Mari kita kutuk koruptor
April 27, 2009
Media Online Bersama Toba dot Com – Koruptor Itu Biadab, “era orde lama” koruptor mengambil uang di bawah meja. “Molo di-orde baru” adong kemajuan, mereka sudah berani mengambil uang di atas meja. Ketika “era saonari” atau di-era reformasi, koruptor lebih gagah berani, mereka mengambil uang dan mejanya sekalian.
Secara pribadi, saya meyakini bahwa saat ini pun pasti masih ada aparat yang bersih. Namun hal-hal yang terjadi belakangan benar-benar membuat kita harus mengelus dada. Memalukan! Barangkali itu kalimat yang tepat untuk menggambarkan kondisi moral para petinggi bangsa saat ini khususnya di Kabupaten Toba Samosir, terbukti sudah berapa orang PNS di Tobasa masuk buih.
Tak ada pendidikan atau sekolah khusus yang bisa menghilangkan unsur negatif di jiwa seseorang agar tidak melakukan korupsi, satu-satunya tempat yang bisa melakukan itu adalah sebuah institusi bernama keluarga.
Pendidikan mental serta akhlak mulia, yang ditanamkan sejak dini dengan penuh disiplin dan kasih sayang, diimbangi dengan tauladan yang baik dari orang tua, mungkin akan menjadi alat efektif untuk menyiapkan bangsa baru yang tidak korup. Perbuatan korupsi ketika sebagian besar rakyat hidup tertatih, adalah perbuatan biadab. Mari kita kutuk koruptor!








Saya rasa pembentukan PROTAPini adalah suatu langkah yang sangat bagus untuk perkembangan orang Batak, karena orang batak akan lebih cepat untukmerespon perkembangan ekonomi, politik,kerjasama luar negeri dan akses ke dunia internasional, kita harus melinat the future orang batak dan anak-anak kita ke depan.. kita harus melihat alamperspektif yang lebih luas dan kesempatan yang lebih besar. Hidup orang Batak, Horassss…
lae..portap jadi,berarti status kami nanti kan naik setingkat…dari panakko kabupaten jadi panakko klas propinsi..heks…satu lagi lae pamborong kampungan jadi pamborong pripinsi….penjilat koruptor bupati jadi penjilat …..gubernuran…
ya kita kutuk aja somoga hidunya gak aman di dunia ini.
seperti kata Tuhan Yesus kepada massa yang ingin menghukum wanita pelacur, siapa yang tidak berdosa silahkan melempar duluan, kemudian mereka pergi satu persatu, begitu juga untuk koruptor, siapa yang merasa tidak pernah korupsi ( uang, waktu dll), silahkan dia yang ngutuk duluan. sae na dibaen do…. pansobil….
To Lae Pandoit :
Lae, bolo Koruptor dohot wanita pelacur adong do saotik perbedaanna, hea do dibege lae lagu na isina ‘ wanita sikupukupu malam’ hanya menyambung nyawa dan keduanya diuntungkan (lelaki hidung belang dan WTSnya sama-sama untung dan sama2 berdosa).
Saya yakin hampir 99 % WTS melakukan pekerjaannya didalam hatinya menangis, dan kalau ada pilihan lain pasti dia tidak akan melakukan itu. Hanya itu yang bisa mereka lakukan untuk mengisi perut..
Kalau Koruptor, sangat merugikan masyarakat banyak, biasanya yang koruptor adalah pejabat2 tinggi, cerdik pandai, mereka dengan sadar telah merampas hak dan milik rakyat, dia memperkaya diri diatas penderitaaan rakyat, padahal dia sudah memiliki kedudukan dan banyak hal..
WTS melakukan dengan segala kekurangann dan keterbatasannya, Koruptor melakukan diatas kelicikan dan keserakanannya…MEMALUKAN..
Memang kedua-duanya SALAH, tetapi hukumannya tidak bisa disamakan, KORUPTOR SANGAT TERENCANA, LICIK DAN SERAKAH…SANGAT MENJIJIKKAN…
Lihatlah wanita pelacur yang datang kepada Tuhan Yesus, dia tidak punya apa2, dia hanya mengusapkan rambutnya kepada kaki Tuhan Yesus, sungguh niat yang baik..
Tetapi apa kata Tuhan Yesus kepada para orang kaya waktu itu, tinggalkan semua hartamu, adalah lebih mudah seekor onta masuk lubang jarum daripada seorang kaya masuk sorga..
JADI KORUPTOR tujuannya adalah KAYA DAN KAYA..
Uang bukan tujuan, tetapi bagaimana kita menjalani hidup ini agar selalu berkenan kepadaNYA, bukan seberapa lama dan banyak duit yang kau kumpul TETAPI BAGAIMANA KITA MENJALANI HIDUP YANG SINGKAT INI..
God Bless u..
Sada tujuan ni hita halak Batak ima Hamoraon Hagabeon, on ma mambaen sai marusaha do bangsotai mamora. Na denggan do nian i. Alai sipata dang denggan/tingkos dalanna di ula misalnya korupsi. Hita pe umumna sala do. Ai bangga do hita nang pe kopral pangkat ni keluarganta mamora jong ibana, sipata taben doi hundul dihalangulu. Ala molo adong pangararto mangalului jabatan di bona pasogit, hape diula manangkko sai daomai. Ima goarna jeruk makan jeruk. HORAS
Saya tidak menyamakan pelacur dan koruptor, walaupun sama2 huruf r dielakangnya, pelacur teteplah lebih menjijikkan daripada koruptor, saya hanya mengambil contoh saja, siapa yang tidak berdosa silahkan melempar pertama, begitu juga di koruptor saya hanya bilang, siapa yang tidak pernah korupsi (uang,waktu dll) silahkan yang pertama mengutuk . Dan yang perlu lae de lessep ketahui adalah koruptor itu tidak hanya kelas kakap, dan tidak hanya pejabat, tapi semua tingkatan. Dan sepertinya lae membela koruptor kelas kecil seperti pegawai negeri yang gajinya tidak cukup utk satu bulan,dan yang tidak punya kledudukan, bebas utk korupsi karena mereka melakukannya utk memperpanjang hidup, begitu juga karyawan swasta banyak yang me mark-up harga utk pembelian cash dengan bon kosong (isi sendiri harganya ). Ada juga yang menerima uang tanpa diminta, dan tidak merugikan siapapun. Demi kelancaran bisnis komisi penjualan yang seharusnya diperoleh sales dibagi dua dengan customer nya (uang ini resmi dikeluarkandari perusahaan untuk si sales). Nah yang terakhir ini sebenarnya yang banyak terjadi dengan pejabat maupun petinggi perusahaan, Jadi yang mana yang kita kutuk dan siapa yang pertama mengutuk ???
Kebencian orang kepada para koruptor memang sangat dapat dimengerti ,karena para koruptor adalah manusia yang melakukan asas manfaat ketika menjabat itu cendrung mengenyampingkan kepentingan masyarakat banyak dan tentu merujuk pendapat lae pandoit diatas ..memang benar korupsi terjadi dimana-mana karena mental bangsa yang sudah kurang bermoral ..akan tetapi skala besar korupsi yg dilakukan para petinggi sangatlah merusak tatanan hidup dan sendi2 bangsa dibandingkan oleh mental korupsi kelas teri yang mungkin tidaklah mempengaruhi hidup maupun kehidupan masyarakat umum….yang bahkan terpaksa mereka lakukan demi menyambung hidup.
Pelacur bagi saya bukanlah pilihan, lihat saja betapa perihnya perasaan mereka yg terpaksa terjerumus menggeluti profesi tersebut, dan perlu diketahui kaitannya dengan para koruptor…justru praktek pelacuran semakin subur di negara yang korup, sebab dengan demikian gampangnya mereka mendapatkan uang haram tersebut, maka tak heran sebagian besar digunakan justru untuk menyuburkan prostitusi.
Pelacur adalah mahluk yang perlu dibina dan diberi jalan keluar mengatasi permasalahan kehidupan, mereka menjerit didalam hatinya ketika harus melayani anda tetapi harus pula tersenyum agar dapat melanjutkan hidup ,menutupi biaya sekolah adik maupun anaknya, mengobati orangtuanya, pelarian atas korban KDRT dan banyak cerita lain yang memang menghadapkan mereka pada pilihan prostitusi…..tetapi saya yakin apabila praktek korupsi dapat diberantas dan semua dana pembangunan dimanfaatkan utk kesejahteraan bangsa, tentu orang yang menghamburkan dan berfoya-foya semakin berkurang sehingga sesuai dgn hukum permintaan ….jumlah pelacurpun akan minimal.
Oleh karena itu ,sesuai dengan skala prioritas , maka koruptor yang menyengsarakan masyarakat harus ditebas dan setelah itu tatanan bagi koruptor teri dapat diberi teladan…semoga masih banyak diantara kita yang concern dengan masalah ini dan berani berjuang menentang ketidak adilan dan aktif didalam pemberantasan korupsi demi kesejahteraan generasi Indonesia mendatang!!
PS,
Pandoit, sebaiknya anda tidak pada posisi mengutuk bila belum mengerti, memahami persoalan yang sesungguhnya.trims
Salut buat komentar yang masuk..
Saya kira tujuannya tetap sama yaitu kita tidak mau daerah kita – bona pasogit kita tetap terbelakang baik dalam pembangunan maupun kualitas SDM, oleh karena itu kita setuju bahwa korupsi tidak tidak kita inginkan di bona pasogit apapun bentuk nya, karena kita percaya korupsi sama dengan membiarkan pembodohan dan keterbelakangan menghambat pembangunan Bona Pasogit, khususnya untuk pembangunan SDM halak kita di bona pasogit.
Saya setuju jika kita melakukan gerakan menolak korupsi secara khusus di bona pasogit yang tujuannya untuk mendorong aparat pemerintahan baik dari yang paling tinggi sampai ke pemerintah terkecil untuk bekerja secara sungguh-sungguh demi seluruh rakyat di bona pasogit.
Semoga Bona Pasogit semakin baik di masa mendatang.
Sebenarnya yang disebut koruptor itu siapa sih ? Karena banyak yang dituduh koruptor berdasarkan asumsi belaka, dengan mengatakan, negara dirugikan sekian miliar, padahal sebenarnya Negara tidak rugi, malahan untung, seperti kasus Laksamana Sukardi. Begitu juga kasus Aulia Pohan, Negara rugi 100 miliar, padahal tidak ada uang Negara yang digunakan. Jadi masyarakat akhirnya ragu apakah benar ada koruptor atau tidak, atau hanya diasumsikan Negara rugi sekian miliar karena bla…bla…. Masa gara2 asumsi langsung main tebas.. yang benar aja.
Untuk sdr tootje, pelacur bukan hanya yang anda sebutkan dari kelas bawah, yang paling parah adalah dari kalangan atas dan bukan koruptor yang melakukannya , tapi para pengusaha pejabat dan eksekutip muda yang punya gaji besar.
Harap diingat, bahwa tanpa koruptorpun yang miskin tetap akan miskin, yang kaya makin kaya, pengangguran tetap tak teratasi.
Saya memang tak mau mengutuk koruptor.. biarin aja… anda aja yang kutuk dan demo dijalanan.. jangan hanya disini aja….
To : pandoit
Hea do dibege lae tersangka korupsi, terdakwa korupsi, dohot diputus melakukan korupsi (koruptor)? koruptor ima halak naung terbukti melakukan korupsi berdasarkan putusan yang sah oleh pengadilan. Jadi unang pola bingung lae manontuhon ise do koruptor. Aulia Pohan, Bunbunan dkk ima koruptor ala ngaterbukti di pengadilan ibana mangulahon korupsi.
Korupsi memang dang boi 100% dihilangkan tapi bisa diminimalisir, jala dengan korupsi yang minimal maka kesejahteraan rakyat akan meningkat, harap ingat lae berbanding lurus doi. Jala sada nai…unang pola dipararat-rarat lae sahat tu sales na korupsi, dang adong undang2 ni…na adong undang2 na ma tahatai asa unang melebar tudia tudia.
Horasma…
Putusan pengadilan bsa dimanipulasi ,tergantung siapa yang berkuasa, seperti kasus syahril Sabirin, kasus cessie bank bali, sudah terbukti putusan bebas di.PT dan Kasasi, eh gak taunya jaksa PK , padahal dalam peraturan Jaksa tidak boleh PK dan yang hebatnya Hakim MA, mengabulkannya (benar2 hakim paling goblok, sudah jelas Jaksa tidak boleh PK , seharusnya Hakim kalau menurut peraturan harus menolaknya) artinya dalam kasus yang benar2 sama Hakim mengeluarkan putusan yang berbeda. Jadi apakah syahril bisa dikatakan Koruptor, sedang aturan yang dipakai tidak sesuai dengan undang2 ?.
To : Pandoit
Hehehehheee….ima ho nei lae…Syahril Sabirin diputus Mahkamah Agung setelah Jaksa melakukan upaya hukum Banding sian Pengadilan Tinggi. Jadi dang PK goarni lae, banding do. Ngagabe lae manambai naso tarsurat. manat jaha koran i lae…sosundat dipagoblok-goblok lae hakim nei…maila hita songonon lae…saulak nari manat jaha koran i…
Horasma
to pandoit, komentar2 anda ga menarik, pola pikir anda sepertinya masih kampungan
Bah, lae ternyata tidak menonton metro tv hari rabu tgl 24 Juni 2009 jam 23.00 wib , komentar syahril sabirin, Hukum sudah dijungkir balikkan, JAKSA TIDAK BOLEH PK , tapi ternyata jaksa melakukannya, tentunya lae tahu prosedur hukum, untuk mencapai tahap sampai ke PK, tentu sudah melakukan tahapan2 sebelumnya.
