Provinsi Tapanuli Sudah Melalui Prosedur yang Benar, Selama 9 Tahun
Februari 15, 2009
Gubernur SUMUT H.Syamsul Arifin akhirnya buka suara, ini kutipan dari perkataannya kepada INDO POS :
Gubernur SUMUT mengaku bahwa dalam penandatanganan SK Provinsi Tapanuli tidak ada tekanan dari pihak mana pun. Sebab sudah melalui lima prosedur.
Katanya : “Alasan saya meneken karena surat itu sudah masuk di meja saya. Dan itu SUDAH MELEWATI PROSEDUR YANG BENAR , apa alasan saya tak meneken itu? Saya juga tak pernah lempar bola panas. Saya juga tak pernah bersitegang dengan DPRD SU. Soal ada kekeliruan itu biasa sebagai manusia,” ungkapnya.
Dia juga menyebutkan : “Gubernur sebelumnya tidak bersedia menandatangani rekomendasi karena belum selesai. PROSES PEMBENTUKAN PROVINSI TAPANULI sudah berjalan 9 TAHUN. Saya hanya meneruskan. Gubernur itu tidak pernah berganti. Ketika masa saya, sudah selesai prosedurnya”, tegasnya.
Hari ini saya membaca Harian Indo Pos, Sebenarnya Harian ini sangat mendiskreditkan Panitia
Sungguh orang bermoral Bapak Gubernur H.Syamsul Arifin ini, masih ingat akan janjinya, dan DIA MENGATAKAN YANG SEJUJURNYA.
Bagaimana dengan Golkar, yang berjanji sebelumnya, Malah Partai Golkar yang getol menghalangi Pembentukan Provinsi Tapanuli ini, hal ini terbaca dari pembicaraan Letjen Luhut B.Panjaitan dengan salah satu TV Swasta, sewaktu Pak Luhut ketemu Ketua DPRD TKT 1 SUMUT itu dikatakan, dia tertekan oleh sesama anggota dewan dari Partai Golkar, mereka tidak setuju dengan Pembentukan Provinsi Tapanuli ini.
Sungguh mengenaskan, saya salut sama Pak Gubernur SUMUT, Bapak pantas disematkan Gelar tertinggi dari orang batak.
Kita sebagai orang batak, harus kembali ke substansi dan tujuan awal, Pembentukan Provinsi Tapanuli, KEJADIAN SEKARANG ADALAH MALAPETAKA BAGI KELUARGA H.AZIZ ANGKAT DAN KITA TENTUNYA YANG SUDAH LAMA MENGINGINKAN PROVINSI TAPANULI. Hanya orang Jahat yang berbahagia melihat keadaan ini.
Tulisan dikirimkan oleh Ferdinand (fpsxx@yahoo.com)








Semua segala sesuatu untuk memcapai MISI DAN VISI ,selalu melekat diantara 2 pilihan dikorbakan dan diselamatkan .semuanya sah sah aja cuma kita harus siap menghadapi sansi- sansi yang diberikanyang terkait ,itu kan kematian bapak Dewan cuma kejadian kronologis dilapangan krn puncak semangat perjuangan para MASSA yang pro pembentuk PROTAP dan semua pihak bisa mencekal dan menangkat tokoh pengerak Massa pada saat itu juga BUkan menghubung dengan politik – politik yang tidak sehat, semua warga /rakyat khusus nya Batak mencita cita kan penbentuk Protap,jadi hal kan bodohnya kita tak setuju dengan penbentuk PROTAP INGAT Kawan Kawan jangan menyerah sampai disini perjuangan kita , Pantang menyerah. Hilang satu tumbuh seribu. MERDEKA
semua pihak psti menyayangkan hal yg terjadi,hingga ada korban jiwa.sangat di sealkan memang.menurut saya tak ada seorangpun yang menginkan hal tersrbut terjadi,tetapi krn adanya fakta ditemukannya pendemo membawa spanduk ‘protap atau mati’ serta ada pula yg membawa peti mati membuat byk pikiran apa memang ini merupakan unsur kesengajaan atau memang kebetulan.yang jelas hukum harus di tegakkan,dan jgn krn hal ini pembentukan protap jadi batal.
LIMA dari 67 tersangka kasus unjuk rasa anarkistis massa pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) hingga menewaskan Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Abdul Azis Angkat terancam hukuman mati.
Mereka dijerat dengan Pasal 338 dan 340 tentang pembunuhan berencana. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Markas Besar (Mabes) Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Abubakar Nataprawira mengatakan, lima tersangka tersebut diduga sebagai otak dari demonstrasi yang berakhir rusuh.Namun, dia belum mau menyebutkan identitas dari kelima tersangka tersebut.
”Hanya lima yang terjerat pasal 338 dan 340,” katanya di Mabes Polri,Jakarta kemarin. Selain dijerat dua pasal tersebut, kelimanya dan 62 tersangka lainnya dijerat pasal berlapis yaitu, 160, 170, 335, 351 dan 146 semuanya adalah pasal tentang penghasutan, perusakan,pengeroyokan dan tentang pembubaran sidang paripurna. Saat ini Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) sedang melakukan pemberkasan terhadap 67 tersangka. ”Semuanya jadi 41 berkas, dan pasalnya juga berbedabeda,” tukasnya.
”Kan masih belum bisa dimintai keterangan, polisi saja masih melakukan pengejaran terhadap tersangka,” tandasnya. Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Susno Duadji membeberkan, ditemukan adanya indikasi pembunuhan terencana dalam demo pemekaran Protap beberapa waktu lalu.Indikasi tersebut terlihat dari peti mati yang dibawa massa, spanduk yang bernada ancaman mati melalui tulisan,dan juga teriakan para demonstran.
Susno mencontohkan, salah satu spanduk bertuliskan Protap Itu Disahkan atau Mati. ”Indikasinya terlihat jelas, jadi kita akan terus dalami,” urainya. Dia menjelaskan, indikasi tersebut diperkuat dengan adanya rapat dan pembagian tugas sebelum demonstrasi dilakukan.
Para demonstran ini langsung membagi siapa yang masuk ke dalam gedung, membawa peti mati dan membawa spanduk ”Persoalannya bukan keranda dan spanduk, justru teriakan bunuh saja itu (Abdul Azis Angkat),”paparnya.
Kejagung Bentuk Tim
Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk tim jaksa untuk membantu Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan dalam menangani perkara demo anarkistis di Gedung DPRD Sumatera Utara. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Abdul Hakim Ritonga mengatakan, tim jaksa itu bertugas melakukan supervisi terhadap langkah-langkah hukum yang akan dilakukan Kejari Medan.
“Tim itu terdiri dari jaksa-jaksa senior di Kejagung,” katanya di sela-sela rapat kerja Jaksa Agung dengan Komisi III DPR,di Jakarta kemarin. Dia mengatakan, dasar pembentukan tim ini karena kasus itu dianggap penting. “Kasus ini menarik perhatian publik.Saya juga sudah mengingatkan jaksa di Kejari Medan untuk meningkatkan koordinasi dengan penyidik agar tidak terjadi bolak-balik berkas perkara antara kejaksaan dan kepolisian,”pungkasnya. (helmi syarif/ adam prawira)
Ngerinai ate….! Lima Putra Terbaik Tapanuli akan dihukum Mati , bagi yang merasa dirinya TAPANULI mari kita Doakan mereka agar jangan dihukum Mati ..Amin..
sebagai putra orang Tarutung, saya sangat mengecam para PANITIA PROTAP yang menewaskan DPRD SUMUT… harap kelima biang kerak yang dimaksud nantinya di HUKUM MATI DI TARUTUNG SAJA …………. Biar tidak terjadi hal yang serupa….. mereka hanya memikirkan perut dia sendiri….. HORAS TANO BATAK …..
Saya sebenarnya TIDAK SETUJU DENGAN CARA-CARA ANARKIS DAN KEMATIAN H.ABDUL AZIZ ANGKAT adalah malapetaka.
Tetapi Saya disini akan membuka sepak terjang amang H.Abdul Aziz angkat.
Amang ini salah satu orang yang menentang DAIRI masuk Provinsi Tapanuli. AMANAG AZIZ ini termasuk Putra Asli Pak-pak (Pak-pak Barat).
DAIRI SEBELUMNYA ADALAH BAGIAN RENCANA PROVINSI TAPANULI, hal ini masuk logika, karena KABUPATEN DAIRI adalah pecahan dari TAPANULI UTARA, komposisi orang batak disana sekitar 60 – 70 %, tetapi setelah pemekaran terbentuknya KABUPATEN PAK-PAK BARAT persentasi orang batak menjadi 90 %, Amang H.Abdul Aziz Angkat adalah salah satu tokoh pendiri KaBUPATEN PAK-PAK BARAT, dan beliau juga tidak setuju dengan PROVINSI TAPANULI, sekarang DAIRI SUDAH DIMEKARKAN, logikanya sudah bisa masuk ke rencana Provinsi Tapanuli, TETAPI AMANG H.AZIZ ANGKAT, tetap juga mempertahankan DAIRI agar tidak masuk protap, Saya sangat miris melihat kejadian ini.
Padahal Pak-pak Barat sudah memisahkan diri dengan DAIRI, Tetapi mereka mampu mempolitisir di DAIRI agar DAIRI tidak masuk kepada PROTAP, Sudah jelas2 DAIRI KENTAL DENGAN KULTUR BATAKNYA, KALAU TIDAK PERCAYA PERGILAH KE SIDIKALANG, BAHASA SEHARI2 ADALAH BAHASA BATAK, Bahkan Orang Chinese juga pintar bahasa Batak.
Sebenarnya, orang pusat YANG MEMPOLITISIR PROVINSI TAPANULI, agar tidak jadi, SAMPAI BISA MEMECAH TAPANULI TENGAH DAN SIBOLGA MENGUNDURKAN DIRI, itu permainan politik orang2 Pusat Juga, Mereka dijakarta bilang GAGALKAN PROTAP DENGAN MENARIK LAGI TAPTENG DAN SIBOLGA, SEHINGGA PROTAP MENJADI BATAL, MAINKAN DI DPRD TKT 1, PASTI GAGAL.
Begitulah kira2, SAYA TAHU PERSIS SIAPA YANG MENGGAGALKAN PROVINSI TAPANULI INI, KARENA SAYA MENGIKUTI PERKEMBANGANNYA.
Semoga rencana jahatmu ini kau terima de neraka, ORANG BATAK ITU TERBUKA DAN FAIR Itu Kata Kapolda SUMUT yang baru, JADI TIDAK ADA YANG SALAH DENGAN ORANG BATAK, YANG JAHAT HANYA YANG MENGHAMBAT PROVINSI TAPANULI.
Saya sangat setuju dengan hukuman mati….. bagi org yg menyebabkan nyawa org melayang…. sebab org yg melakukan hrs bertanggung jawab…..
Bisakah kita semua bayangkan seandainya Bpk. H.Abdul Aziz Angkat adlh Bapak kita sendiri, “apa yg harus kita perbuat”……..
Apakah hanya karena terhambatnya proses pembentukan PROTAP kita harus melenyapkan nyawa manusia ??????
Ini sama dengan merampas hak Tuhan…….
Kalau memang beliau bersalah…. jgn dong dibunuh….. beliau jg kan anak Tuhan…. biarkan Tuhan yg menghukumnya……karena itu adlh hak Tuhan….. bukan hak kita manusia…..
Kutipan opini dari Lae Ferdinan :
Begitulah kira2, SAYA TAHU PERSIS SIAPA YANG MENGGAGALKAN PROVINSI TAPANULI INI, KARENA SAYA MENGIKUTI PERKEMBANGANNYA.
Kalau memang lae tahu siapa yang menggagalkan PROTAP, buka suaralah…. jangan OMDO alias omong doang…..
Tolong lae bela teman2 kita yg ikut terlibat sehingga mrk ditangkap…. pdhl mrk blm tentu tahu apa2…. hny ikut2an…. kasihanlah lae sama mereka yg mahasiswa…. masa depan mrk masih cerah….
Masak tega lae…. menutupi sm kejelakan ini… akhirnya teman2 kita masuk penjara…. itu sama saja lae ferdinan berkonspirasi atau melindungi org yg menggagalkan PROTAP….
Karena lae ferdinan tahu sebenarnya siapa yg menggagalkan PROTAP …. tapi lae tdk mau buka suara….. SUNGGUH TEGA KAU LAE……
Makanya saya bilang lae, berani bermain api, itulah resikonya, Amang H.Abdul Aziz meninggal karena jantungan :
Kapolri RI sudah mengatakan bahwa hasil otopsi Amang H.Abdul Aziz Meninggal karena jantungan, ITU AJA YANG KITA PEGANG.
MANA ADA ANGGOTA DPRD KERJAANNYA YANG ENAK, ANGGOTA DPRD TUGASNYA MENGAYOMI RAKYAT, bukannya seperti mereka ini MENZOLIMI RAKYAT, PANTASLAH JADI JANTUNGAN.
KALAU KITA MELAKUKAN YANG BENAR SAYA YAKIN TIDAK AKAN JANTUNGAN DAN JANTUNG PASTI TIDAK BERDEGUB-DEGUB. Aku biasanya agak awas dan jantung ketakutan kalau melakukan yang SALAH.
Kalau lae tau, tanya semua anggota DPR, DPRD pasti sering diteror dan diintimidasi, dan jantung harus tahan. ITU RESIKO, SEPERTI YANG SAYA BILANG, JIKA TIDAK SIAP MEWAKILI RAKYAT JANGAN JADI ANGGOTA DPRD, KALAU AKU PENGACARANYA MEREKA ITU, AKU BILANGLAH ITU LAE.
KALAU PERLU KITA PANGGIL SAKSI AHLI PARA ANGGOTA DPRD, DIUKUR TENSI DAN JANTUNGNYA APAKAH JANTUNGAN, PASTI RATA-RATA JANTUNGAN KARENA SERING BERBOHONG.
Saya sering dengar anggota DPRD mati karena serangan jantungan.
Lae hanya 10 % anggota DPR yang berniat mulia, selainnya semua hanya AKTUALISASI DIRI, MENAMBAH PENGARUH, MENCARI DUIT, MENGGAET ARTIS, DAN POLIGAMI.
Makanya disini aku bilang lae :
1.Jangan jadi anggota DPRD, DPR APALAGI JADI KETUA dan sejenisnya kalau tensi diatas 120 mmHg/80 mmHg, ukur dahulu tensi dan kekuatan jantung, takutnya sudah ada penyempitan.
Cat: Amang H.Abdul Aziz Angkat sudah pernah operasi By Pass, tau gak lae kalau By Pass itu, ada pembuluh darah di jantung yang sudah tersumbat, BUKTI INI BISA DIBAWA KEPENGADILAN
2.Jangan menjadi anggota Dewan kalau tidak berani mati dan diteror.
3.Janganlah menjadi anggota dewan kalau tidak merasa siap untuk mengaYomi rakyat dan mendengar aspirasi rakyat.
Cat : saya baca bukunya BOB SADINO mengatakan, sebagai pemimpin kita harus mendengar semua keluhan, BAIK MINORITAS MAUPUN MAYORITAS, BAIK TUKANG BAKSO DAN TUKANG EMAS 24 KARAT, Jangan malah berkonspirasi menggagalkan KEPENTINGAN ORANG
Jadi kesimpulannya :
1.Amang H.Abdul Aziz meninggal karena serangan jantung, dengan bukti2 pernah Operasi Jantung By Pass.
2.Kalau mati karena serangan demonstrasi ya…itu resikolah…
3.Kalau gak mau diserang demonstrasi, jadi GURU aja, seperti kerjaaan amang itu dulu
4.TIDAK ADA DASARNYA MEREKA DIHUKUM MATI, KARENA NIAT MEREKA ADALAH BAIK, MENUNTUT JANJI DAN DIZOLIMI, BUKAN NIAT AWAL MAU MEMBUNUH SEPERTI Amrozy dan Imam Samudra
5.eh..ketinggalan sada nai, BERARTI DANG DIRESTUI TUHAN TAI DOPE AMANG I GABE KETUA DPRD SUMUT, ALANA BARU 2 BULAN NUNGGA PINTOR MATE, TUHAN DO MANJJOU I LAE YAKIN MA HAMU.
Aku YAKIN-SEYAKINYAKINNYA TIDAK DIHUKUM MATI ITU LAE.
Sekarang orang2 batak tidak berani ber opini karena suasana masih panas, tunggu aja tanggal mainnya, jangan diekspos.
Lae Tau kasus Adelin Lis, bisa lewat, itu dilakukan secara diam, dan lolos. Itulah kerjaaan bang Hotman Paris.
Saya yakin paling nanti GM.Chandra 5 – 10 thn, demonstran 5 – 10 thn, amang GM.Panggabean 3 Thn.
Tommy Soeharto aja yang jelas2 menyuruh membunuh JAKSA TIDAK DIHUKUM MATI.
KITA HARUS BERBICARA BERDASARKAN HUKUM, JANGAN BERDASARKAN OPINI, NANTI KITA LIHAT AJA PENGADILANNYA, SEKARANG HANYA MENUNGGU AMANG GM.PANGGABEAN.
Seperti kata Kapoldasu yang lama, PEMIMPIN DEMON SUDAH DITANGKAP, PEMBAWA PETI MATI DAN YANG NAIK SUDAH DITANGKAP, DAN PEMUKUL SUDAH DITANGKAP, PENDEMO SUDAH DITANGKAP. YA…SUDAH, sekarang khan Polisi bingung karena adanya opini2 yang berkembang, jadi mereka hanya mengenakkan para opiners itu.
Saya Pribadi juga berharap seraya berdoa agar mereka dibebaskan ,tapi apakah mungkin..! karena saat ini TPF DPRD Sumut yang diketuai Abdul hakim Siagian lagi gencar-gencarnya mencari fakta tujuannya agar seluruh Pelaku dan Aktor demo anarkis DPRD Sumut dihukum seberat-beratnya dan mengawal sampai ke Pengadilan… orang Batak yg seperti apa Lae kita Siagian ini ! Horas Tusedan..angka ale -ale pengunjung Blog on unang be sai alusi hamu SIPANDOITI LOJA HAMU SARUPA DOI TU LAETTA SIAGIAON ..MAULIATE HORAS
Saya gak serupa sama siagian monyong itu, dia aja warnanya lain, makanya dia mau sikat orang yang tidak sewarna dengannya, kalau saya orang Batak akan saya bela habis2an dengan Protap ( prosedur tetap) Tapi tidak bela Protap..he..he…
TU SUDE ANGKA DONGAN,, UNANG POLA SAI BERDEBAT LEWAT WEB ON HITA ALAI BOE DO HITA TATAP MUKA…. BOA NINNA ROHAMUNA? APALALAGI TU LAE SI PANDOIT… BOA LAE OLO DO LAE? MOLO HALAK BATAK DO HITA NADISON ON LANGSUNG HITA PAJUMPANG KHUSUSNA TU LAE SI PANDOIT….
MAULIATE….
HORAS BANGSO BATAK!!!!
Jangan banyak kita berandai2 nanti pusing sendiri, yang penting meninggalnya bpk Ketua DPRD Sumut karena penyakit jantung menurut hasil otopsi. MOLO MASALAH TERJADI DEMO ANARKIS, kita tidak menghendaki itu semua alai molo lao dohita tu umpasa ni batak NA NIALAP NI ALOGO DO UDAN nga sae be hurasa dang adong be SAI TUDUON JOLMA NASALAH tapasombuma akka siganjangdila paganjang2 dila he…he…rapma hita mengendehon ende tai… soalna nga lobi 15 taon talupahon…jala nga tarbukti ende i… IKKON TARBARITA DO TULUAT PORTIBI ON DIHARORO NI SADA GUBERNUR alai sattabi lupa sebagian ende i molo adong mangingot tapatorus,,,,SIBORU PUAS SIBORU BAKKARA MOLO DUNG PUAS SOMBUMA ROHA
Horas…. PROTAP maju terus….
Horas…horas…horas… di hamu akka dongan na di blog on. Ahu pendatang baru diblog on.Sian Borneo do ahu akka dongan. Alai nunga leleng sai hupajaha-jaha akka komentar mu laeku. Sipata serius, sipata margait, adong na emosi, adong na berargumen akademis, adong na berargumen politis, adong muse sai hera pakkataion ni preman terminal gogo mandok di hatana, adong holan na ibana na sittong, halak an salah. Adong na memvonis. Macam-macam ma komentarmu hu jaha jala hupaihut -ihut. Adong muse na menggoda Ria Marbun.
Horas pariban Ria Marbun, boru Marbun do natubuhon au. Boru marbun aha do tahe ho pariban? Denggan ma ho masuk dohot berperan di blog on. Asa adong panonga-nongai akka na berbeda pendapat. Ai hubereng di blog on, dang adong sebagai panonga-nongai (penengah). Ibarat diskusi tidak ada moderatornya. Alai akka namarsakkap tu nadenggan do hubereng visi dohot misi ni akka na diblog on. Termasuk ma Lae Ferdinan, lae bursok, tulang Manungkalit, tulang si Torus, dohot lan na asing dope.
Molo hubereng akka latar belakang pendidikan ni akka dongan di blog on, boi dokkononku rata-rata sarjana do, minimal rata-rata diploma tiga. Mamereng on do ahu tertarik gabe bergabung tu blog on. Ai hubereng akka argumen muna be, denggan-denggan do alai sai hera na masipajolohon nabinotona manang hagogoon na be sai songon na berdebat kusir do. Hape akka intelektual do akka lae, tulang, pariban. Aut ma nian tabaen sada diskusi tentang protap on na martema umpama na“membangun bona pasogit dengan mewujudkan Protap”.
Asa hudok songoni, asa adong do kontribusi kita lao mangurupi akka amatta dohot donganta naung di tahan di Poltabes Medan an, mangurupi akka pencetus Protap, unang redup Vsi dan Misi Protap, mendukung melalui blog ini juga tidak salah, dan bisa juga nantinya dari diskusi kita ini di bukukan atau dibuatkan soft copynya dan dikirim ke DPRD SUMUT, DPR Pusat dan Presiden. Molo porlu tembusanna tu presiden Barrack Obama. Unang ma nian holan komentar-komentar na margait-gait tabaen manusia punya intelektual do hita. Jadi komentar ta pe intelekma attong. Boi do dua kubu di son. Kubu pro Protap dan kubu kontra Protap. Dohot maksud asa adong penyeimbang. Alana molo songon lae si Frans dipo dohot lae si bursok, dang gabe murukan nasida ala sian na kontra haroro nasida. Las ma rohatta disi asa tarida kebenarnya dipermukaan unang didok masyarakat dang mendukung Protap manang didok halak holan kepentingan pribadi. Contoh tema nahudok di ginjang nakin holan contoh doi dang na gabe i sada sibahason. Alai tabahas ma sada-sada asa adong kesimpulanna. Sae nasada diskusi, tapukkan muse tema baru. Boha diroha ni akkan dongan, tulang, dongan tubu, lae, paribanku…?
Sara-saran tu dongan:
1. Molo menulis asa menulis ma denggan sesuai aturan tata tulis di internet unang mamakke huruf kapital terlalu banyak kecuali singkatan
2. Unang ma mambahen kata ala abg, asa unang didok tidak intelektual tidak akademis
3. Manjou akka dongan tadok ma ” napinarsangapan….”. Tadok hita berbudaya dan beradat alai makkatai dang maradat
4. Tadok hita na malo, punya IQ dan EQ tinggi alai cara kita menyampaikan argumen manang saran tidak proporsional tidak etis. Gabe so porsea halak. Tabuktikan ma hita na malo.
5. Molo na malo hita boasa Protap sudah 09 tahun belum disahkan? Kan sada tanda tanya do on molo tadok hita namalo??/ hape Protap sandiri pe dang gol. Tadok Papua Barat lebih malo sian hita, Gorontalo lebih malo sian hita, Banten, Babel, Sulawesi Barat,
Didia ma hamaloonta? Jadi asa lam yakin halak kontra protap,kita tunjukkan bahwa hita punya alasan dan argumen yang kuat untuk membentuk Protap. Ok hamu akka dongan napinarsangapan diusul i?
Surya N Panjaitan
Dalam hal kasus kematian Ketua DPRD Bp Abdul Aziz Angkat perlu team penyidik review kebelakang seperti :
1.Usut Tuntas kenapa Bp.A.Aziz Angkat diberikan jabatan Ketua DPRD yang notabene penuh tantangan sementara beliau dalam hal kesehatan sudah tidak mendukung seperti penyakit jantung dan bahkan sudah di operasi ,berarti ada suap-menyuap antara anggota dewan sehingga Bp Aziz terpilih menjadi Ketua
2.Berikan sangsi keras kepada dokter yang memberikan Report Kesehatan pada Bp.A.Aziz Angkat pada saat mau jadi anggota DPRD kan Test Medis adalah satu ketentuan mutlak yang dimiliki oleh seorang anggota dewan nah berarti data Medisnya adalah ” PALSU ”
3. Stop Pengusutan Penyebab kematian Bp.A.Aziz Angat dugaan unsur anarkis langsung karena sudah jelas hasil Autopsi Polda mengatakan Bp.Aziz meninggal karena serangan jantung ,akan tetapi usut tuntas perlakuan anarkis yang menyebabkan kerusakan pasilitas umum dan mengganggu ketertiban umum
Saran saya bagi para Pejabat dan Pemerintah agar dalam menangani sesuatu permasalahan harus mengedepankan Penegakan Hukum bukan berdasarkan Request..
DAMAI NEGERIKU SEJAHTRA BANGSAKU ”
Ir.Surya Negara Panjaitan
Mgr QA/QC PT.Kepsonic Indonesia
Kawasan Industri Lippo Cikarang
Mobile : 0815-84983494
Bung Surya benar. Hendaknya permasalahan itu dapat dipilah-pilah, sehingga memudahkan dalam penanganannya. Tapi….. itulah yang terjadi di negeri tetangga ini, makanya untuk sementara saya harus kost di republik mimpi biar ga pusiiiiiing…….. Teriring salam buat semua. H o r a s !
Horas Oppung
Horas Among
Horas Inong
Horas Disude donga tubu Lae Ito nang Sude HAhaanggi naribot
Hutulis Pe sutaron alana au seorang anak tapanuli makkuling domudarhu ikut berpartisipasi di Rubrihon Tu Akka dongan Pejuang Protap Sabar Hamu Tulang,Lae,Appara Didongani tuhani hita Pos marohamuna dibagasan tangiang nami do hamuna
Di ari nasalpui adong do masalah dihutattaon ima demonstrasi namenuntut dibentukna Propinsi TAPANULI Molo menuruthu nga perlu adong tabaen propinsi tersebut disiala naleleng propinsi on naeng terbentuk
Tujuan dibentukna pe PROTAP asa lam tu majuna do daerattaon alana daerattaon daerah pemerintahan ni kerajaan atau keresidenan waktu zaman Ssisingamangaraja dohot Zaman Belanda
Dibaheni menuruthu lam tu cepatna pembentukan Propinsi TApanuli asa LAm tu majulah Hita Daerah TApanuli Khususna Hita HAlak BAtak asa tarida,tarbege,tarboto boa daerattaon unang ro hata ni halak nasosetuju mandokkon daerah taoon dang adong hasilna manang pendapata daerah
Taterushon ma Semboyan Marsipature Hutanabe saoloan m ahita sahata didalam pembentukan Propinsi Tapanulion
Penulis:
esa Simanosor Kec:Sibabangun Kab:Tapanuli Tengah
Nama :Hotdiriansa Purba
Alamat
Horas Tapian Nauli
Horas Tapanuli
Maju Bangso Batak Melalui Propinsi Tapanuli
Horas…………………………….
Horas………………………………………
Horas……………………………………………………….