta.
Barita langsung sian Balige >>Kejari Balige, Oknum BS Tahapan penyelidikan selama 20 hari >>Kejari Balige, biar pun dana itu dikembalikan proses Hukum berjalan terus Setelah dua kali Kejaksaan
Rumah tahanan Balige, sedikitnya 79 Napi dapat Remisi dan 4 orang bebas
Balige, Media Online Bersama Toba dot Com – Sebagai warga Negara yang sadar akan sejarah bahwa peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT Proklamasi kemerdekaan
Bupati Toba Samosir-Sumatera Utara, “enggan nich untuk di foto”
Bupati Toba Samosir, sintua Monang Sitorus, selesai acara Bantuan Otorita Asahan kepada sejumlah Kabupaten wilayah Sumatera Utara, ketika Monang Sitorus di Foto Bersama Toba,
Komentar
Berikan komentar dan masukan anda