Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Selama 24 Tahun PT Inalum, serahkan Annual fee sebesar US $ 115.836.000 kepada Pemerintahan RI

April 25, 2008

Gambar: Bendungan Siguragura (foto.bersamatoba 24 April 2008)
Bendungan Siguragurabendungan.JPGPT.Inalum berdiri pada tanggal 6 Januari 1976, merupakan perusahaan patungan (Joint Venture) antara Konsorsium Pengusaha Jepang (12 Perusahaan) yang diwakili oleh Nippon Asahan Aluminium Company, Limited (NAA) dengan Pemerintahan Republik Indonesia.PT Inalum membangun dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Siguragura dan Tangga di Kabupaten Toba Samosir dan Pabrik Peleburan Aluminium di Kabupaten Batubara dalam satu paket.Energi listrik yang dihasilkan kedua PLTA tersebut disalurkan dengan saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT-275 kV) ke Pabrik Peleburan yang sering disebut Jaringan Transmisi Inalum sepanjang 120 Km dan 271 menara.

Otorita Asahan : Untuk melancarkan pembangunan Proyek Asahan, Pemerintahan Republik Indonesia membentuk Otorita Pengembangan Proyek Asahan, yang kemudian berganti nama menjadi Otorita Asahan dengan dasar hokum Kepres no 5 tahun 1976.
Master Agreement (Perjanjian Induk)
Sebagai pedoman umum dan paduan bagi pihak Pemerintahan Indonesia dan konsorsium Perusahaan Jepang dalam membangun dan mengoperasikan Proyek Asahan, ditandatanganilah suatu perjanjian induk (Master Agreement) pada tanggal 7 Juli 1975.

Hal ini dipaparkan secara ringkas oleh Ir.Setiabudi Maslim Senior Manager Humas Inalum Devisi Umum & SDM Kamis (24/4) kepada sedikitnya 30 peserta wartawan Kabupaten Toba Samosir dalam acara Press Tour PT Indonesia Asahan Aluminium di Hotel Darma Agung Beach Parapat.

Dikatakan Potensi Perusahaan Sumber Daya Manusia (Tenaga Kerja), pada saat ini 24 April 2008 PT Inalum dikelola oleh 2165 orang tenaga kerja yang terdiri dari berbagai latar belakang tingkat pendidikan, suku bangsa dan daerah asal yang kemudian ditempatkan diberbagai lokasi antara lain: PLTA Siguragura dan Tangga, Pabrik Peleburan, Kantor Penggubung Medan dan Kantor Pusat Jakarta.
Sebagian besar tenaga kerja ini bersal dari masyarakat sekitar proyek, beberapa orang dari Paluau Sumatera serta pulau lainnya diseluruh Indonesia.
Sementara itu tenaga kerja asal Jepang hanya tinggal 2 (dua) orang saja yang pada awalnya berjumlah 245 0rang.
Dalam pola rekrutmen karyawan, Perusahaan membuat kebijakan khusus bagi lulusan SLTA dan SLTP yaitu dengan memprioritaskan masyarakat sekitar.

Kemudian Produksi dan Bahan Baku, Pabrik Peleburan Aluminium berdiri diatas laan seluas 200 Ha, memiliki 510 buah Pot (Tungku Pelebur) ditempatkan dalam tiga gedung reduksi dan beroperasi secara terus menerus selama 24 jam.Pabrik ini memproduksi batangan Aluminium dengan desai kapasitas sebesar 225 ton/tahun.
Jumlah produksi dari Tahun Fiskal 1982, Produksi (Ton) 49,783, Akumulasi (Ton) 49,783, hingga Tahun Fiskal 2007 produksi (Ton) 141,806 dan Akumulasi (Ton) 4,952,861.

Bukan itu saja Ir Setiabudi Maslim memaparkan PLTA Siguragura dan Tangga dibangun untuk memanfaatkan potensi Sungai Asahan sebagai penghasil energi listrik untuk kebutuhan pabrik peleburan aluminium.PLTA ini terdiri dari Pembangkit Listrik Tenaga Air Siguragura dan Tangga yang keduanya mempunyai kapasitas terpasang sebesar 603 MW dan beban puncak sebesar 513 MW.

Dalam perjanjian Induk disebutkan bahwa bila terjadi surplus energi, 10% dari surplus energi tersebut akan disalurkan untuk kepentingan masyarakat melalui Pemerintah (PLN).
Lebih lanjut dalam perjanjian Induk disebutkan pula bahwa PT Inalum tetap mendistribusikan 2MW energi listrik untuk masyarakat Balige dan Porsea (Kabupaten Toba Samosir).

Pemanfatan potensi Danau Toba diatur sedemikian rupa guna menjaga kestabilan dan kelestarian lingkungan sehingga pelestarian PLTA Siguragura dan Tangga hanya diizinkan pada ketinggian muka air Danau Toba 902,4 -905 M diatas permukaan laut dan dengan batas banjir maksimal 0,5 M.

Pemasaran dari Total produksi PT Inalum sesuai dengan besarnya saham maka produksi tersebut dialokasikan sebanyak 60% untuk kebutuhan Jepang dan 40% untuk konsumsi dalam Negeri.

Investasi, komposisi perbandingan pemilikan saham sejak awal sampai dengan saat ini telah berubah sebanyak tiga kali yakni,

>06 Januari 1976 : 10 % RI : 90% Jepang
>09 Oktober 1978 : 25% RI : 75% Jepang
>29 Juni 1987 : 41,13% RI :58,87% Jepang

Kemudian Kondisi Keuangan, Perusahaan tergantung atas kemampuan produksi batangan aluminium per Tahun yang dihasilkan melalui pengoperasian tungku peleburan sebanya 510 unit dengan kapasitas desain dasr 225.000 ton per tahun batangan aluminium, tetapi dengan perbaikan teknologi baik di PLTA maupun di Pabrik Peleburan telah dapat ditingkatkan menjadi 250.000 ton per tahun.

Iuran Tahunan (Annual fee) kewajiban untuk membayar Annual Fee ini ditetapkan dalam perjanjian Induk pasal XVII ayat 10 yang tujuannya sebagai kompensasi atas Penggunaan Air Danau Toba, Ipeda dan Pajak pajak daerah yang berlaku saat ini atau yang akan dating termasuk didalamnya kewajiban atas bea, retribusi, pungutan-pungutan dan beban lainnya.

Dari Tahun 1983 sampai dengan Tahun 2007 telah dibayarkan Annual fee secara rutin setiap tahun dengan total akumulasi sebesar US $ 115.836.000.- Pembayaran Annual Fee deserahkan langsung kepada Pemerintahan RI cq Departemen keuangan RI.

Pengendalian Dampak Lingkungan, Perusahaan sangat memperhatikan pengendalian polusi guna mencega dampak operasi peleburan.Investasi yang cukup besar telah dilakukan untuk manajemen lingkungan terutama sekali untuk system pengendalian emisi yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pengoperasian pabrik.

Sampai saatini manfaat keberadaan PT Inalum yang secar permanent dirasakan oleh masyarakat antara lain :

Pembangunan eberapa prasarana infrastruktur seperti Jalan, Jembatan, Perbaikan rumah ibadah dan sebagainya.
Saat ini PT Inalum sedang mengerjakan beberapa prasarana didaerah Kecamatan Pintu Pohan Meranti antara lain :

Pembangunan jalan ke desa Pintu Pohan Dolok yang dikerjakan secara bertahap dan tahun ini akan memasuki Tahap ke-6.
Lima Tahap telah dilakukan sejak tahun 2002 dengan total biaya sebesar Rp766,735,000.-

PT Inalum saat ini sedang menjalin kerja sama dengan Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir untuk mengupayakan pengadaan instalasi listrik ke desa Pintu Pohan dolok, saat ini kedua institusi tersebut sedang melakukan penjajakan kepada pihak PLN untuk mewujudkan program dimaksud.
Kemudian Pembayaran Pajak penghasilan (PPh) karyawan, pajak kenderaan dan pajak lainnya yang menjadi kewajiban perusahaan.

Hingga memeberikan kontribusi social dalam pembangunan masyarakat melalui pendidikan berupa pemberian bea siswa perbaikan gedung sekolah bantuan sarana pendidikan dan memberikan efek multiplier masyarakat sekitarnya.

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

PT. Inalum, distribusikan 2 MW untuk Balige dan Porsea
Bendungan Siguragura dengan kedalaman 45 meter dan Kolam Penenang.(foto.bersamatoba) PLTA Siguragura dan Tangga dibangun untuk memanfaatkan potensi Sungai asahan sebagai penghasilan energi listrik untuk kebutuhan pabrik

Kasus Dugaan Korupsi di Bagian Umum Pemkab.Tobasa, “sepertinya jalan ditempat”
Pegawai-pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir Propinsi Sumatera Utara sepertinya sudah was-was untuk melaksanakan kegiatan proyek maupun kegiatan sosialisasi dilingkungan Pemerintahan

Kasus dugaan Korupsi Dinas Pendidikan, Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir
Oknum NP sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dituntut 1 Tahun 6 Bulan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nelson Sembiring dkk menuntut oknum NP Kasi Bidang

Bikin malu, kembali lagi dugaan kasus korupsi Rp.506 juta di Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir.
>>Kuasa Pengguna Anggaran, siap untuk diproses..! >>Pembuat Surat Perintah Membayar, mengaku hanya tanda tangan saja..! Lagi…, kasus dugaan korupsi yang melibatkan aparat Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir kembali

Bupati Toba Samosir “marah besar”, proyek belum berjalan.
>>Situs Website miliknya Pemerintahan Tobasa, seperti “tidak berfungsi” >>Dinas PU dan Tarukim, hari ini umumkan Tender Pengadaan Barang/jasa >>Dikabarkan, setiap proyek harus “setor” fee sebesar

Komentar

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba
Gambar danau toba batak