Terkait Demonstran Propinsi Tapanuli, Putra Batak Pustaha Nurdin Manurung, terancam hukuman 9 Tahun.
Mei 29, 2009
Media Online Bersama Toba dot Com – Puluhan massa yang menamakan dirinya Front Pembela Islam atau FPI Sumut, mendatangi Gedung Pengadilan Negeri Medan, saat digelar sidang perdana seorang putra Batak, Ketua Partai Peduli Rakyat Nasional atau PPRN Sumatera Utara (Sumut) Pustaha Nurdin Manurung, terancam hukuman sembilan tahun penjara.
kemarin Kamis (28/5/2009) dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumut Medan Halila di hadapan Ketua Majelis Hakim Laurensius Sibarani menyebutkan, pada 3 Februari 2009 terdakwa dengan para pelaku utama dengan sengaja mengerahkan massa mahasiswa Universitas Sisingamangaraja XII Medan.
Saat sidang dimulai. Pantauan wartawan, massa FPI Sumut yang sebelumnnya sudah bersiaga di Gedung Pengadilan Negeri Medan, satu persatu masuk ke dalam ruang sidang.
Sekretaris FPI Sumut Indra Suheri mengakui kalau kedatangan mereka ke Pengadilan Negeri Medan tak lain ingin melakukan pengawalan dan memberikan dukungan terhadap majelis hakim untuk memberikan putusan yang sesuai hukum dan aturan yang berlaku.
“Kita akan mengawal ketat sidang massa pendukung Protap ini. Jangan ada yang mencoba mengintervensi hakim. Jika ada, akan berhadapan dengan kita,” ujarnya
Saat disinggung, kedatangan FPI ada hubungan dengan agama, Indra membantah keras, seraya menegaskan bahwa FPI tidak selamanya melakukan pengawalan terhadap satu agama saja, juga di luar agama Islam.
“FPI saat ini membuka advokasi bantuan hukum terhadap masyarakat yang non muslim, tanpa terkecuali, dan hal ini harus digaris bawahi,” tegas Indra.
Kemudian agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumut Medan Halila di hadapan Ketua Majelis Hakim Laurensius Sibarani menyebutkan,
Terdakwa juga menghasut para demonstran untuk memaksa masuk ke dalam ruang paripurna dewan yang tengah melakukan rapat.
Akibatnya, ruang paripurna mengalami kerusakan cukup parah. Paling fatal, sebahagian massa yang telah terhasut langsung melakukan penganiayaan terhadap Ketua DPRD Sumut Abdul Azis Angkat hingga tewas.
“Terdakwa kami anggap bertanggung jawab mengerahkan massa untuk membubarkan sidang dewan dan menghasut massa mengakibatkan kebencian terhadap Ketua DPRD Sumut Abdul Azis Angkat yang berujung kematian, ” ungkap JPU saat membacakan dakwaannya.
Atas tindakannya tersebut, JPU menjerat terdakwa dengan pasal berlapis yakni Pasal 146 dan 160 KUHP.
Pustaha Nurdin Manurung merupakan gelombang kedua dengan sembilan terdakwa lainnya yang disidangkan. Sedangkan gelombang pertama terdiri dari 16 terdakwa yang dikenakan Pasal 160 dan Pasal 170 KUPidana, sudah memasuki agenda mendengarkan nota jawaban JPU atas eksepsi terdakwa.
Pencarian pada artikel ini:
- pustaha batak
- batak bersatu
- manurung provinsi tapanuli
- Perjuangan pembentukan propinsi taput hancur berantakan
- putra batak










Kalau bisa bagi yang bikin rusuh di tembak mati aja,biar jera yang lainya. Indonesia ini sudah negarah yng kebal hukum jd gak ada lagi rasa keadlilan yng bisa kita harafkan.
Saya jadi merasa aneh dengan situasi dan kondisi persidangan atas demonstran Protap di Pengadilan Negeri Medan ini. Ada apa sebenarnya dengan Republik ini ? Kenapa Majelis Hakim dalam menyidangkan suatu kasus perkara koq dikawal ? Apakah Aparat Kepolisian yang ditugasi Negara sebagai pengendali Kamtibmas sudah “kehilangan” kewenangannya ? Ironisnya “Oknum” yang mengaku melakukan pengawalan itu – lengkap dengan personil/pasukannya – mengeluarkan nada ancaman jika ada yang cuba – coba melakukan intervensi terhadap Hakim. Saya minta kepada semua pihak, kiranya tragedi 3 Februari 2009 itu janganlah dijadikan sebagai alat untuk pemicu perpecahan, khususnya di SUMUT ini. Tapi hendaknya kejadian yang tidak kita inginkan itu menjadi pembelajaran buat kita semua dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Biarlah proses peradilan itu berjalan tanpa campur tangan pihak manapun kecuali HUKUM.
sudah jelas kalau semua orang batak harus bersatu karena sekian banyak pihak yang menunjukkan tanda-tanda tidak suka melihat kemajuan batak
to : m.tp
Kalau sudara tidak bisa lagi mengharapkan keadilan jangan sama ratakan dengan seluruh Indonesia. Dengan menembak mati tersangka itu sama artinya pola pikir saudara sama dengan pola pikir tersangka perusuh. Kita mencari keadilan dan saya percaya hakim bisa memberikan keadilan.
to : FPI
Memangnya anda siapa ingin mengawal hakim? Jangan kurang kerjaan, ada Komisi Yudisial yang mengawasi hakim.
to : Seluruh tersangka
berani berbuat berani bertanggung jawab.
to : komentator
I T U A J A K O K R E P O T…………………………………..
