Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

LSM Tapanuli Corruption Watch: Basmi semua Korupsi di Kab. Toba Samosir.

Januari 9, 2009

lambang kabupaten tobasaBALIGE, Kabupaten Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Tapanuli Corruption Watch atau LSM TCW Joris Sirait mengatakan trimakasih kepada Kejari Balige dengan keseriusannya untuk membasmi korupsi di bumi kabupaten Toba Samosir.Kejaksaan Negeri atau Kejari Balige menetapkan oknumTS sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Asuransi Kesehatan atau Askes) pimpinan dan anggota DPRD Tobasa senilai Rp 750 juta yang ditampung di APBD 2006 Tobasa.

Menurut Kajari Balige, Tumpak Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (8/1) Proyek Askes tersebut dilaksanakan Sekretaris DPRD Tobasa melalui Penunjukan Langsung atau PL kepada PT.Ansuransi Allianz Life Indonesia.

Atas penyelidikan dilakukan team penyidik, Kajari menyimpulkan kasus tersebut dapat ditingkatkan ketahap penyidikan. Kajari Balige menetapkan oknum TS mantan Ketua DPRD Tobasa sebagai tersangka.

Dasar pertimbangan menetapkan TS sebagai tersangka dalam kasus itu karena rekanan atau PT Asusransi mengakui kepada penyidik tidak menerima sebesar dana Askes pimpinan/anggota dan keluarga DPRD.

Kemudian dasar lain menetapkan TS sebagai tersangka dalam kasus Askes DPRD juga berdasarkan keterangan sejumlah saksi diantaranya Bendahara Setwan, Karimuda Sitanggang, Petugas Ansuransi Allianz Life Indonesia Cabang Medan dan mantan Kabag Keuangan Arnold Simanjuntak serta Ganyang Situmorang selaku staf keuangan.

Tumpak Simanjuntak mengatakan Kuat dugaan telah terjadi perbuatan melawan hukum dan mengakibatkan kerugian keuangan negara karena pencairan dana tersebut tidak sesuai dengan DAS. Kemudian oknum TS telah kita mintai keterangannya, Selasa (23/12), dan kemarin (5 /1) dan hasil pemeriksaan bersangkutan ditetapkan menjadi tersangka.

Kemudian oknum TS sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus Askes DPRD Tobasa, tapi tidak tertutup kemungkinan tersangka dalam kasus itu bertambah dalam waktu dekat, sebab dana itu mengalir kepada sejumlah orang.

Dalam mengomentari pertanyaan wartawan tentang kasus pengembalian korupsi Rp 3 miliar Bupati Tobasa Drs. Monang Sitorus SH MBA.

Tumpak Simanjuntak mengaku telah melakukan penanganan kasus itu dan telah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk Sekdakab Tobasa Liberty Pasaribu, mantan Kadis Nakertrans Herrijon Panjaitan, mantan Kabag Keuangan Arnod Simanjuntak, mantan Kabag Umleng Resman Sirait.

Kajari Balige saat ini juga sedang menangani sejumlah kasus dugaan korupsi secara intensif diantaranya
kasus pembayaran ganti rugi Balai Latihan Kerja Yayasan Pembangunan Nairasaon (BLK Yaspena) Rp1,2 milyar. Sekaitan dengan itu Tim Jaksa Penyidik Kejari Balige telah memintai keterangan LP, Sekda Tobasa , Drs HP mantan Kadisnakertrans Pemimpin Kegiatan dan panitia penaksir harga, serta tim ahli dari Tarukim Sumut guna menghitung kewajaran harga ganti rugi bangunan tersebut sekaligus menghitung biaya pengadaan/pemasangan sumur Bor Polindes tersebar di sejumlah Polindes di Tobasa senilai RP.1,7 milyar.

Dalam kasus pengadaan/pemasangan Sumur Bor Polindes tersebut Penyidik Kejaksaan Negeri Balige meminta keterangan Kadis Kesehatan Tobasa, FLPS, PPTK PT dan pihak terkait.

Bukan itu saja penyidik telah memintai keterangan sejumlah mantan dan anggota DPRD terkait Dana Purnabakti sebesar Rp.1,75 milyar bersumber dari APBD.2003.
Meski penanganan kasus itu sempat berhenti, saya akan buka kembali, kasus yang sudah sempat ditangani kita akan tindak lanjuti, karena itu para mantan anggota dewan maupun anggota dewan yang sedang aktif sekarang ini juga telah dimintai keterangannya diantaranya Sabam Simanjuntak, Hotman Sibarani,Vespasianus Panjaitan, Parulian Napitupulu, Krisman Tampubolon, Manatar Manurung dan anggota DPRD Samosir. Pemeriksaan terhadap mantan anggota DPRD 1999-2004 ini karena perbuatannya diduga telah merugikan keuangan negara.

