Perempuan Batak, Ulet dan Tangguh.
Mei 20, 2008
Memang benar perempuan Batak terkenal gigih dan ulet bekerja untuk membantu suami mencari nafkah, pokoknya mereka ada dimana-mana terlihat seperti dalam gambar inang boru Simangunsong harus berjalan kaki dengan jarak tempuh 25 Km dari huta gala-gala ke pusat kota Balige hanya untuk menjual “sahirang karupuk” (“satu keranjang Kerupuk.red”) buatan sendiri terbuat dari “gadong hau”, (“ubi kayu.red”).
Suaminya bermarga Simanjuntak yang bekerja sebagai petani yang dikaruniai sembilan orang anak, “ beginilah setiap harinya untuk membiayai anak sekolah sebelum panen dari sawah,”sebutnya inang boru Simangunsong.
Anaknya yang dibiayai untuk sekolah hanya tiga orang lagi, yakni satu orang di SMP, satu orang di STM dan satu orang di SMA Swasta dengan biaya sebesar Rp.270 ribu per bulan lain dengan buku-buku tulis atau buku bacaan.
“molo borngin nai mar singgang ma ahu di lage podoman i, mangido tu Tuhan i asa di ramoti hami diakka ulaon nami si ganup ari,” sebutnya dengan bahasa daerah Batak
Anakkon hi do, dohot hahipason do, hamoraon diahu….!, Bravo… untuk perempuan Batak..Horas…!.





alai anggo au saonari on ndang buatonhu be boru batak ba …
nga sae be sada ate ????
baca juga “ulu ni gulamo” di
http://rapmengkel.wordpress.com
par surabaya