Ratusan Buruh dan Masyarakat Tobasa, demo ke Kantor Bupati.
April 28, 2008
Sekira ratusan masyarakat dan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 kabupaten Tobasa (F.SBSI 1992), Senin (28/4), mengadakan unjuk rasa ke Kantor Bupati dan Kantor DPRD.
(Gambar diatas kiri, Sekda Kab Tobasa Liberty Pasaribu, didampingi Asisten II dan III sedangkan gambag kanan, sejumlah buruh mengadakan aksi di DPRD.Foto bersamatona.-)
Ramli sebagai orator dalam aksi damai di halaman kantor Bupati menyatakan bahwa Lahirnya UUD No 13 Thn 2003 yang mengatur tentang Outsourching adalah peluang perbudakan baru, yakni buruh hanya bekerja atas perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), sedangkan Pengusaha (Asahan I, PT Bajra dan PT.TPL) menterjemahkan Out Sourching semakin tidak manusiawi lagi dengan istilah Buruh kontrak.
Dalam UUD No 13 Tahun 2003 sesungguhnya tidak dikenal kata kontrak tetapi praktek tersebut terus berlangsung.
Bukan itu saja Ramli menyatakan Pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang upah buruh harus sesuai dengan kebutuhan hidup layak disisi lain, pemerintah mengeluarkan Per 17/Men 2005 melalui Menakertrans.
Dalam tuntutannya bahwa pemerintah tidak menggambarkan kebutuhan hidup layak dan hanya berpedoman pada kebutuhan hidup satu orang lajang.
Sedangkan data FSBSI 1992 Tobasa 75%-85% buruh yang bekerja diperusahaan adalah berstatus sudah berkeluarga.
Kemudian dalam tuntutan mereka, Pupuk susah dicari dan harga pupuk naik di Kabupaten Toba Samosir, rakyat sudah semakin frustasi.
Mereka memohon agar Bupatinya dan wakil Rakyat membawa aspirasinya ke tingkat pusat.
Sedangkan di Kantor DPRD mereka menyampaikan tuntutannya agar mencabut system Outsorching dalam UUD No 13 dan Per 17/Men/2005.
Selanjutnya mereka mengatakan Hentikan Nepotisme di Pemerintahan Kabupaten Tobasa perhatikan Putra putrid Tobasa yang pengangguran serta pastikan 1 Mei menjadi Hari Libur Nasional.
Pencarian pada artikel ini:
- demo beserta gambar
- demo masyarakat 2008
- gambar masyarakat demo
- gambar masyrakat demo
- gambar-gambar demo masyarakat terhadap pemerintah
- KEHIDUPAN MASYARAKAT TOBASA










Salam kenal. Kemarin secara tidak sengaja saya melihat iring-iringan demo SBSI 1992. Saya lihat mereka naik sepeda motor tapi tidak pake helm. Dan yang menarik adalah ikutnya bus KPU Toba Mas membawa rombongan. Mengapa tidak berjalan kaki dari kota Balige menuju kantor DPRD dan Bupati spy lebih afdol gitu… Eh Bung Ivan, KPU Toba Mas punya siapa? tx
Seorang pemimpin yang bijaksana, harus mengerti dan memahami bagaimana nasib dan keadaan masyarakatnya.Coba kita melihat kepada masyarakat tobasa, kehidupan ekonomi masyarakatnya semakin sulit, dan juga tidak ada pertumbuhan ekonomi, pembangunan, kesehatan, pendidikan dll yang signifikan. Jadi pemimpin…tolonglah nasib masyarakat tobasa diperhatikan. Siapa lagi yg bisa membantu dan membangun tobasa kalau bukan dari pemimpin yg dipilih oleh masyarakat. Jadi bapak sudah ada jalan untuk itu, mohon lihar keadaan masyarakat.
kami setuju kalau PT.ASAHA 1dibuka atau beroperasi untuk memajukan sumut terlebih untuk kabupaten tobasa sendiri