Transtoba2 software penerjemah Aksara Batak.
Agustus 25, 2008
Tobasa, Media Online Bersama Toba dot com – Piranti lunak komputer yang dapat mengalihaksarakan huruf latin menjadi tulisan beraksara Batak yang disebut Transtoba2 secara resmi diluncurkan akhir pekan lalu. Acara peluncurannya berlangsung di Auditorium Universitas Sisingamangaraja XII, Jl. Perintis Kemerdekaan, Medan.
Peluncuran program transliterasi aksara Batak ini dilakukan langsung oleh penemunya Prof. DR. Uli Kozok, seorang peneliti dari Hawaii University. Kozok menyatakan, dengan menggunakan program buatannya, tulisan yang menggunakan huruf latin secara otomatis bisa diubah menjadi beraksara Batak.
“Program Transtoba2 merupakan program komputer berbasis Java, dan dapat diaplikasikan sejumlah sistem termasuk Apple OS 10.5, MS Windows dan Vista,” ujarnya.
Dikatakan, program Tanstoba2 tidak diperjual belikan, melainkan ini adalah perangkat lunak bebas dibawah lisensi umum GNU dan dapat di-download dengan cuma-cuma. Transtoba2 juga dapat digunakan langsung di internet dengan mengakses transtoba2.seige.net.
Inti program Transtoba2 adalah huruf komputer (font) TrueType Surat Batak yang dikembangkan Uli Kozok serta sebuah perangkat alogaritma yang dikembangkan bersama Leander Seige dan Kozok.
Transtoba2 mengatasi permaslahan yang dihadapi peneliti, antropolog, sejarawan dan semua kalangan dalam menggunakan font Surat Batak.
“Aksara Batak bukan merupakan abjad murni, tapi sebuah Abugida atau bentuk tulisan gratem yang terdiri dari konsonan yang diikuti oleh vokal ‘a’,” ujar Kozok seraya mengatakan, aksara Batak punya keunikan yang tidak terdapat pada Abugida Nusantara lain, seperti Surat Ulu dari Kerinci, Rejang, Lampung, Lemak atau Serawai.
Kozok mengatakan, hampir 95 persen naskah Batak saat ini ada di luar negeri. Sedang sisanya ada di sejumlah tempat di Sumatera Utara. “Sedikitnya lima ratus sampai seribu naskah Batak ada di sejumlah museum di Belanda. Dengan program Transtoba2 ini, kita bisa menghindari kepunahan aksara Batak” sebutnya
Sedangkan Antropolog Unimed, Prof Dr Bungaran Antonius Simanjuntak, mengatakan, Uli telah melakukan langkah penting. Perangkat lunak yang dia luncurkan bisa menghidupkan kembali aksara Batak, terutama pada generasi muda. Dia mengatakan, tidak banyak orang Batak yang memahami aksara Batak.
Memahami aksara Batak bisa juga melihat karakter orang Batak. Simanjuntak mencontohkan huruf ca pada aksara Batak bisa berubah menjadi ci, cu, ce', dan co. Perubahan itu terjadi lantaran ada penambahan unsur lain di luar huruf aslinya. ”Konsep ini sama dengan orang Batak. Dia membutuhkan orang lain dalam kehidupannya sebagai penyeimbang kehidupan,” katanya.
Dia katakan, orang Batak tidak bisa hidup harmonis tanpa kehadiran orang lain. Perlu sesuatu dari luar agar seimbang. Konsep ini dikenal di masyarakat sebagai sihal-sihal.








[...] Tulisan serupa juga dapat dibaca di Bersama Toba [...]
[...] telah dirilisnya software baru penerjemah alih aksara Batak Transtoba2 oleh Prof. DR. Uli Kozok, maka BersamaToba.com mencoba merilis software tersebut dalam versi online [...]
Aksara batak suatu Investasi Bangsa yang patut di lestarikan dan ditumbuh kembangkan bagi generesi selanjutnya, untuk itu siapalagi kalo bukan Ka..Aku…(KITA) Jaya Terus………………..
nungga denggan attong i lae,,………………………..
asa moru halak batak na DALLE !!!!!!!!!!!!!!!!!!!
horasssssssssssssss!!!!!!!!!!!!!!!!!
horas lae !
sian dia do boi buat on i, hulului di internet so adong, molo adong kirim jolo tu
uzziah_shiza@yahoo.com ate akka lae, ito , abang , pariban, inang tua, oppunk, tulang, sudema !
mauliate
cara ngedapatinnya gmn ya..
[...] telah dirilisnya software baru penerjemah alih aksara Batak Transtoba2 oleh Prof. DR. Uli Kozok, maka BersamaToba.com mencoba merilis software tersebut dalam versi online [...]
baodo carana amang laho mandapothon sofware aksara batak,pengen hian doau belajar aksara batak diperantauan on