To si interupsi, namamu pun interupsi, sudah jelas orang yang suka interupsi, tidak punya kemampuan utk berpendapat, seperti anggota DPR habis interupsi langsung tidur……zzzzzzzzzzz
To : lae pandoit
Molo tajaha di UU No. 8/81 (Acara Pidana) Pasal 263 ayat 1 didok : terhadap putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, kecuali putusan bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum, terpidana atau ahli warisnya dapat mengajukan permintaan peninjauan…
Didok disi laeku..KECUALI. diluarni i berarti JAKSA boi PK. Ima goarna ANALOGI laeku.Memang adong tersirat didok ANALOGI dang marlakku di hukum pidana, alai dang adong na tersurat, hape hukum marguru tu na tarsurat do lae.
Huakkui kusus kasus Syahril Sabirin kental muatan politik, alai nang pe songoni tetap do ibana koruptor, maradu boa adong do hepeng ni negara na mago.
Ambal ni hata laeku pandoit marga aha hamu poang…unang sai lae ni jou hamu hape hula2 niba.
Horasma…
to lae paddoit par sumbul do hamu
To Paul Girsang : aha do maksud muna pandoit parsumbul, ala hutana i do? botul do rai..pat sobil do hubereng i..sok pinter hape na oto..
Dang pola porlu partuturon dison, ai so adong sopan santun pokokna si Ribak, ido na hubereng, apalagi nga jelas Jaksa PK, didok lae dope banding, lae do naporlu manjaha koran na berbobot, unang koran kuning antong jaha lae, saonari Syahril Sabirin mengajukan PK muse , jala nga di jalo MA, jadi PK melawan PK nama nuaeng, boha muse ujungnion, semakin amburadul..
Au dang hea dope mandege sumbul, holan hea do hubege, parhuta-huta i do NAUMMOTO SIAN NAUMMOTO, alana sian kalimat nai pintor mamastihon halak dang jolo di analisa, jala dianggap ibana PARSUMBUL I NA OTO, protes hamu parsumbul i bah, ai pelecehan jala pencemaran nama baik do i.
To : Lae Pandoit
Memang sala do au lae taringot tu Banding dohot Peninjauan i, Lae do na toho…putusan terakhir tu syahril sabirin memang produk ni PK do.
Alai molo soal PK na binahen ni Jaksa dang sala i lae. Dang adong di larang i di undang-undang. malah boi do di-ANALOGI songon na hudok sebelumna. Boi tong ala ni Jurisprudensi (kasus yang mirip yang sudah diputus di pengadilan dan berkekuatan hukum tetap). Molo toho do dibahen syahril sabirin PK muse dang masalah i, ai hak na doi (…kecuali putusan bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum, terpidana atau ahli warisnya dapat mengajukan permintaan peninjauan kembali….). PK melawan PK boi gabe menciptakan sejarah baru dalam percaturan penegakan hukum di Indonesia.
Memang molo binereng sepintas, apalagi tu halak na sopola tertarik teknis penerapan hukum, agak janggal do idaon, ala so hea tarbege, alai nang pe songoni bukan berarti menyalahi undang-undang.
Alai las ma rohatta, sude nai diulahon penegak hukum asa manjerat akka si panakko hepeng ni negara on. akka koruptor na serakah, na manggomak naso ugasan na.
Lae pandoit, unang sala sangka lae…dang adong niathu lao mangaribak lae..paliasi. Justru husukkun marga ni lae asa tabo do hita diskusi, ai jolo tinintip sanggar asa binaen huru huruan, jolo sinungkun marga asa binoto partuturan. Alana batak do au laeku umbahen na ro au makkatai tu loloan on.
Paboa ma margamuna lae…porlu do au martutur tu hamu…
Horasma….
To Pandoit : Na muraan tersinggung pandoit on, mandoit gogo, alai bolo di doit tersinggung, HOLAN HO DO NASO MAR TUTUR DISON, bolo dang merasa parsumbul , ba unang adudomba, BERARTI ditoru ni Par Sumbul dope ho bah..MARKOTEKA MAHO ATE..
ima loakmi, parhuta-huta so huboto manang aha salakku tuho, idokho au naoto, aha alasanmu mandok pan sobil dohot naoto, sedangkan si hutagaol gentlemen do ibana, ido naporlu dison, dang pintor masuk langsung pa oto2 halak, hamu parsumbul i pasingot hamu siloaki, nuaeng mangalap alo muse tu halak papua, molo halak papua nga loak huroha, na mura do mangalap alo, mangalului dongan do namaol, sekarang anda kembali menghina Orang papua…..memang anda seorang yang rasis, mudah2 an ini dibaca orang papua, supaya diadili kau…INGAT DISINI PERLU KOMEN YANG SANTUN…JANGAN MEMAKI…..KELUARKAN PENDAPAT KALAU BISA KALAU GAK BISA TIDUR AJA…WKWKWKWK
To lae pandoit.
Omong2 lae pandoit aha do hamu. Ai nagodangan pandoiton. Jala marga aha ma hamu, porlu do ht marsitandaan daba unang sai marsidoitan hita.
To sude hita, dipangido molo berkomentar uang keluar sian konteks jala unang bersifat subjek. Mari kita berpendapat dalam forum ini agar cakrawala pengetahuan makin luas dan meningkat…..Maila hita sesama boi saling menghina gabe tu pribadi…
Saranku saali nari unang ma gae tarpancing hita masuk tu ranah subjek negative…. Molo pembahasan korupsi… mari kita bahas dari berbagai disiplin keilmuan sehingga bisa saling mengisi dan menambah pengetahuan secara lebih luas…
Horas, mauliate ma dihta saluhutna…
Tuhan memberkati, syalom…
@ bang panganto, pandangan anda sungguh bijak……,sy setuju dgn abang.
@ bang ropang, memang agar diskusi tdk menjadi bias dan liar …maka perlu moderator seperti abang yg bs menentramkan kawan2 yg sdh cendrung saling serang & terpancing emosi ……
@bang pandoit,…menurutku sistem hukum dimanapun tidak boleh menerapkan hukum berdasarkan asumsi…oleh krn itu ‘asumsi’ bang pandoit atas hukuman yg diterima aulia pohan dll itu sdh barang tentu berdasarkan bukti yg akurat baik secara de juro maupun de facto,…tetapi ,mungkin utk kasus2 lain bisa terjadi krn kepiawaian sang pengacara yg bisa bermain dgn JaPolHa…..(jaksa,Polisi & Hakim) kasus2 yang meskipun nyata korupsi & benar telah merugikan negara ..tetap aja tdk bisa dijerat hukum….oleh sebab itu memang peran serta masyarakatlah yg paling bisa diharapkan utk mengawal penegakan hukum di republik ini sampai pd suatu masa ketika jalur hukum benar2 sdh pada ‘rel’ yang sesungguhnya…….suatu masa ketika tdk ada lagi peluang permainan segitiga JaPolHA & Pengacara,…..suatu masa ketika tiada lagi peluang ‘kebocoran’ teknis maupun bolong2 administrasi hukum yg selalu bisa dimanfaatkan praktisi hukum utk mempecundanginya…..
..menyinggung pembicaraan ttg pelacur,sy kira bang pandoit blm memiliki wawasan yg cukup luas membahasnya….populasi pelacur memang menjadi konsumsi semua kalangan, dan yg namanya pelacur,…ditingkat apapun memiliki kondisi perasaan yg sama (bukankah mereka manusia juga??) dan umumnya para pelacur tingkat tinggi akan berakhir sebagai pelacur murah pada akhirnya atau….. bisa jadi sebaliknya…….tahukah anda ?? para pengusaha & pejabat cendrung berkolusi…..yg memungkinkan merka mendapat uang extra yg banyak……..dan eksekutif muda yang punya gaji besar,… saya pikir lebih baik berpacaran dgn wanita eksekutif drpada mencari pelacur…!!
anda katakan tanpa koruptorpun yang miskin tetap akan miskin, yang kaya makin kaya, pengangguran tetap tak teratasi…….ini menunjukkan betapa naifnya pandangan anda tersebut dan sangat tdk dewasa…..lalu anda katakan tak mau mengutuk koruptor..dan bilang biarin aja… maka sy hanya boleh bilang ..emang gue pikirin bro,…!!! itu uusanmu khan??!! cuman barangkali…..sikap begini justru menunjukkan hitamnya anda…yg bila tdk bisa dibina lagi maka hrslah dibinasakan…….!!! trims
Topik pembicaraan ini (mengutuk koruptor) menurut sy kurang menarik. Karena tdk akan pernah mendapatkan kesimpulan yg baik. Sesama manusia tdk boleh saling mengutuk. Karena hanya Tuhan lah yg bisa mengutuk manusia atas dosa. Hukum tdk akan pernah dapat menghilangkan korupsi dr muka bumi ini. Karena hukum lahir setelah ada sebuah pelanggaran. Anda tau Tuhan telah menghuku sodom dan gomora tp sampai skarang perbuatan kotor itu msh ada. Jd menurut sy korupsi itu tdk bisa dihentikan dgn mudah dan cepat. Kalau kita prihatin dgn kasus korupsi yg terjadi selama ini. Kita hanya bisa mendidik anak2 kita, dan mengatakan bahwa korupsi itu tdk baik dimata Tuhan. Mudah2an utk masa generasi setelah kt, korupsi bisa berkurang dinegeri kt ini.
To : pandoit…dang mangakku muse MARKOTEKA..berarti..dang JOLMA ho bah..BEGU NURNUR do ra ho..wakakakakakakakakakakakaka
Marsiajar majolo ho bolo laho bercakap2 dison..huhilala na oto doho..au yakin..
Na KENEK do ho?? manang PEMULUNG??? Wakakakakakakaka
Pandoit di dok oppungku doba : ‘who thinks himself clever is a fool’… wakakakakakakakakakakaka
Bang Liston,
Saya sgt tdk sependapat dgn anda yg mengatakan tak menarik membicarakan ttg korupsi….dan sy tdk heran kalau masih banyak yg berpandangan seperti ini krn mungkin mereka bagian atau mendapatkan bagian keuntungan dr praktek KKN itu………..sejarah manusia membuktikan bahwa banyak hal yg tidak enak dan bahkan menelan banyak nyawa tetap dilakukan orang demi kebaikan yg lebih hakiki………..
kita membicarakan korupsi,Kolusi & nepotisme yang secara nyata sangatlah merugikan bangsa negara serta merusak moral rakyatnya…..mengapa harus didiamkan???!! Ingat bahwa efek domino yg ditimbulkan oleh praktek KKN sangatlah dahsyat sekali!!! dan menurut pendapat saya bahkan lebih hebat dari bahaya turunannya yaitu narkoba & pelacuran…..Generasi mendatang praktis kurang tertarik lagi utk menguasai bidang2 ilmu yg mungkin bisa dimanfaatkan utk kesempurnaan kehidupan seperti sains & teknologi, kedokteran ,geologi ,arsitektur, IT ,administrasi negara dan lain sebagainya…krn dgn mempraktekkan KKN hanya dibutuhkan sedikit network, faham aturan main tatacara penggunaan dana APBN/APBD dll , lalu menghafal sedikit fasal & undang2 anti monopoli maupun Keppres seseorang bisa kaya raya….lalu dari hasil KKN itu mereka mulai berfoya-foya dan atau bahkan mencoba narkoba (ingat bahwa foya2 dlm hal ini adalah foya2 yg sebenarnya krn anda hrs membayar sebotol aqua dgn harga 10x lipat & harga narkoba yg umumnya sgt mahal, hanya sanggup dan sudi dibeli oleh org yg mendapatkan easy money) dan wanita malam populasinya meningkat seiring meningkatnya praktek KKN……lihat aja para pejabat yg seyogianya hanya mampu hidup bersahaja itu akan tetapi di Republik, mereka bisa hidup bagai sang Raja minyak dari Arab yang sgt2 tajir & royal …..(maklum easy money khan??) lalu berlomba-lomba menyekolahkan anak2 mereka di LN, tetapi lebih dari 50% statistik menunjukkan anak2 mami (pejabat) seperti ini hanya pulang utk mengotori negara ini dgn segala permasalahannya yg pastinya tdk bs diharapkan memberi kontribusi yg berguna bg nusa & bangsa….yg antara lain korban pergaulan & sex bebas, narkoba, broken home dll yg sifatnya cendrung destruktif……..dan tahukah anda???, itu semuanya berawal dari praktek KKN.!!!!
jadi kalau Orang2 yg tdk sadar dan tidak mau sadar….kalo tdk dikutuk jadi diapain???, dikecam ?? ditertawai, ??? atau ….dibunuh (ini lbh sadis dong)??
