Terjadi di Tobasa, Calon Legeslatif “pasang strategi rekrut suara dengan mendistribusikan” Pupuk Bersubsidi
Maret 20, 2009
Media Online Bersama Toba dot Com – Untuk mencapai swasembada pangan pada Tahun 2009, tampaknya hanyalah sebuah retorika. Hal tersebut di sebabkan dari puluhan hektar yang di usahai petani di setiap Desa di Kabupaten Toba Samosir mengalami puso karena kekurangan pupuk.
Banyak petani yang ada di setiap Desa tidak mendapat pupuk bersubsidi yang telah di sediakan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir untuk petani terutama petani sawah.
Seperti yang ada di Kecamatan Laguboti, Kecamatan Porsea, Kecamatan Siantarnarumonda dan Kecamatan Parmaksian, padi menguning pada usia beberapa minggu semenjak masa tanam berlalu.
Kemudian Petani juga sangat meyesalkan pembentukan kelompok tani dengan menyusun RDKK, bahwa menurut mereka bahwa setiap anggota kelompok tani akan mendapatkan jatah pupuk bersubsidi namun kenyataannya hanyalah isapan jempol belaka.
Dikatakan pengawasan terhadap penyaluran pupuk itu tidak ada. Ironisnya pupuk bersubsidi itu dibagi-bagikan Caleg secara gratis.
“Justru caleg-caleg itu yang dapat pupuk bersubsidi kenapa kepada kami tidak ada?” tanya sejumlah petani.
“Molo adong do sian pamarenta boasa ma dang di pasahat tu hami, dohot boasama dang boi hami marsali tu angka ketua kelompok tani apala saminggu, naingkon lunas-lunas do dibayarhon tu penyalur pupuk i?” Tanya orang tua tersebut dengan bahasa daerah Batak.










terus pantau kegiatan kampanye, bila ada yg melanggar laporkan
bahaya..inilaha jadinya jika pemimpin tidak ada basic intelektualnya, mdh2an jgn terjadi lagi, kasihan tobasa, utk rakyat tobasa nanti pemilihan ,pilihlah wakilmu yg bisa kepercayaan, pintar, smart, jujur, jgn asal pilih, jgn mentang2 saudara jadi lanngsung pilih