Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Di Toba Samosir pupuk langka, petani khawatir produksi tanam berkurang.

Mei 22, 2008

>>Komisi Pengawas Pupuk bekerja sama dengan Polres Tobasa

>>James Silaban, mengaku quota berkurang sekira 1400 ton.

>>Distributor UD Tani Jaya, Jatah 5kg/pupuk

James Silaban, Sekretaris Komisi Pengawas Pupuk (KPP) di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara mengatakan kelangkaan Pupuk bersubsidi di daerah ini akbibat quota berkurang sekira 1400 ton dari tahun yang lalu.
Menurutnya Dinas Pertanian Kabupaten Toba Samosir seharusnya sudah dapat menetapkan alokasi pupuk berdasarkan musim tanam, sehingga masalah pupuk di Kabupaten Toba Samosir dapat ditanggulangi.gbrjames.JPG
“akibat tidak dapat ditetapkannya alokasi pupuk berdasarkan musim tanam, maka dampaknya 7000 hektar lahan, kekurangan pupuk dalam 1 tahun, ” sebutnya Silaban kepada Bersama Toba dot Com, kamis (22/5) di ruang kerjanya.
James Silaban yang juga Kepala Bagian Perekonomian mengatakan telah membuat surat Flexibel kepada pihak produsen bahkan Bupati Toba Samosir telah memohonan bantuan ke Gubernur Sumatera Utara terkait langkahnya pupuk di daerah Tobasa.
Jadi upaya telah dilakukan dengan membuat tindakan untuk penggantian satu Distrubutor, lantaran disinyalir adanya kecurangan para distributor di kabupaten Tobasa.
Bukan itu saja Komisi Pengawas Pupuk sudah bekerja sama dengan pihak Polres Tobasa dalam mengawasi pendistribusian pupuk.

Diwaktu dan tempat yang berbeda, masyarakat Desa Huta Bulu, Desa Hinalang, Desa Pagar Batu kecamatan Balige, kecamatan Lumban Julu, mengatakan sudah tiga bulan terakhir kelangkaan pupuk bersubsidi, “kekurangan pupuk mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak normal sehingga hasil panen turun drastis 30 persen dari hasil panen sebelumnya,”sebutnya Sirait warga petani di Lumbanjulu

Mereka khawatir, produksi dari ratusan hektar perkebunan jagung, jeruk, cabai dan sayur mayur akan menurun yang berdampak terhadap penghasilan petani, “ ini sudah terbukti dengan hasil tanaman jagung yang menghasilkan, 4,8 ton per hektar yang pada biasanya 7 ton per hektar, ” imbuhnya.

Sedangkan di desa Hinalang, Pagarbatu (huta ni si TB Silalahi) warga mengatakan sudah dua bulan berlalu masa tanam namun hingga kini padi kami belum dipupuk.
Mereka katakan, setiap kali masyarakat membeli pupuk ke UD Tani Jaya yang dikenal sebagai Distributor pupuk kami hanya dijatah membeli 5 kg pupuk, hal kelangkaan pupuk ini sudah dimulai pada awal tahun 2008.

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Diklat Konservasi, untuk meningkatkan SDM Pertanian Toba Samosir.
>>Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir, dua komoditi unggulan. Pelaksanaan Diklat Konservasi Usaha Tani atas kerjasama antara Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir dengan Pemerhati Pembangunan Toba Samosir

Camat Tampahan, Himbau Perantau perhatikan lahan tidak Produktif.
>>Ternyata masyarakat Tampahan, berikan lahan 10 Ha untuk tanam Jagung. >>Desa Tangga Batu Barat, Tanam Haminjon 25 Ha. Camat Tampahan, B.Lumban Toruan S.sos menjelaskan seputar hal “tawaran”

Ada apa sebenarnya, Jagung di kabupaten Toba Samosir…?
Kini, Kabupaten Toba Samosir sudah berusia sembilan Tahun pada tanggal 09 Maret 2008, selama kepemimpinan Bupati Kabupaten Toba Samosir Sintua Drs Monang Sitorus SH

Dinas Pertanian Toba Samosir, “mapultak gambiri” dalam memberhasilkan Program Pengembangan Jagung.
>>Camat Tampahan, “beri tawaran” lahan 190 (Ha) untuk tanam Jagung. >>Kabag Humasy Tobasa, wartawan yang berminat hubungi Camat Tampahan. >>Kepala Dinas Pertanian Ir.Horas Silitonga,

Ratusan Buruh dan Masyarakat Tobasa, demo ke Kantor Bupati.
Sekira ratusan masyarakat dan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 kabupaten Tobasa (F.SBSI 1992), Senin (28/4), mengadakan unjuk rasa ke Kantor

Komentar

2 Responses to “Di Toba Samosir pupuk langka, petani khawatir produksi tanam berkurang.”

  1. Maulina br sirait on Mei 23rd, 2008 15:48

    Salam kenal..baru tau web ini dari web parmalim.com, s’moga web ini maju terus & kita tetap setia menunggu berita selanjutnya.

  2. Silaban Brotherhood on Juli 4th, 2008 14:02

    Di Toba Samosir pupuk langka, petani khawatir produksi tanam berkurang…

    >>Komisi Pengawas Pupuk bekerja sama dengan Polres Tobasa
    >>James Silaban, mengaku quota berkurang sekira 1400 ton.
    >>Distributor UD Tani Jaya, Jatah 5kg/pupuk
    James Silaban, Sekretaris Komisi Pengawas Pupuk (KPP) di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Ut…

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba
Gambar danau toba batak