anda jg mengatakan Hukum tdk akan pernah dapat menghilangkan korupsi dr muka bumi ini….lho,kita ngga membahas korupsi dimuka bumi bro,……tp kita sdg membicarakan korupsi yg ada disekitar kita saja…!!! spy pd akhirnya bisa diminimalisir ditingkat mulai dr pedesaan, kecamatan ,kabupaten ,propinsi , dan nasional saja target maksimum kita…..jadi ngga usah repot sampai seluruh muka bumi kita kerjain….!!! walaupun Tuhan telah menghukum Sodom dan Gomora tp sampai skarang perbuatan kotor itu msh ada…..yg anda katakan ini justru mengingatkanku tentang mandi,….walupun kita mandi sepuluh x hari ini , besok toh kita perlu mandi juga khan ,supaya ngga bau!!??
menurut pendapat saya ,hukum tdk lahir setelah ada sebuah pelanggaran , tetapi justru menyempurnakan hukum yg ada agar suatu perbuatan yg menyalahi norma kemanusiaan dan keadilan mendapat ganjaran yg setimpal….krn jauh sebelum sebuah negara, organisasi, asosiasi dan lain sebagainya terbentuk minimal sebuah hukum yg entah darimana sdh diadopsi utk diterapkan…… kalimat anda yg ini terlalu pesimistis dan cendrung apatis……”Kalau kita prihatin dgn kasus korupsi yg terjadi selama ini. Kita hanya bisa mendidik anak2 kita, dan mengatakan bahwa korupsi itu tdk baik dimata Tuhan”…..jadi utk gerakan kedalam ini suatu hal yg memang hrs jadi fundamentalnya..tetapi gerakan keluarpun haruslah turut diperhatikan demi tercapainya cita2 kita memiliki negri yang damai sejahtera ,adil & makmur………seperti negeri tetangga Singapura atau negara2 eropah yang umumnya tingkat korupsinya sdh sgt rendah sekali…….dan lihatlah, betapa kehidupan disana jauh lebih baik…karena masing2 warganya memegang peranan masing2 utk kesejahteraan bangsa & negara…Semoga!!!
SBY pun mau membubarkan KPK, ada apa ini, banyak yang tidak senang dengan pemberantasan koruptor…termasuk yang tidak setuju bahasan KORUPTOR…
To tootje.
Thank’s atas pemdapat anda. Pendapat anda sungguh mantap. Tdk spt tmn lain yg hanya saling sindir. Maksud sy topik(mengutuk) krng menarik. Mungkin lbh baik MEMBERANTAS KORUPSI gt lo bang tootje…?
ha…ha…ha…kalimat dibina jadi dibinasakan sudah kuno…. sekarang di BINA..TANGKAN….JADI yang mengutuk koruptor di BINATANGKAN SAJA saja…SOMAL, jadi memberantas korupsi seperti usulan lae liston panggabean lebih masuk diakkal….
@bang Liston, thanks ya buat tanggapannya…….& kalo ada kesempatan coba anda berkunjung ke http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=852790 utk menambah sedikit informasi yg berkenaan dgn Bangsa & negara yang dibahas oleh teman2 dari seluruh dunia……..
PS,
Memang masih sedikit orang yang memahami, bahwa ukuran sukses bagi seseorang itu apabila ia telah “memberi arti dan berarti’ bagi kehidupan orang lain, masyarakat ,bangsa ,negara & ummat manusia sedunia…..
….tetapi kenyataannya lingkungan kita cendrung didominasi oleh orang yang egoistis yg merasa tidak perlu memperdulikan kepentingan orang selain dirinya , suatu sikap yang bahkan lebih parah dari bangsa primitif sekalipun….
…kata kuncinya adalah “wawasan”…..& katak dalam tempurung!!
tq
So binoto, naboha do pikiran ni halak hita on. Sok pintar aja semua. Pokok bahasan do nidok krg bagus gabe didok iba mendukung korupsi. Sy kan cuma mengusulkan topik membrantas korupsi jangan mengutuk koruptor. Ingat kalau kt hanya mengutuk, si korup juga akan tertawa sambil berkata: pandokma disi loak. Kalau cuma ngutuk sama aja bohong telinga si korup tertutup sama kutukan. Kutukan tdk membuat sikorup jd jera. Sipengutuk jg jd sama kotornya bahkan lebih kotor dr sikorup.karena apa? Karena mengutuk orang itu adalah perbuatan dosa kawan. Jd berantaslah korupsi itu dgn langkah yg bijak. Bkn dgn cara mengutuk.
Koruptor itu kan musuh kt. Jd mari kt doakan para koruptor itu biar kembali ke jln yg benar. Itu kata Tuhan ko.. bukan kt gue. Kt hrs mendoakan musuh agar kembali ke jln kebenaran. Satu langkah yg tepat saat ini adalah: mari kita mendesak para wakil rakyat utk sgera mensahkan uu tipikor. Bila perlu kt lakukan demo besar2an di senayan. Baik itu demo se indonesia, se sumut, se tapanuli atau se tanah batak. Ayo siapa yg berani, tunjukan dgn perbuatan kalau memang anda peduli. Jgn cuma mengutuk dgn omong kosong belaka.
To parhuta huta: jgn cuma numpang lewat aja kau beri komentar dong. Kalau ga bisa ambil cangkul, pergi aja kesawah, mangombak maho disi.
Gak berbobot perdebatan, masak hanya membahas penggunaan kata, padahal inti permasalahan KORUPTOR disamarkan, apalagi pandoit on, apapun itu, KORUPTOR tak ada istilah kata maaf, GANTUNG lae..
Kabar terakhir…Aktor Krisna Mukti makan duit koruptor di penjara (sebagai penadah)..seharusnya semua keluarga, isteri dan anak harus dipenjara..SEMUA ALIRAN DANA DIPERIKSA, koruptor utama DIPENGGAL, penadah di pncung aja..
KURASA si PANDOIT INI penadah hasil korupsi kali ya….wakakakaka
Horas….
Ba laos gabe hita do masi kutukan…koruptor i mekkel mekkel ma mamereng hita….geok nai….
Secara sederhana defenisi korupsi adalah : Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara….(pasal 2 UU No. 31/99).
Sabotulna nga jelas sian artikel na di ginjang judulna : MARI KITA KUTUK KORUPTOR, Thema na : Korupsi itu biadab.
Unang pola dibereng attong holan sian judul, tabereng isi dohot maksud ni artikel i. Judul i biasana dibuat semenarik mungkin untuk menarik minat pembaca. Alai na paling penting pesan apa yang disampaikan.
Moral ni artikel di atas adalah : Korupsi dalam hal apapun, dalam bentuk apapun, oleh siapapun adalah salah. Bolo adong diantara hita, termasuk au sandiri na secara sadar atau tidak sadar pernah dan masih melakukan tindakan korupsi, marilah kita memperbaiki diri. Bolo adong dongan na tatanda mangulahon korupsi, mari kita tegur dengan cara yang baik. Alai sude nai pilihan do, dang adong keharusan….
Tu akka na mangulahon korupsi jala tartakkup gabe koruptor…ba taon majo dipenjara i…molo olo oho bertobat ho, molo dang ba idama tartakkup do annon muse ho….
Konsekuensi jangka panjang korupsi adalah sistem yang bobrok yang hanya akan mewariskan kekayaan bagi segelintir keturunan para koruptor dan kemelaratan bagi kebanyakan orang.
Horasma….
Bang Liston,
aku bukan sok pintar bro, tetapi hanya memberikan pendapat dan pandangan yang objektif tentang topik pembahasan……….Tuhan tidak melarang manusia mengutuk orang lain yang melakukan salah besar, bahkan sering kita mendengar Persatuan Bangsa2 Duniapun mengutuk perbuatan oknum ataupun kelompok yang merugikan banyak orang dan memang biadab.
Korupsi adalah perbuatan biadab maka percayalah Kutuk dari Rakyat sangat efektif………….
sebab suara Rakyat adalah suara Tuhan, kutukan rakyat adalah kutukan Tuhan, oleh karena itu janganlah coba2 melakukan Korupsi.
uang gabe laos hamu poang marbadai di son. bisa menanggapi pendapat ni angka dongan alai dengan bahasa na denggan. unang ma poang saling menyindir nang pe hita ndang masiberengan. songoni do kan laeku..
Sebenarnya inti dari topik diatas adalah bagaimana memberantas korupsi dari berbagai Institusi di Negeri ini mulai dari Pusat sampai ke Daerah maupun pihak ketiga yang berinteraksi dengannya. Untuk ke depan saya sependapat dengan beberapa teman yang berkomentar, bagi generasi mendatang mari kita awali dengan cara memberikan pemahaman kepada anak-anak kita bahwa KORUPSI = MENCURI (Mengambil yang bukan milik/haknya). Hal ini tentu tidak disukai oleh Tuhan. Nah…… saya pikir dengan contoh kecil seperti itu, generasi mendatang akan terhindar dari perbuatan KORUPSI. Maaf, atas saran yang dangkal ini…….dan terima kasih kepada bung Pandoit maupun Parhuta-huta, yang membuat saya tertawa lepas…… karena lawakannya diatas. H o r a s !