Ketabahan hati sang Nelayan, di Danau Toba.
Juni 22, 2008
>>Oleh: Elisabet Simanjuntak
>> Nelayan merupakan pekerjaan turun temurun
>> Nelayan menangkap ikan dengan jaring net diatas sebuah Sampan
>> Mata pencaharian desa Meat adalah, Nelayan, Bertani dan Tenun Ulos.
Read more
Sekelompok anak di huta, “bermandi” kasih sayang.
Juni 21, 2008
>>Oleh:Elisabet Simanjuntak AA.
>>Bahagianya semasa kanak-kanak.
>>Anak-anak dihuta maupun di kota, kebahagiaan bermacam-macam. Read more
Wisata Danau Toba, Keajaiban Dunia di Depan Mata.
Juni 14, 2008
Salah satu keajaiban dunia itu ada di depan mata, Danau Toba.!, lengkapi kunjungan Anda ke Danau Toba Lumban Silintong Balige Kabupaten Toba Samosir, pendamping tertinggi didunia.Berikut laporan Elisabet Simanjuntak langsung dari Lumban Silintong Balige. Read more
Siasati, memberi obat pada si kecil
Juni 8, 2008
>>Oleh:Elisabet Simanjuntak Asisten Apoteker.
>>Rayuan dan bujukan manja pada si kecil.
Kita sering kali kewalahan memberikan obat pada si kecil, selain rasa yang pahit, bau yang tidak enak dan amis sering membuat si kecil menolak obat yang diberikan. Read more
Siklus kehidupan, turun -temurun.
Juni 7, 2008
>>Oleh: Elisabet.Simanjuntak
>>si Kecil mirip aku……!
>>Gen, yang sudah diwariskan.
Pada saat, sanak saudara berkunjung melihat bayi lahir sering kita dengar “komentar”, “Lihat matanya, mirip sekali Bapaknya.” Atau
“Cantik ya…hidungnya mancung seperti mamanya.!” Read more
BersamaToba.com dengan Wajah baru
Juni 1, 2008
Kembali BersamaToba,com semakin memperbaiki tampilan layout dan menambah fitur layanan yang dapat memudahkan para pengunjung untuk menikmati tulisan di BersamaToba.com. Seperti yang anda lihat, tampilan BersamaToba.com telah berubah menjadi lebih lebar menyesuaikan dengan resolusi layar yang sering dipergunakan saat ini oleh sebagian besar pengguna internet. Demikian pula untuk kemudahan navigasi di website ini, kami menambahkan halaman Arsip dan Blog. Read more
Sketsa masyarakat : bu guru si tukang “encing”
Mei 28, 2008
Nah..beginilah jalan ceritanya,
Salah seorang guru, disalah satu sekolah kejuruan di Kabupaten Toba Samosir, sebut saja namanya Nelly (26), perantau dari daerah Rantauparapat Sumatera Utara, bila lelaki melihat sepintas wajahnya akan “tergiur” oleh kecantikan wanita yang berfropesi guru ini, cuma disini kan ada moral, etika, aturan, agama dan sejuta keterbatasan manusia.
Dimata lelaki dewasa, Nelli begitu sempurna dan diam-diam dibawah umur menyukainya bahkan terang-terangan Bandot tua menggodahnya.
Nelly terkenal “galak” bak sadis bahkan dijuluki oleh siwa-siswinya guru itu disebut si “Baling”, kenapa..?. Read more
“Ulos Batak”, dikenal sebagai Jati diri orang Batak sesuai Budaya dan Adatnya.
Mei 25, 2008
>> Jenis Ulos Batak dan Fungsinya.
Orang Batak sudah dikenal sebagai “Bangso”, kenapa..?
Dahulu sudah memiliki Kerajaan sendiri, Mardebata Mulajadi Nabolon (“pencipta yang maha besar”), memiliki Surat Aksara Batak, dan sudah pernah memiliki Uang tukar yakni Ringgit Batak (“Ringgit Sitio Suara”), uning-uningan namarragam (“musik”), memiliki Budaya Adat, dan mempunyai Hukum.
Namun sekarang ini sudah menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, bahkan orang Batak Toba sudah banyak yang tidak mengetahui bahasa daerahnya sendiri, melihat perkembangan teknologi sekarang ini, tor-tor Batak sudah banyak yang tidak mengetahuinya, bahkan dewasa ini Ulos Batak tidak dikenal jenis-jenis dan Fungsinya.
2 Musa 19 ayat 10:
Dung i didok Jahowa ma tusi Musa laho maho tumopot bangso i jala urasi nasida sadarion dohot marsogot asa ditatap nasida Ulos na.
Dengan dasar ini Bersama Toba dot Com, mensosialisasikan Jenis dan Fungsi Ulos Batak:
I.Ulos Antak-Antak, dipakai selendang orang tua melayat orang meninggal, dan dipakai sebagai kain dililit/ hohop hohop waktu acara manortor. Read more
Ulos Batak, mendapat perlindungan secara Hukum.
Mei 24, 2008
>> Hak Cipta, selama pencipta hidup
>> Hak Budaya, selama Budaya itu ada.
Ulos Batak adalah sebagai identitas, ada orang mengatakan ulos Batak adalah sebagai Budaya, Adat, Tradisi, Kegiatan Ritual, Kebiasaan dan Peninggalan, hal ini semuanya ada benarnya.
Perlukah atau dapatkah, Ulos Batak mendapat perlindungan secara hukum…?, apa dasar hukum perlindungan Ulos Batak.
Bersama Toba dot Com, membeberkan atau pun mensosialisasikan bahwa apa itu Dasar Perlindungan Ulos Batak.
UUD RI 1945, ps 18b ayat (2) dinyatakan, Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisional sepanjang masih hidup dan sesui dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara kesatuan Republik Indonesia yang diatur dengan undang-undang. Read more
Menyaksikan Ihan Batak keramat, di Bondol Kabupaten Toba Samosir.
Mei 20, 2008
FEATURE
>>oleh:Elisabet.Simanjuntak, Asisten Apoteker<<
>>IHAN BATAK YANG DIKERAMATKAN<<
>>SEBUAH BATU DIPINGGIRAN GOA<<
>>DAUN SIRIH DISEKITAR GOA BATU<<
Ketika berkesempatan ke Desa Bonan Dolok (“Bondol”), kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Propinsi Sumatera Utara, Bersama Toba dot Com Selasa (20/5) melihat sebuah sungai Sirambe Nauli dimana terdapat sekumpulan “ Ihan Batak “, konon dikabarkan sudah ada yang berumur hingga ratusan tahun, bahkan di informasikan Ihan Batak yang ada di sungai Sirambe itu ada yang berukuran besar, bagi masyarakat setempat bahwa Ihan Batak tersebut dianggap keramat.
Memasuki Desa Bonan Dolok (“Bondol”) dengan jarak tempuh kurang lebih satu jam dari pusat kota Balige, suasana damai segera terasa.
Kehidupan sudah berdenyut mewarnai desa yang terletak di kaki gunung , Desa Bonan Dolok jalan menujuh kesana sangat rusak parah disepanjang jalan hampir semuanya jalan rusak, menyusuri desa Bonan Dolok ditemukan sebuah sungai Sirambe Nauli yang sudah dibentuk sedemikian rupa sehingga tampak seperti sebuah kolam panjang. Read more



