Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Mesin filter Aqua Care System, miliknya Tobasa, bantuan dari Negara Jerman.

Mei 27, 2008

>>Aqua Care System , Air siap untuk diminum

>>Aqua Care System, biaya perawatan sebesar Rp.50 juta

Di Kabupaten Toba Samosir tepatnya di Balige depan kantor Dinas Perhubungan dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga, ada tiga Aqua care system, siap untuk diminum hal ini adalah bantuan dari Lembaga Peduli Generasi Pemuda dari Negara Jerman.
gbrcare.JPG
Bantuan Mesin Filter dari Negara Jerman yang diserahkan Tahun 2005 oleh Lembaga Peduli Generasi Muda Kepada Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, dengan adanya aqua care system sangat membantu masyarakat Balige dan khususnya bagi masyarakat yang mempergunakan isi ulang air bersih siap untuk diminum, “coba bayangkan hanya untuk isi ulang air bersih sebesar Rp.5000/gallon, pada hal kita sudah buat tiga unit aqua Care system yang dapat dipergunakan oleh masyarakat tanpa ada pungutan biaya, ” paparnya Guntur Nainggolan Pegawai Negeri di Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Toba Samosir kepada Bersama Toba dot Com kemarin Senin (26/5) di ruang kerjanya. Read more

Di Toba Samosir pupuk langka, petani khawatir produksi tanam berkurang.

Mei 22, 2008

>>Komisi Pengawas Pupuk bekerja sama dengan Polres Tobasa

>>James Silaban, mengaku quota berkurang sekira 1400 ton.

>>Distributor UD Tani Jaya, Jatah 5kg/pupuk

James Silaban, Sekretaris Komisi Pengawas Pupuk (KPP) di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara mengatakan kelangkaan Pupuk bersubsidi di daerah ini akbibat quota berkurang sekira 1400 ton dari tahun yang lalu.
Menurutnya Dinas Pertanian Kabupaten Toba Samosir seharusnya sudah dapat menetapkan alokasi pupuk berdasarkan musim tanam, sehingga masalah pupuk di Kabupaten Toba Samosir dapat ditanggulangi.gbrjames.JPG
“akibat tidak dapat ditetapkannya alokasi pupuk berdasarkan musim tanam, maka dampaknya 7000 hektar lahan, kekurangan pupuk dalam 1 tahun, ” sebutnya Silaban kepada Bersama Toba dot Com, kamis (22/5) di ruang kerjanya.
James Silaban yang juga Kepala Bagian Perekonomian mengatakan telah membuat surat Flexibel kepada pihak produsen bahkan Bupati Toba Samosir telah memohonan bantuan ke Gubernur Sumatera Utara terkait langkahnya pupuk di daerah Tobasa. Read more

Kenaikan BBM, menjadi sebuah beban dikalangan masyarakat.

Mei 21, 2008

>>Oleh: Elisabet.Simanjuntak.<<

Dikabarkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan naik sebasar 28,7%, hal ini sangat meresahkan kalangan masyarakat menengah ke bawah. Sejumlah masyarakat di Kabupaten Toba Samosir, “bingung” dengan kebijakan pemerintah dimana dengan kenaikan BBM ini, pastilah akan memicuh kenaikan harga barang yang lain.

Misalnya Sembako, kita dapat mendengarkan keluhan masyarakat di Negeri yang tercinta ini, walapun kebijakan yang dibuat pemerintah dengan pemberian “Bantuan Langsung Tunai” (BLT) dan Raskin tidak akan membuat masyarakat “puas”, pada hal masyarakat menginginkan bagaimana pemerintah untuk menciptakan suatu lapangan kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Read more

Perempuan Batak, Ulet dan Tangguh.

Mei 20, 2008

Memang benar perempuan Batak terkenal gigih dan ulet bekerja untuk membantu suami mencari nafkah, pokoknya mereka ada dimana-mana terlihat seperti dalam gambar inang boru Simangunsong gbrjualkeripik.JPGharus berjalan kaki dengan jarak tempuh 25 Km dari huta gala-gala ke pusat kota Balige hanya untuk menjual “sahirang karupuk” (“satu keranjang Kerupuk.red”) buatan sendiri terbuat dari “gadong hau”, (“ubi kayu.red”).

Suaminya bermarga Simanjuntak yang bekerja sebagai petani yang dikaruniai sembilan orang anak, “ beginilah setiap harinya untuk membiayai anak sekolah sebelum panen dari sawah,”sebutnya inang boru Simangunsong. Read more

Ulos Batak, kekayaan Budaya Batak

Mei 20, 2008

Sektor Pendukung PERINDUSTRIAN.

