Tandok Raksasa
Oktober 15, 2009
Media Online Bersama Toba dot Com- “Mari kita lestarikan dan pertahankan kebanggaan kita pada nilai dan seni budaya,” sebutnya Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris Daerah Propinsi RE. Nainggolan pada saat pembukaan Pesta Danau Toba Tahun 2009 yang ditandai dengan pemukulan gondang batak bertempat di Open Stage Parapat – Sumatera Utara.
Dalam sambutan Gubsu dikatakan, mari kita sukseskan Pesta Danau Toba 2009 untuk mempromosikan potensi budaya dan pariwisata di Sumatera Utara, juga kita jadikan sebagai ajang seni, budaya, pariwisata andalan Sumatera Utara sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi antar etnis yang ada dengan berbagai budayanya.
Dalam acara itu, kontingen Kabupaten Toba Samosir menampilkan atraksi yang menakjubkan para penonton yaitu dengan hadirnya patung sigale-gale raksasa yang sedang menortor di tengah open stage tersebut dan tidak kalah menariknya lagi yaitu adanya tandok raksasa yang berukuran tinggi sekitar 2 meter dan diameter 65 cm.
Tandok raksasa tersebut hasil anyaman Reni br. Manurung dan diserahkan kepada Sekdaprop Sumatera Utara RE Nainggolan.








Adat budaya batak sangat beragam, unik dan menarik, oleh karena itu hendaklah kita dapat menjaga dan melestarikan budaya kita yang merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia,
saya mau bertanya, apakah tandok raksasa itu memang ada dari sejak zaman nenek moyang kita,…? kalau memang ada, ini sangat unik dan menarik, dan kalau tidak ada hendaknya janganlah diada-adakan karena akan merusak budaya dan satu hal lagi tentang sigale2 berukuran besar, kita sama2 tau bahwa sigale2 itu adalah patung kayu yang dibuat menari dan memiliki cerita yang jelas, tapi mengapa sekarang ada sigale2 yang dimainkan oleh manusia….?????? seolah2 sigale2 menjadi permainan wayang, hal ini tentu menyalahi sejarah sigale2…
mohon di cermati…..!!!!!!!!!
so amazing….
OMG…Wah…unik bener.
Berat gak ya?