Horas……..
macam kurang kerjaan ja,kan dah ada tugas masing masing,
ni a mau tanya untuk yang di taput
aq punya teman di sana tapi namanya Laurensius situmeang dia katanya tugas di taput,pa dia iktu juga tahanan polda untuk pemeriksaan tu????
kira kira kapan siap pemeriksaanya,tapi yang hari yang tanggal 28 Mei dia masih ikut sidang di pengadilan medan
Horas ma di hita sasudena………………………………………
nungga lam ketemu akka sakkap niroha ni akka donganta na mendukung PROTAP yess.sada do hata ni naung tarpukka ni akka na parjolo……….
Ikkon saut dooi protap……………………………………
pada saat awal ddemo protap godang do hami masuk tu blog on untuk saling memberi masukan. nga didia hamuna akka dongan i.
tarsingotna……………………….. boasa ndang hea be gabung akka dongan si nauju i……
naung olat ni namai………………………………..
unang annon molo tikki parronai ……………. Heppot be hamu sude disi
salam perjuangan Protap ma ate
F P I sok yeeeeeeeeeeeee…………………..
dasar tidak punya malu……………………….
macam benar aja kau F P I
apa kamu kurang puas setelah kerusuhan di Monas
apa kamu merasa benar aja.
dasar kamu munafik seujung langit
To Lae James : Horas..
Mana pernah kita lupa lae dengan protap…kita tunggu dulu Pilpres ini…Sangat berpengaruh, Protap bisa langsung jadi kalau Presiden terpilih punya niatan..
Kalau terpilih yang lebih cepat, bisa tidak jadi,kalau yang terpilih yang 1 dan 2 masih ada harapan langsung lolos..
Berdoa dan berharap agar terpilih presiden yang peduli Protap..
Kita harus sabar sampai Protap terbentuk..
Kalau dengan FPI ini, nanti kalau mau perang kita munirkan aja dengan racun arsenik..asa diboto ibana..kalau tidak kantor FPI kita BOM..ini SUMUT bung…
Atau buat Fatwa Majelis Gereja Indonesia Bahwa FPI haram di Protap dan sekitarnya…
Pentolan FPI (Fadholi Muhir – FBR) sudah mati tidak berbekas, jadi FPI bisa mati tak berbekas..
Bagaimana ini sobat, kepala panas hatipun mulai panas dan kata2 yang ditulis sudah tidak terkontrol, apa jadinya kalau kelakuan kita seperti itu? Munir juga belum tahu pasti penyebab kematiannya dan siapa pelakunya, sampai saat ini
semuanya masih rekayasa .Mau ngebom ? yang benar aja lae, kayaknya lae ini terinspirasi dari Amrozi untuk cepat2 dapat 72 bidadari he…he…
Sebenarnya kita ( kristen ) rugi dengan tewasnya Tokoh FBR Fadholi Munir, karena selama ini dibanyak tempat di Jabodetabek FBR lah yang banyak mengamankan Gereja2 sehingga masih bisa berkebaktian dengan baik. Mohon hati didinginkan supaya Protap yang kalian impikan bisa terwujud…. setelah Pilpres putaran kedua…
HORAS..
JELAS DONK KAMI SANGAT MENGINGINKAN PROTAP..
TO FPI: LOE TOE MOENAFIK
BTW… INGOT HAMU MANDUKUNG SI SBY DA…. MOLO DANG SI MEGAPRO…
UNANG SI JK …
MOLO DI SI SBY ADONG RUHUT SITOMPUL,, NGAMARJANJI IBANA
MOLO MEGA PRO ADONG PANDA NABABAN, SARUPA DI
ALAI MOLO SI JK.. ADONG DO NIAN SI BURHANUDDIN NAPITULU, ALAI PENGHIANAT…MARDOMU MUSE DALLE DO…POKOKNA UNAG JK ATE..
HE..HEE…
FPI ADALAH FRON PEMBELA IBLIS .,ANGGOTANYA BANYAK YANG STRES ,,,HIDUP DAN DIKENAL DARI KEBRINGASAN BUKAN KEDAMAIAN ,FPI HARUS DIBUMI HANGUSKAN DARI SUMUT ,SAYA INGAT WAKTU JAYANYA BANG OLO FPI KEOK
SATU BANGSA ;BANGSA BATAK,SATU BAHASA BAHASA BATAK SATU TANAH AIR TANAH BATAK .”BATAK MERDEKAAA” PENJAJAHAN PADA BANGSA BATAK HARUS SEGERA DIHENTIKAN,BANGKITLAH SAUDARA-SAUDARAKU BELUM CUKUPKAH PENDERITAAN BATIN INI YANG TERKEKANG DITANAH AIR SENDIRI.
To Lae Pandoit :
Gereja mana yang pernah diamankan dia itu lae? seingatku Pemerintah tidak mengakui keberadaan FBR, saya sudah berapa kali ribut dengan anggota FBR yang sok jagoan mau minta setoran..
Bodoh kali lah gereja yang minta pengamanan ke FBR, biasanya Polisi yang mengamankan Gereja..
Kerusuhan di Monas adalah kerjaan FPI dengan pentolannya FBR,dan F F F lain yang awalnya F..
Kita orang batak jangan kalah gertak donk…..
TO LAE FERDINAND
GA USAH DI TANGGAP SERIUS,LAE SI PANDOIT ITU… DIA HANYA PROVOKATOR AJA….
JANGAN SBY LAH,.KAWAN DEKATNYA KAN PKS,BERARTI FPI,FBR,DAN YANG PALING MENAKUTKAN FPK(FRON PEMBELA KAYA)
AI DO NIAN…. ALAI TOE MA TABERENG MAJO NAMA SAON..
Soal diakui pemerintah atau tidak yang jelas FBR tetap eksis, banyak Gereja yang diamankan oleh FBR terutama waktu perayaan Natal di Jakarta dan Bekasi, jangan lae bilang bodoh orang meminta pengamanan dari FBR, Gereja Metodis di Galaxi Bekasi dan GPIB waktu peletakan Batu Pertama, hadir pada peresmian iyu walikota Bekasi Bapak Mochtar Mohamad sampai selesai acara semua aman karena dikawal ketat sama FBR . Jadi kalaupun lae pernah ribut sama FBR, itu karena pendekatannya kurang tepat . Nah gaya seperti itulah yang dilakukan pendemo Protap sehingga segalanya hancur berantakan, makanya lae walaupun lae marboru siLeban masih harus banyak belajar sama soripada naburju dirumah supaya tingkat kesabaran lae lebih ditingkatkan dan gaya bahasa serta teknik pendekatan lebih disempurnakan. Jangan kita biarkan SBY sendirian, kalau dilihat dari Tapanuli nanti pemilihnya banyak, tentu SBY akan mempertimbangkan satu orang Batak Kristen menjadi menteri…Semakin kalian benci satu kelompok , maka kelompok itu akan semakin liar.. horasma
horas… hita haganupan semoga tetap sehat dan prima wah… nga songon naleleng forum protap dang bergema rohamu…rohamu.. ba…. tapi kalau bisa mari kita doakan para pejuang protap yang sedang berjuang di kursi pesakitan moga-moga tidak dihukun berat karena pejuang kita ini uda lebih dari Teroris dimata hukum kita dan etnis lainnya .. horas…horas… horas..
to.lae Ferdinan,jangan anda merasa sok hebat mengaku sudah sering berhadapan dengan ormas yang anda benci karena menghadapi sifat diri sendiri saja anda tak mampu jangan sok merasa diri paling peduli dengan orang tapanuli tapi efeknya menghancurkan orang batak kalau berani ayo bersama kita bikin provinsi Batak jangan provinsi yang dimanfaatkan sekelompok keluarga mafia sekedar mengingatkan siapa yang menghancurkan HKBP ( orang Batak ) anda pasti tahu benar ,orangnya ada disitu sekarang dia sudah lari dari tanggung jawabnya I.N. G.A.T I.T.U jangan bodohi orang BATAK kalau orang Tapanuli monggo wae
To Bagas :
Aku berada dilingkungan mereka lae,, jadi mengerti, salah satu usahaku pernah tutup karena ribut dengan ormas..ada beberapa yang kena juga..Saya ancam kepalanya didaerah saya baru dia minta damai.
Mereka mengamankan gereja hanya cari muka aja..tetapi ingat..selama ini sudah banyak gereja yang ditutup, salah satu Pentolan FPI adalah FBR..
Dimana ada FPI selalu ada FBR..saya sudah bosan melihatnya,,Apalagi iring2an motor mereka..bikin muak rasanya..
Lae bagas..kalau tidak mengerti jangan bicara..ok?
Terserah kamu kalau mau bikin Provinsi Batak..kamu maju aja sendiri..
Masih mending GM dkk berjuang sampai masuk penjara..kalau melihat kekayannya mungkin dia capek mikirin Tapanuli..tetapi itulah wujud mau meningkatkan harkat dan martabat ornag batak……..
Sampai sekarang Dirjenpun sudah sulit orang Batak..
SAYA YAKIN DENGAN KASUS PROTAP INI, mereka2 mulai menghargai orang batak..ya itu tadi PERJUANGAN MEREKA YANG MASUK PENJARA SEKARANG..
Jangan KAU MAKI LAGI MEREKA..aku bingung pernyataaanmu Batak dan Tapanuli..sepertinya bagas ini..ah..tak mau aku ber andai-andai..