Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Musrenbang, Pemerintah masih belum berpihak terhadap aspirasi masyarakat Tobasa.

Agustus 25, 2008

Tobasa, Media Online Bersama Toba dot Com = oleh, Ir.Ivan Napitupulu Blogger Batak sian Balige Raja = Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang di Kabupaten Toba Samosir dinilai sejumlah pihak hanya untuk menghabiskan anggaran. Pasalnya, hasil Musrenbang Pemerintahan Kabupaten Toba samosir masih mengabaikan aspirasi masyarakat Toba Samosir sendiri.
kantor toba samosir
Banyak Masyarakat Tobasa menduga bahwa perencanaan kegiatan yang ditampung berdasarkan titipan dari beberapa oknum atau golongan yang hanya menguntungkan pribadi dan kelompoknya.

Seperti diketahui sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan atau BAPPEDA Kabupaten Toba Samosir dalam menentukan kebijaksanaan dibidang Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan melakukan penyusunan Program atau Kegiatan Pembangunan daerah dengan melibatkan masyarakat dan menyelaraskan rencana pembangunan yang dihasilkan masing-masing jenjang pemerintahan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tahun 2006.

Pemerintahan KabupatenToba Samosir menyelenggarakan Musrenbang yang dilaksanakan pada tanggal 28 sampai 29 Juni 2006 yang lalu, yakni forum antar pelaku dalam rangka menyusun rencana-rencana pembangunan daerah yang diikuti oleh unsur Pemerintahan, DPRD dan juga masyarakat dengan tujuan menyerap aspirasi dari seluruh masyarakat.

BAPPEDA melaksanakan Musrenbang mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat Kabupaten dan akhirnya menghasilkan daftar prioritas program atau kegiatan.
Kemudian Hasil Musrenbang adalah Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD yang kemudian ditetapkan Peraturan Bupati Toba Samosir, yang kemudian RPKD merupakan dasar dalam penyusunan RAPBD dan dilanjutkan dan ditetapkan menjadi APBD Tahun 2007.

Pada kenyataannya kegiatan daerah dalam APBD tidak berdasar pada hasil pembahasan yang cermat sesuai dengan aspirasi masyarakat. Hal ini terjadi karena Panitia Anggaran Eksekutif dalam menyusun RAPBD tidak berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD yang merupakan hasil Musrenbang, dan bukan itu saja Pemimpin atau anggota DPRD dan Bupati Toba Samosir dalam menyetujui dan menetapkan APBD tidak berpedoman pada ketentuan tentang system Perencanaan Pembangunan Nasional.(*.)

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Batalkan, Tender Asuransi Rp.750 juta di DPRD Tobasa, diduga belum ada Perda.
>>Pengadaan Asuransi Kesehatan Tobamas TA.2008 ditunda, belum ada Perda >>Pengadaan Asuransi DPRD Tobasa T.A 2006, penunjukan langsung Balige, Kantor DPRD Tobasa, Media online Bersama Toba dot Com

Hebat…! Pinjam Bus Tobamas, aksi damai buruh FSBSI 1992 ke Kantor Bupati.
Koperasi Pengangkutan Umum Tobamas,”siapa saja masyarakat boleh minjam dan mempergunakan bus tersebut baik itu penyampaian aspirasi atau pun yang lainnya asal jangan tidak

SMTK SETIA Narumonda Tobasa, aksi damai di DPRD.
Balige, Media Online Bersama Toba – Ratusan Siswa/i SETIA atau Sekolah Menengah Teologi Kristen Cabang Narumonda Kecamatan Siantar Narumonda Kabupaten Toba Samosir mengadakan aksi damai

Polsek Silaen Periksa Ketua DPC Partai Kedaulatan Tobasa
Tobasa, Media Online Bersama Toba dot Com - Kemarin Kamis (6/11) terkait penyitaan pupuk bersubsidi tanpa dilengkapi dokumen yang dibagikan kepada masyarakat Desa

Kejatisu, Pejabat tidak perlu takut dalam melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa, sepanjang tetap Konsisten.
>>Hampir 90% terdapat penyelewengan Uang Negara dalam pengadaan Barang/Jasa Penerangan Hukum kepada masyarakat dan pembinaan masyarakat terkait Pengadaan Barang/Jasa dilingkungan Pemerintahan salah satu tujuan diadakannya Sosialisasi

Komentar

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak