M.Agus Hutapea Wartawan Tobasa, kematiannya masih misterius
Oktober 21, 2009
On ma hape naing kon sirang, sirang ma hape hita na mardongan…………….
Lagu yang dinyanyikan puluhan wartawan dan LSM se-Kabupaten Toba Samosir (21/10/2009) yang diiringi isak tangis.
M Agus Hutapea, wartawan yang bertugas di Tobasa tewas di jalan Tarutung I Hinalang Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir, Selasa (20/10/2009). Kematiannya masih misterius.
Kapolsek Balige AKP Gibson Siagian kepada wartawan termasuk media Online ini, mengatakan soal kecurigaan tentang tindak penganiayaan tetap ada. Apalagi jika nanti ditemukan bukti yang mengarah ke penganiayaan, polisi akan menindaklanjuti dan menyelidikinya.
Dikatakannya sudah enam orang yang dimintai keterangan terkait dengan kematian M Agus Hutapea. Keenam orang tersebut antara lain empat orang pegawai negeri sipil Tobasa dan dua orang waitress Kafe Roma Sera di Balige tempat almarhum terakhir minum bersama kawan-kawan sebelum pulang ke rumah.
almarhum sempat cekcok dengan beberapa pengunjung lain. Namun, tidak sampai terjadi perkelahian.
Pertama yang menemukan mayat M.Agus Hutapea
Diwaktu dan tempat yang berbeada Pukul 03.00 dinihari pengendara mobil yang melintas di jalan Tarutung I Desa Hinalang melihat ada sesosok tubuh yang tergeletak di tepi jalan dan melaporkan kejadian itu ke kantor Polisi Balige.
Mendapat laporan itu pihak Satuan Lalu Lintas Balige segera turun ke tempat kejadian perkara atau TKP.
M.Agus Hutapea ditemukan tergeletak tidak bernyawa dengan posisi tangan memegangi kepalanya. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit HKBP Balige.
Di tubuh korban ada robek kira-kira sepanjang 20 cm dan luka tersebut bercabang dua di bagian kepala. Sementara wajah korban tidak ada luka sedikitpun atau bekas jatuh terkena aspal.
Sepeda motor yang dikendarai oleh korban hanya lecet sedikit di bagian knalpot sedangkan stangnya sebelah kiri terlihat lobang sepertinya dengan tusukan paku.
Wartawan/i se Kabupaten Toba Samosir mengharapkan agar kasus kematian ini dapat terungkap.










kematian agus hutapea kita tunggu dulu hasil visum,kalau terbukti kena benda
tumpul/tajam yang bukan kecelakaan biasa,maka disinyalir kemungkinan masih
ada sindikat premanisme di bumi tapanuli,pada hal kita menginginkan tapanuli
bebas dari tekanan Psykis,bebas berkreasi,bebas dari himpitan ekonomi,itulah
yang di perjuangkan pejuang-pejuang Protap saat ini.
Hasiholan Siregar
kematian agus hutapea harus di selidiki secepat2 nya… supaya tidak sampai berlarut2…karna apabila masalah ini tidak secepat nya di selidiki,tiap masalah yg akan dtg akan menjadi bertumpuk,sehingga dari pihak aparat hukum akan lebih sulit untuk menyelesaikan masalah ini,saya harap dpat dimengerti dan di hargai,terima kasih banyak….