>>Pengerajin Ulos Batak

Inang boru Butar butar Pengerajin ulos di Lumban Gala gala, kecamatan Balige, kabupaten Toba Samosir, propinsi Sumatera Utara, sedang mengerajin ulos Ragu Huting ,”selama dua minggu lamanya sedikitnya tiga ulos siap untuk dikerjakan,” katanya kepada Bersama Toba dot Com , Selasa (20/5) di Huta Lumban gala-gala.
gbrpengrajin.JPG
Dikatakan harga Ulos Ragi Huting sebesar Rp.400 ribu, kemudian menurutnya macam-macam dari ulos adalah seperti Ulos Padang Ursa, Ulos Ragi Harangan, Ulos Bintang Maratur, UlosPinuncaan, Ulos Tumtuman, Ulos Ragi Pakko, Ulos Tutur-tutur, Ulos Pinan Lobu-lobu, Ulos Antahantak, Ulos Ragi Huting, Ulos Suri-suri Ganjang, Ulos Bolean, Ulos mangiring, Ulos Sibunga Ambasang, Ulos Sitolu Tuho, Ulos Simpar, dan Ulos Sibolang Rasta Pamontari. Read more

Minyak tanah mahal..!. Marsoban tu Dolok Lbn Silintong.

Mei 13, 2008

>> Barita sian Huta….! <<

“Ai di ingot ho dope ditikki dakdanak na di parsobanan i,” sebagian syair lagu tembang kenangan yang dinyanyikan oleh penyanyi melankolins Viktor Hutabarat yang berjudul Na di Parsobanan i.
gbrsoban-2.JPG
Sekaitan dengan lagu tembang kenangan itu, inang boru Sinaga yang berdomisili di tepi pantai Danau Toba yang begitu indah dan permai panoramanya tepatnya Desa Lumban Silintong Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir Propinsi Sumatera Utara kepada Bersama Toba dot Com Senin (12/5) mengatakan sedikitnya empat ikat Soban ( “Kayu api.”) yang sedang dijinjingnya dipergunakan untuk memasak nasi dan air minum, “memang enak nasi itu jika dimasak dengan kayu api,”sebutnya inang boru Sinaga yang suaminya bermarga Siahaan. Read more

Trasaksi Ekonomi, Par rengge-rengge

Mei 2, 2008

jualkunyit.JPGparenggejual.JPGparenggebeli.JPG

Seperti dalam gambar, per rengge-rengge berjualan, bawang, sayur-sayuran dan lain sebagainya, demi anaknya sedang kuliah di Jakarta, foto ini diambil saat memperingati Hari Pendidikan Nasional Jumat 02 Mei 2008 di Balige percis di belakang Tribun lapangan Sisingamangaraja XII Balige, “anak kon hi do hamoraon di ahu,”ujar inang br Simatupang asal dari desa Paranginan Kabupaten Humbang Hasundutan, mar rengge-rengge ( dagang dipinggir jalan.red) di Balige

Par rengge-rengge, di Pelabuhan Balige

Mei 2, 2008

jualbawang.JPGpedagangrengge.JPGPar rengge-rengge ( pedagang kecil.red) Jumat (2/5) disekitar Pelabuhan Balige, ini terjadi sekali seminggu di Balige ibu kotanya Kabupaten Toba Samosir.

Par-rengge-rengge ( pedagang kecil.red ) berbagai asal daerah seperti Kabupaten Humbahas, Tapanuli Utara dan Samosir bahkan dari desa-desa di Kabupaten Toba Samosir berdagang disekitar Pelabuhan Balige yang sampai berita ini diangkat eceng gondok di dermaga itu belum dibersikan.

Ada yang berdagang Kunyit, sayur-sayuran, bawang dan lain sebagainya, namun uniknya tak satu pun yang berdagang Jagung.

Pada hal seperti kita ketahui Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir yang selalu mendengung-dengungkan “Jagung”

“ Milyaran rupiah jagung di Kabupaten Toba Samosir yang dikelola oleh Dinas Pertanian, satu tongkol jagung pun tidak ada di jual di sekitar pelabuhan ini apa-apan ini pada hal saya datang dari luar daerah ke Balige hanya untuk membeli jagung,”sebutnya seorang opung-opung dari desa Siboruon kecamatan Balige. Read more

Di Kabupaten Toba Samosir, Paskah identik dengan Bunga

Maret 29, 2008

Pedagang bungaSepanjang pinggiran Jalan Sisingamangaraja dalam memperingati hari Paskah, Kota Balige Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara, sejumlah pedagang bunga musiman satu kali setahun, sibuk melayani para peziarah yang membeli beberapa bunga yang bermacam-macam yakni, Bunga anggrek, Bunga Aster, Bunga Melati, Bunga Mawar dan beberapa macam bunga lainnya yang harganya bervariasi jauh lebih tinggi dari harga biasanya (sebelum Paskah), walaupun demikian tetap juga diminati masyarakat Kabupaten Toba Samosir karena hal ini terjadi sekali dalam satu tahun.

Bagi para pedagang bunga musiman di Kabupaten Toba samosir-Sumatera Utara khususnya di kota Balige, momen Paskah adalah trasaksi perekonomian yang baik di kota Balige untuk merekrut untung.

« Halaman Sebelumnya

Gambar danau toba batak