Dinas Kesbang Toba Samosir dan Aparat terkait, gelar operasi Pekat.
Mei 28, 2008
Satpol PP Dinas Kesbang Ketertiban Kab. Toba Samosir bekerja sama dengan pihak Kecamatan Porsea dan Polsek Porsea dibantu Sub DenPOM I/2-6 Balige melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) guna mencegah berkembangnya kemungkinan penyakit sosial yang tumbuh di masyarakat.
Dalam pelaksanaan operasi yang berlangsung pada awal bulan Mei, dinihari berhasil dijaring 10 orang wanita yang pada saat operasi tidak dapat menunjukkan identitas dirinya dari 2 buah café yang ada di kawasan Simangkuk, Porsea. Ke-10 wanita yang terjaring tersebut mengaku bekerja sebagai waitress (pelayan kafe) masing-masing berinisial AM (27 Thn), KS (24), FS (20), L (26), HH (24), LS (33), A (20), LA (18), AS (26), dan YM (23).
Ketika dikonfirmasi, PLT Kadis Kesbang Ketertiban Pemkab Toba Samosir Drs. Madju Samosir, B.Sc didampingi Koordinator Operasi Pekat Espon Simanjuntak, SH mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah para wanita yang ditangkap itu merupakan PSK atau tidak. Namun para wanita tersebut ditangkap karena tidak satupun dari mereka dapat menunjukkan identitas diri yang sah.
Sebelumnya, Aparat Dinas Kesbang Ketertiban Toba Samosir bekerja sama dengan pihak Kecamatan Balige dan Polsek Balige dan Sub Den POM I/ 2-6 Balige telah melakukan operasi dan berhasil menjaring 3 orang wanita dan seorang pria yang tidak dapat menunjukkan identitas dirinya dari salah satu kafe di kawasan Lumban Silintong, Balige Minggu dinihari.
Madju Samosir menyebutkan, pihaknya telah mendata identitas para wanita tersebut dan telah membuat surat pernyataan di depan keluarga mereka masing-masing yang berisikan perjanjian tidak akan melakukan perbuatan yang mengganggu ketertiban umum dan apabila suatu saat mereka terjaring lagi, maka ,” Kami akan mengambil tindakan yang lebih tegas”, ujar Madju Samosir. Dirinya juga meminta agar para orang tua dapat menjaga serta memantau keberadaan dan aktifitas putra-putrinya masing-masing untuk mencegah berkembangnya lebih luas kemungkinan penyakit masyarakat ini. Semua ini dilakukan guna mencapai Tobasa yang lebih religius, ujar Madju Samosir.
Dalam kesempatan yang sama, Madju Samosir menambahkan bahwa pihaknya dalam waktu dekat juga akan mengadakan operasi dalam mengantisipasi penyalahgunaan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), razia para PNS yang bolos, serta razia terhadap penyalahgunaan kendaraan dinas yang dipakai oleh orang-orang yang tidak berkompeten. Untuk itu, atas nama Pemkab Toba Samosir Kadis Kesbang Ketertiban Drs. Madju Samosir,B.Sc mengharapkan dukungan semua pihak baik masyarakat atau para PNS agar terjalin kerjasama yang baik selama pelaksanaan operasi berlangsung demi Tobasa yang lebih aman dan kondusif.





Ditikki…,na ujui..,Perjalanan hidup Letjen Purn TB Silalahi.
Convention Hall dengan interior yang artistik yang berkapasitas sekira 500 orang, di TB Silalahi Center Balige Kabupaten Toba Samosir Propinsi Sumatera Utara, disiarkan sebuah Vidio
Aku Cinta Danau Toba vs Eceng gondok
Terlihat dalam gambar, Rabu (30/4) truk sampah miliknya Dinas Pasar, Pertamanan dan Kebersihan serta sedikitnya 7 orang warga setempat sedang membersihkan eceng gondok di Dermaga
Lagi.. Pejabat Pemerintah Toba Samosir, dijebloskan ke Rutan.
Balige, Media online Bersama Toba dot Com – Oknum Drs DP, Kepala Dinas Sosial Pemuda dan Olaraga atau Kadispora Tobasa dan seorang statnya
Met’ pagi dan Sore buat mu Tobasa, gak ada loe..gak rame
-Ketika itu, barisan start di tempat gerak, siap gerak, lancang kanan gerak hitung mulai, ucap komando barisan pada sore hari di halaman sejumlah dinas
SMTK SETIA Narumonda Tobasa, aksi damai di DPRD.
Balige, Media Online Bersama Toba – Ratusan Siswa/i SETIA atau Sekolah Menengah Teologi Kristen Cabang Narumonda Kecamatan Siantar Narumonda Kabupaten Toba Samosir mengadakan aksi damai
Komentar
Berikan komentar dan masukan anda