“Sedangkan kasus proposal fiktif Ketua Karang Taruna Tobasa, Tumpak Manurung senilai Rp120 juta dari APBD.2007 tinggal menunggu audit BPKP Medan, jika hasil audit BPKP Medan turun dan dinyatakan perbuatan itu merugikan keuangan negara akan segera kita tuntaskan,” ujar Tumpak Simanjuntak.

Pencarian pada artikel ini:

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

LSM TCW, akan melaporkan oknum kepala Dinas Pendidikan ke pihak yang berwajib
Balige , Media Online Bersama Toba dot Com - "Sebagai warga negara yang peduli ikut berperan sebagai sosial kontrol atas penggunaan Dana APBD Pemerintah Daerah di

LSM Tapanuli Corruption Watch: Pemerintah dan PT.TPL, mari kita bersama melindungi Kawasan hutan Negara
Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com - Ratusan atau bahkan ribuan ton meter kubik kayu illegal keluar dari hutan Toba Samosir diduga tanpa

Kapolda Sumut, Brigjen Pol Drs Badrodin Haiti dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Sutiyono SH MH MBL selamat Bertugas
Sekjend LSM Tapanuli Corruption Watch:Harapkan tuntaskan dugaan Korupsi Bupati Toba Samosir Drs Monang Sitorus SH MBA. [ Sekjend Lembaga Swadaya Masyarakat tapanuli Corruption Watch, Ivan

Wartawan…yes.., Premanisme,..Habisi..
[caption id="attachment_989" align="alignright" width="305" caption="Joris Sirait Ketua LSM Tapanuli Corruption Watch menyerahkan berkas tuntutan"][/caption]>> Ratusan Wartawan dan LSM datangi Polres Tobasa >> Wartawan/i : mendesak Usut

Proyek Tanam Reboisasi seluas 1.100 Ha pada kawasn Hutan Register 86 Perkebunan Toba Utara, dipertanyakan .
[foto Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan kab.Tobasa, Ir Alden Napitupulu.] Oleh Ivan.N70 Blogger Batak sian Huta Balige, Kabupaten Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot

Komentar

3 Responses to “LSM Tapanuli Corruption Watch: Basmi semua Korupsi di Kab. Toba Samosir.”

  1. Hotlend on Januari 19th, 2009 18:39

    Horas…
    Saya tertarik dengan judul ini:
    “LSM Tapanuli Corruption Watch: Basmi semua Korupsi di Kab. Toba Samosir.”

    Mudah2an LSM ini dapat bekerja dengan baik dengan mengesampingkan KKN, yang kental di Masyarakat TOBASA,
    Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan Informasi yang saya dengar bahwa

    Seleksi Penerimaan PNS di TOBASA akhir2 ini tidak transparan, satu hal yang mencurigakan Pengumuman pemenang tidak dimuat di Media Massa Lokal dan ada dalam satu keluarga yang mendapatkan “kursi” sebagai PNS sebanyak 3 orang…(dengar2 Marga Sitorus = Bupati Tobasa Monang Sitorus) hal ini mudah2an tidaklah benar, namun perlu diselidiki apakah ada Permainan Sogok(Uang Pelicin) dalam hal Seleksi Penerimaan PNS Tobasa? Bilamana hal ini terjadi tidak dapat dipungkiri bahwa Masa Depan SDM di Tobasa akan semakin tidak berkualitas. Nantinya kita tidak akan menyadari akan lahir manusia2 yang bermental Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang mematikan kreatifitas anak2 TObasa…..!

    Harapan saya kiranya para oposisi bisa melihat ini secara jernih biar SDM2 yang berkualitas tidak kecewa dan Pemerintahan di Tobasa dapat berjalan lebih maju dan menghasilkan Manusia2 bertanggung jawab dan lebih cerdas.

    Mudah2an LSM Tapanuli Corruption Watch semakin berjaya dalam pekerjaan yang mulia demi Halak Hita di TOABASA…Amin

  2. friska on Juni 3rd, 2009 17:17

    horas….
    saya bangga jadi anak tobasa meskipun hanya darahnya saja yang mengalir
    mudah mudahan LSM ini dapat bekerja dengan baik sesuai dengan yang kita inginkan bersama
    kalau bukan kita yang basmi KKN siapa lagi?????
    tapi saya ingin nanti kl seandainya ada penerimaan PNS tolong bapak pejabat perhatikan kami yang di bawah
    Kami adalah generasi penerus,trolong berikan kesempatan itu kepada kami,jangan hanya kepada orang yang punya uang saja
    Dan buat LSM
    “selamat berjuang demi kepentingan kita bersama, semoga kalian selalu berjalan di jalan yang benar”

  3. Krisman Tampubolon,KR. on Agustus 30th, 2009 16:28

    Tanks buat TCW.

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak