Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Masyarakat Batak, Etika itu berbeda dengan Hukum.

Agustus 23, 2008

Oleh, Ir.Ivan Napitupulu Blogger Batak, Balige, Kab- Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com = Apa tujuan seorang produsen dalam berusaha? Jawabnya adalah uang, Dollar atau Ringgit sitio.
gambar perusahaan yang baik
Ini adalah alasan besar, mengapa seorang produsen atau pengusaha orang Batak mau bersusah-payah bekerja siang dan malam. Namun sayangnya, tidak semua pengusaha di Negeri ini menggunakan cara yang etis untuk mencapai tujuannya.

Ada perusahaan yang bersedia menyuap pejabat untuk memperlancar bisnisnya, Ada perusahaan yang tega mencemari lingkungan dan membuat masyarakat yang tinggal disekitarnya sakit, Ada pula perusahaan yang mengambil hasil bumi sebanyak-banyaknya dan setelah hasil bumi tersebut habis mereka pergi meninggalkan masyarakat dengan setumpuk masalah bencana alam. Dan hal ini tanpa kita sadari mungkin sudah terjadi di Tano Batak.

Perhatikan pengusaha Lapindo Sidoarjo, masyarakat disana sangat sengsara dan mudah-mudahan penderitaan masyarakat Sidoarjo diperhatikan oleh Pemerintah Pusat. Bagaimana pula pengusaha di Bona ni Pasogit on seperti PT Toba Pulp Lestari atau TPL dan PT Inalum.

Seperti Perusahaan PT Toba Pulp Lestari atau TPL yang tidak perduli dengan Retribusi Pengawasan Ketenaga-Kerjaan bidang Kesehatan pada Tahun Anggaran 2007, Retribusi sebesar Rp.12 juta belum dibayarkan kepada pemerintah Kab Tobasa.
Kepala Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi, Posman Marpaung SH mengatakan sudah sampai tiga kali menyurati pihak PT.TPL untuk membayarkan tunggakan tersebut, namun pihak perusahaan itu tidak perduli.

Nah.., bagimu Orang Batak mari kita lihat bersama-sama sikap dari PT.TPL untuk pemerintah saja sudah “bandal” apalagi untuk masyarakat sekeliling wilayah atau-pun kawasan daerah Habinsaran dan Borbor, “apakah anda orang Batak di seluruh dunia percaya akan pelayanannya perusahaan TPL terhadap masyarakat Batak ??????,” tandasnya Djonggi Napitupulu Aktivis LSM di Tano Batak.

Berbagai kasus yang terjadi ini membuat masyarakat Batak seringkali mempertanyakan masala etika. Etika itu berbeda dengan hukum, meskipun banyak pembesar sering menyama-ratakannya. Hukum merupakan peraturan dan pemerintah yang wajib ditaati, sementara etika lebih lebih kepada kesadaran individu untuk menghargai orang lain. Ada aspek-aspek kehidupan yang belum diatur hukum. Untuk masalah ini, etika dapat membantu seorang pengusaha dalam mengambil keputusan.

Masyarakat Batak, mendefinisikan etika secara sederhana sebagai studi mengenai hak dan kewajiban manusia, peraturan moral yang dibuat dalam pengambilan keputusan dan sifat alami hubungan di antara manusia. Etika dalam bisnis sangatlah penting agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan. Bagi pengusaha, etika juga sangat penting. Karena bila ia tidak memengang etika, dalam jangka panjang, tidak ada orang yang mau berbisnis dengannya. Untuk memahami etika dalam bisnis, kita harus menganalisis hal-hal nilai, hak, kewajiban, peraturan dan hubungan kepada masyarakat setempat. (*)

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Ulos Batak, mendapat perlindungan secara Hukum.
>> Hak Cipta, selama pencipta hidup >> Hak Budaya, selama Budaya itu ada. Ulos Batak adalah sebagai identitas, ada orang mengatakan ulos Batak adalah sebagai Budaya, Adat,

Pengadilan Agama Kabupaten Toba Samosir, Anggaran untuk Penyuluhan tidak Transparan.
Kegiatan Tahun Anggaran 2008, Penyuluhan Hukum yang dilaksanakan Senin (5/5) di Balige, BersamaToba dot Com ( Ir.Ivan Napitupulu ) Selasa (6/5) berkunjung ke Kantor

Golongan si Raja Batak Parbaringin Malim Martonggo, untuk melindungi Tanah Batak dan Masyarakat Batak.
Golongan Siraja Batak Parbaringin Malim Marsada dengan ketuanya Raja Sampuara Marpaung beserta seluruh anggotanya yang datang dari seluruh Nusantara melakukan doa (tonggo) dan permohonan kepada

Polri, diantara Aksi demo Mahasiswa dengan Protes Sosial di Negeri ini.
>>BBM naik, Mahasiswa menolak kebijakan Pemerintah >>Polri, Serbu ke kampus bakal ada pion-pion yang harus dikorbankan Apa makna yang kita tangkap dan serap dari

Nilai Budaya yang Utama pada Orang Batak Toba
Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com -Untuk mendeskripsikan atau secara Antropologis sejumlah Nilai Budaya Yang Utama pada Masyarakat Batak Toba yakni, KEKERABATANYang

Komentar

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak