Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Otorita Asahan, Persiapkan Daerah menuju 2013

April 17, 2008

gbrmonang.JPGgbrtraktor1.JPG

Gambar Bupati Tobasa sintua Monang Sitorus memberikan kunci traktor kepada Kelompok Tani setelah menerima bantuan dari Otorita Asahan.
5(lima) Kabupaten….Taradoti Haumanta……
Pengamatan Bersama Toba Dilapangan mini Soposurung Balige,
Otorita Asahan menyerahkan bantuan alat mesin pertanian kepada 5(lima) Pemerintah Kabupaten diwilayah ekosistem kawasan Danau Toba.Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dan Program Akselerasi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (APKM) yang merupakan intensifikasi, ekstensifikasi dan akselerasi atas tiga Pilar Program Pemberdayaan Otorita Asahan yang telah berjalan sejak Tahun 2002.Ketiga Pilar tersebut adalah,Konservasi Daya Dukung Lingkungan Hidup, Pilar kedua Pemberdayaan Pendidikan dan Pengetahuan Masyarakat dan yang ketiga Pilar Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

Bantuan berupa 9 (sembilan) traktor besar pertanian, 35 (tiga puluh lima) traktor tangan dan 5 (lima) mesin pemipil jagung diserahkan oleh ketua Otorita Asahan, Saut hutauruk kepada 40 (empat puluh) kelompok Tani dan 9(sembilan) Pengelola Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari lima Kabupaten yang juga disaksikan oleh TB Silallahi dan GM panggabean sebagai Tokoh dan pemuka masyarakat Sumatera Utara Khususnya masyarakat Batak, Bupati Tobasa, Bupati Tapanuli Utara, Bupati Simalungun, Bupati Humbang hasundutan serta Bupati Samosir.

Masing-masing menerima Kabupaten Tapanuli Utara 2 (dua) traktor besar dan 10 (sepuluh) traktor tangan, Kabupaten simalungun 2(dua) traktor besar dan 5(lima) traktor Tangan, Kabupaten Toba Samosir 2(dua) traktor besar dan 10 (sepuluh) traktor tangan, Kabupaten Samosir 2(dua) traktor besar dan 5(lima) pemipil jagung.

Ketua Otrita Asahan Saut Hutauruk menjelaskan bantuan alat mesin pertanian tersebut adalah tahap pertama dari rangkaian penyaluran bantuan kepada masyarakat di 10 (sepuluh) kabupaten yang termasuk WISPA (Wilayah Strategis Proyek Asahan).Disamping Kabupaten Dairi, Karo, Asahan, Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Batubara.

ORIENTASI DAN JENIS BANTUAN
“sifat dan jenis bantuan yang disalurkan didasarkan hasil koordinasi dan konsultasi antara Otorita Asahan dengan Gubernur, Bupati dan Walikota serta rapat Dewan manajemen Ekosistem Kawasan Danau Toba (DMEKDT), yang mencermati masih besarnya tantangan upaya meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat diwilayah ini,”ujar Hutauruk.

Jenis-jenis bantuan yang diminta Pemerintah daerah kepada Otorita Asahan meliputi, bibit tanaman dan ternak, alat mesin pertanian seperti traktor (besar dan kecil), tresher, drier dsb; pembangkit listrik mikro hidro;instalasi air/pompa air; perpustakaan keliling, perbaikan pasar, dermaga, alat kesehatan dan fasilitas pelatihan pertanian/peternakan.
“melalui bantuan program APKM diharapkan masyarakat dapat secara langsung membangun nilai tambah atas kualitas kesejahteraan social dan ekonomi masyarakat berbasiskan potensi wilayah, dengan tetap menjaga daya dukung ekologi dimana mereka hidup,”tambahnya Hutauruk

MODAL STRATEGIS MEMBANGUN DAYA SAING WILAYAH

APKM diorientasikan untuk mewujudkan daya saing melalui terbangunnya kawasan ekonomi wilayah secara terpadu.

TB silalahi mengatakan melalui program bantuan APKM kemanfaatan Proyek Asahan dapat langsung dan segera dirasakan oleh masyarakat dan lebih penting lagi bahwa pembangunan daya saing ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat diakselerasi.

Dikatakan lebih lanjut bahwa hingga 2013 Pemerintah RI memiliki 4 (empat) kepentingan strategis yang perlu diamankan di Proyek Asahan.
“Presiden telah memberikan arahan agar Otorita Asahan yang merupakan perpanjangan tangan Pemerintah di Proyek Asahan untuk mengakselerasi program-programnya, sehingga secepatnya mewujudkan kemanfaatan strategis bagi masyarakat dan bagi Proyek Asahan sendiri,”ujar TB Silalahi yang juga adalah salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI (WanTimPres).

Dalam kesempatan itu Bupati Samosir Ir Mangidar Simbolon yang mewakili para Bupati penerima bantuan menyambut dengan baik rangkain program bantuan Otorita Asahan.
Pengamatan Bersama Toba dalam acara tersebut hadir, Bupati Daiti, Bupati Karo, Bupati Asahan, Bupati Batubara ,walikota Tanjung Balai dan mantan Duta Besar untuk Brazilla, Argentina dan Francis.
Kemudian turut yang menghariri pengacara Kondang dari Jakarta Hotman Paris Hutapea, Tokoh Pemuda Sumatera Utara GM Panggabean dan juga Edison Manurung.

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Ketua Otorita Asahan, berikan kunci Traktor secara simbolis
Ketua Otorita Asahan, Saut Hutauruk sedang memberikan kunci traktor besar dan kecil secara simbolis yang disaksikan Toko Pemuda masyarakat Sumatera Utara GM.Panggabean, ( baju

Desa Meat dengan Galian “C”
Gambar (Galian C siap untuk diperdagangkan) Galian C, di desa Meat Kecamatan Tampahan-Kabupaten Toba Samosir-Sumatera Utara, sumber pendapatan daerah itu, namun kenyataannya jalan

Bupati Toba Samosir-Sumatera Utara, “enggan nich untuk di foto”
Bupati Toba Samosir, sintua Monang Sitorus, selesai acara Bantuan Otorita Asahan kepada sejumlah Kabupaten wilayah Sumatera Utara, ketika Monang Sitorus di Foto Bersama Toba,

650.000 Bibit Pohon akan Ditanam di Samosir, Tobasa, Taput, Humbahas, Dairi, Karo dan Simalungun
Media Online Bersama Toba dot Com - Kepala BPDAS atau Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Asahan Barumun Ir Hotmauli Br Sianturi MSc di kantornya

Selama 24 Tahun PT Inalum, serahkan Annual fee sebesar US $ 115.836.000 kepada Pemerintahan RI
Gambar: Bendungan Siguragura (foto.bersamatoba 24 April 2008) PT.Inalum berdiri pada tanggal 6 Januari 1976, merupakan perusahaan patungan (Joint Venture) antara Konsorsium Pengusaha Jepang (12 Perusahaan)

Komentar

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak