Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Pemeliharaan dan Perbaikan Taor Sipangolu miliknya Raja Sisingamangaraja XII, asal jadi..!

Desember 5, 2008

gambar mual taor-sipangoluToba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com - Proyek pemeliharaan dan perbaikan Peninggalan sejarah Taor Sipangolu miliknya Raja Sisingamangaraja XII di Desa Sibarani nasampuluh Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir diduga tidak berjalan sesuai dengan prosedur.

Proyek pemeliharaan dan perbaikan Taor Sipangolu disebut-sebut berbiayah kurang lebih sebesar Rp.40 juta yang dikelolah Dinas Parawisata Toba Samosir.
Pejabat Pelaksana Tekniks Kegiatan atau PPTK, Masjon Manurung mengatakan melalui hp selulernya kepada Bersama Toba dot Com bahwa Masjon Manurung tidak berani untuk mengomentarinya.

“lebih jelasnya coba anda hubungi Kepala Tata Usaha, B.Manullang atau Kepala Dinasnya,”sebutnya dalam menolak konfirmasi.
gambar taor-sipangoluPengamatan Bersama Toba dot di lapangan bahwa proyek pemeliharaan dan perbaikan peninggalan sejarah miliknya Oppu i Raja Sisingamangaraja XII asal jadi dan rekanan yang mengerjakan kegiatan itu tidak ada diduga pelaksanaan pekerjaaan proyek itu langsung dari Dinas terkait.(Tampak dalam gambar Ariston Panjaitan dan pintu gerbang yang belum dipasang dilokasi Taor-Sipangolu)

Harapan mudah-mudahan- sahala ni da Oppung Sisingamangaraja XII, melibas oknum-oknum Dinas Parawisata yang mempermainkan Dana Pemeliharaan dan Perbaikan terhadap peninggalan ni Sisingamangaraja XII yakni Taor-Sipangolu.
marpanangima oppu i………horas..haras..haras….

Pencarian pada artikel ini:

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Golongan si Raja Batak Parbaringin Malim Martonggo, untuk melindungi Tanah Batak dan Masyarakat Batak.
Golongan Siraja Batak Parbaringin Malim Marsada dengan ketuanya Raja Sampuara Marpaung beserta seluruh anggotanya yang datang dari seluruh Nusantara melakukan doa (tonggo) dan permohonan kepada

Hebat…! Pinjam Bus Tobamas, aksi damai buruh FSBSI 1992 ke Kantor Bupati.
Koperasi Pengangkutan Umum Tobamas,”siapa saja masyarakat boleh minjam dan mempergunakan bus tersebut baik itu penyampaian aspirasi atau pun yang lainnya asal jangan tidak

Tarombo ni Raja Napitupulu
Media Online Bersama Toba dot Com - Raja Sonak Malela siampudan ni Raja Sibagot ni Pohan. Raja Sonak Malela mengalap boru ni Rajai boru Pasaribu.Kemudian

SBY Raja Batak? Nipi nama i!
Seratusan orang dari Partukoan Naposo Bangso Batak (PNBB), salah satu organisasi suku batak di Medan, menggelar aksi demonstrasi menolak atas rencana pemberian gelar Raja Batak

Menuju Gubernur, Syamsul Arifin jiarah ke Bittatar Naga Baling.
Dahulu, tepatnya pintu gerbang masuknya huta (“Desa”), lokasi cucunya Raja Napitupulu di Lumban Dolok (“Kota Balige sekarang ini”), Raja Sonak Malela, memutar dan membalingkan Pohon

Komentar

3 Responses to “Pemeliharaan dan Perbaikan Taor Sipangolu miliknya Raja Sisingamangaraja XII, asal jadi..!”

  1. reallylife on Desember 7th, 2008 10:54

    saya jadi ingin melihat langsung pak
    selamat hari natal ya pak
    damai di bumi damai di hati

  2. mansur pardede on Desember 11th, 2008 18:02

    ima nean na songoni nama zaman sonnari.ai apala situs-situs na bersejarah pe nungga gabe objek korupsi sai sahala ni opputai Sisingamangaraja ma na manguhum halaki

  3. Guntur on Mei 20th, 2009 23:37

    Saya tertarik sekaligus heran dan merasa aneh membaca kegiatan ini. Sebab Pengelola Kegiatan ini adalah putra Batak sendiri yg nota bene Aparatur Pemerintah plus Abdi Negara dan Abdi Masyarakat. Sebagai Abdi Negara harusnya ybs menaruh rasa hormat terhadap Raja Sisingamangaraja sebagai Pahlawan Nasional dan sbg Abdi Masyarakat ybs sebaiknya berlaku sbg Pelayan bagi masyarakat. Disisi lain sbg Putra Batak ybs sepatutnyalah memegang teguh tradisi adat dan budaya Para Leluhurnya, manut dan hormat terhadap Raja ni Halak Batak yi Raja Sisingamangaraja. Jika kita tdk bisa berbuat baik terhadap sesuatu, minimal jgn merusaknya. Taor Sipangolu spt ini adalah peninggalan sejarah yg sangat berharga, tidak saja buat kita tapi juga buat seluruh bangsa. Dengan biaya sebesar Rp. 40 Jt – mungkin menurut saya agak minim utk pemeliharaan peninggalan sejarah – harusnya kegiatan itu dpt dimaksimalkan, sehingga Sumut dlm hal ini Daerah Tapanuli plus Danau Toba sbg Daerah Tujuan Wisata semakin menarik hati maupun minat dari Wisman dan domestik. Harapan saya buat semua pihak yg bermukim, hidup dan bekerja di 7 Daerah Kabupaten Kawasan Danau Toba khususnya Daerah Tapanuli, baik itu Aparatur Pemerintah maupun warga masyarakatnya, mari menjaga dan memelihara kekayaan yg diberikan oleh Tuhan kpd Suku Bangsa Batak ini dgn baik. Jangan tunggu orang lain datang utk memberi perbaikan pada dirimu dan lingkunganmu, tapi berbuatlah sesuatu walaupun itu kecil. Sebab tidak ada kata terlambat utk sesuatu yg baik dan benar, krn hal itu tidak saja buat dirimu dan Leluhurmu tapi juga buat keturunanmu. Semoga……….. Horas.

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak