Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Proyek Tanam Reboisasi seluas 1.100 Ha pada kawasn Hutan Register 86 Perkebunan Toba Utara, dipertanyakan .

Desember 9, 2008

gambar alden napitupulu [foto Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan kab.Tobasa, Ir Alden Napitupulu.]
Oleh Ivan.N70 Blogger Batak sian Huta Balige, Kabupaten Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com – Proyek Tanaman Reboisasi GN-RHL/GERHAN Tahun 2007 pada kawasan Hutan Register 86 Wilayah UPTD Kehutanan dan Perkebunan Toba Utara seluas 1.100 Ha terdiri dari lima blok/paket dan masing-masing blok dikerjakan oleh satu rekanan.

PT.Inang Perkasa untuk lokasi Blok I, CV.Wana Bhakti untuk lokasi Blok II, kemudian untuk lokasi Blok III PT Inang Perkasa, CV Trubus Indah untuk lokasi Blok IV dan CV Tobasa Jaya Tani untuk lokasi Blok V.

Kontrak yang digunakan adalah kontrak Tahun Jamak atau Multiyear berlaku selama tiga Tahun yaitu Tahun 2007-2009, hal ini sesuai dengan surat Menteri Keuangan No.S-140/MK/02/2007 tanggal 29 Maret 2007 perihal Persetujuan Sistem Kontrak Multiyear pada pelaksanaan Gerhan Tahun 2007 dan Peraturan Menteri Kehutanan No.P.22/Menhut-V/2007 tentang Pedoman Teknis dan Petunjuk Teknis Kegiatan GN-RHL Tahun 2007.

Sistem Pembayaran dilakukan secara bertahap, Tahap I Tahun 2007 biaya pengadaan bibit sebesar 50% jika perusahaan telah menyediakan 100% jumlah bibit sesuai hasil Lembaga Penilai Independen atau LPI Bibit.

Tahap II Tahun 2008 dilakukan pembayaran sisa bibit 50% jika semua bibit telah ditanam, Pembayaran penanaman tahun berjalan (TO) jika persentase tumbuh tanam 70% berdasarkan hasil LPI Tanam,

dan Pembayaran pemeliharaan Tahun I jika persentase tumbuh tanam 90%.

Sedangkan pembayaran Tahap III Tahun 2009 dilakukan jika persentase tumbuh tanam sebesar 100% yang dituangkan dalam Berita Acara LPI Tanam.

Demikian surat no 522.1/4583/BK/Dishutbun/2008, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Toba Samosir Ir Alden Napitupulu kepada DPP LSM Tapanuli Corruption Watch.

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Bantuan Dana Reboisasi di Kab.Toba Samosir dipertanyakan..!
Dolok Tolong terletak di Desa Tampahan Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba Samosir-Sumatera Utara, kini terancam gundul. Sangat dikawatirkan terjadi bahaya longsor, sementara dikaki gunung Dolok Tolong banyak

Pembuatan Kapal Ferry di Balige Kab.Toba Samosir,tanpa Papan Proyek
Sebuah Kapal Ferry dipinggiran Danau Toba, Lumban Silintong Balige Kabupaten Toba Samosir dipertanyakan, "ferry itu adalah milik siapa, soalnya pembuatan kapal ferry yang hampir rampung

Dinas Pertanian Toba Samosir, “mapultak gambiri” dalam memberhasilkan Program Pengembangan Jagung.
>>Camat Tampahan, “beri tawaran” lahan 190 (Ha) untuk tanam Jagung. >>Kabag Humasy Tobasa, wartawan yang berminat hubungi Camat Tampahan. >>Kepala Dinas Pertanian Ir.Horas Silitonga,

Galian C Pembangunan PLTA Asahan I, dipertanyakan.
Oleh Ivan Napitupulu Blogger Batak parBalige, Toba Samosir Media Online Bersama Toba dot Com - Bupati Toba Samosir “me-warning” perusahaan yang dipercaya menangani pembangunan

Di Toba Samosir pupuk langka, petani khawatir produksi tanam berkurang.
>>Komisi Pengawas Pupuk bekerja sama dengan Polres Tobasa >>James Silaban, mengaku quota berkurang sekira 1400 ton. >>Distributor UD Tani Jaya, Jatah 5kg/pupuk James Silaban, Sekretaris Komisi

Komentar

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak