Kapolda Sumut, Brigjen Pol Drs Badrodin Haiti dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Sutiyono SH MH MBL selamat Bertugas
Maret 22, 2009
Sekjend LSM Tapanuli Corruption Watch:Harapkan tuntaskan dugaan Korupsi Bupati Toba Samosir Drs Monang Sitorus SH MBA.
[ Sekjend Lembaga Swadaya Masyarakat tapanuli Corruption Watch, Ivan Djonggi Napitupulu]
Media Online Bersama Toba dot Com-Sehubungan telah dilantiknya Sutiyono SH MH MBL di Kejagung kemarin Kamis (19/3/2009) untuk menggantikan Gortap Marbun SH sebagai Kajatisu atau Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kajatisu yang baru Sutiyono SH sebelumnya Direktur Pra Penuntutan pada Jampidum Kejagung RI dan pernah Kajati Jambi.
Kemudian kemarin Hari Jumat (20/2/2009) Brigjen Pol Drs Badrodin Haiti resmi menjabat Kapolda Sumut, setelah dilantik Kapolri Jenderal Pol Drs Bambang Hendarso Danuri, Kamis (19/2/2009) yang lalu.
diketahui Badrodin Haiti lahir 24 Juli 1958, tamat pendidikan Akabri pada 1982, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 89, Sekolah Staf Pimpinan (Sespim) Polri pada 1998 dan Lemhanas pada 2003.
Pria suku Jawa ini tamat SD pada 1971, SMP 1974 dan SMA tahun 1977. Sekolah Kejuruan Bahasa Inggris lulus pada tahun 1992. Berbahasa Inggris aktif, bahasa Jawa aktif dan Madura juga aktif. Pada 1992, Badrodin Haiti resmi mendapat pangkat Ipda, Iptu 1984, AKP 1987, Kompol 1993, AKBP 1997, Kombes 2001, Brigjen Pol 2006, dan Irjen pada tahun 2009.
Riwayat jabatannya dimulai 1982, sebagai Danton Shabara Dit Samapta Polda Metro Jaya, 1983 sebagai Kasubro Ops Polres Metro Depok Polda Metro Jaya. Tahun itu juga Badrodin Haiti dipercaya sebagai Kapolsek Pancoran Mas Polres Metro Depok Polda Metro Jaya.
Kemudian 1984, Badrodin menjabat Kabin Info PPKO Polda Metro Jaya, 1985 sebagai Kabag Min Polres Aileu Polwil Timor-timor sampai dengan tahun 1990 dipercaya sebagai Kasat Serse Polres Metro Bekasi Polda Metro Jaya.
Memasuki 1993, Badrodin Haiti mendapat kepercayaan sebagai Kapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat, 1994 dipercaya sebagai Kasat Serse Polres Metro Jakarta Barat Polda Metro Jaya. Sebagai peningkatan karier, pada 1995 dia dipercaya sebagai Wakapolres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya, 1996 sebagai Pabungkol Spri Kapolri dan tahun 1997 sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Mabes Polri.
Seiring itu, pada 1998 Badrodin dipercaya sebagai Paban Madya Dokminops Paban II/Ops Sops Polri, sampai 1999 sebagai Kapolres Probolinggo Polwil Malang Polda Jawa Timur (Jatim). Pada 2000 Badrodin dipercaya sebagai Kapoltabes Medan hingga 2003 lalu diangkat sebagai Direktur Reskrim Polda Jatim.
Sebelum memperoleh pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), Badrodin harus melalui Kapolwil Tabes Semarang Polda Jawa Tengah (Jateng) pada 2004. Hanya sekira 11 bulan, Badrodin kemudia dipercaya sebagai Kapolda Banten.
Di akhir 2005, Badrodin dipromosikan sebagai Seslem Lemdiklat Polri, kemudian pada 2006 dipercaya untuk menjabat Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) dan pada 2008 diangkat sebagai Direktur I/Kam Dan Trannas Bareskrim Polri dan pada 13 Februari dipercaya untuk menjabat Kapoldasu menggantikan Irjen Pol Drs Nanan Soekarna. “Selama bertugas sebagai anggota Polri, Kapolda Sumut yang baru ini memiliki tanda jasa SL Seroja dan pernah ditugaskan ke Kamboja,” jelas Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Baharudin, Kamis (19/2/2009) yang lalu.
Sekaitan dengan itu, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara telah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi Bupati Toba Samosir (Tobasa), Drs Monang Sitorus SH MBA senilai Rp.3 miliar yang bersumber dari Kas Daerah 2006 dengan dalih untuk biaya panjar pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Hal itu merupakan perbuatan melawan hukum sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) Jo pasal 3 UU Nomor 20 Tahun2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Sekretaris Jenderal, Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM Tapanuli Corruption Watch atau LSM. TCW, Ir. Ivan Djonggi Napitupulu mengharapkan kepada Kapolda Sumut dan Kejari yang sama-sama baru dilantik agar menuntaskan Kasus dugaan Korupsi Bupati Toba Samosir Drs Monang Sitorus SH MBA.
Masyarakat Toba Samosir khususnya Daerah ibukota Kabupaten Tobasa yakni, Balige mengharapakan bahwa hukum adalah sebagai panglima dan tanpa terkecuali tanpa pandang bulu.
“kami heran kenapa kasus dari Bupati Tobasa sangat lamban ditangani, ada apa dengan Bupati Tobasa,” sebutnya sejumlah masyarakat Tobasa termasuk Pegawai Negeri Sipil atau PNS di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir.
Ir.Ivan djonggiNapitupulu mengatakan, Untuk Kapolda dan Kejati Sumut yang baru dilantik, kumenanti dan kutungguh bahwa Hukum itu adalah sebagai Panglima. Horassss…..
Pencarian pada artikel ini:
- Irjen Pol Badrodin Haiti
- profil badrodin haiti
- badrodin haiti
- alamat kantor kapolda sumut
- alamat kantor polda sumut
- Profil Irjen Pol Badrodin Haiti
- alamat kapolda sumatera utara
- kapolda metro jaya 1985
- irjen pol drs badrodin haiti
- luhut panjaitan toba sejahtera










natuani do holan hepeng ni pamarenta namago nadidok korupsi, natape songon i ditonga-tongani masyarakat nga masa hata korupsi on. Nga masa nuaeng on salah pengertian BISUK, DANG MAUS DITORU NISAMPURAN gabe adong turun NILAI ni hatai. Alana manakko, mangangkali, memeras pe nga didok jolma nueng bisuk. Disuru simatuana helana mangluli mobil ala kawin paribanna nga tong dikomisi i, dohot lam naasing. Jadi molo jujur hita, sude lini nian nga ingkon paresoonta. Asa lam denggan sude, unang sai mandok halak korupsi hape nitape namirip tusi taulahon. Toho mai korupsi on, ingkon do mago.