Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

Desa Huta Ginjang Lontung marah besar, Tutup PT Aquafarm Nusantara.

November 12, 2008

Kabupaten Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com – Sedikitnya 23 orang masyarakat Desa Huta Ginjang Lontung, Kabupaten Samosir, Kemarin Selasa (11/11) marah besar dengan merusak kantor PT Aquafarm Nusantara yang berdiri di Lontung dan berupaya untuk membakar gudang penyimpanan pakan ikan itu.

Mereka berteriak agar keramba jaring apung atau KJA di sekitar tempat itu segera ditutup.
Kemarahan masyarakat setempat terhadap perusahaan budidaya ikan nila itu berawal dari salah seorang nelayan yang sedang menggayuh sampannya di atas permukaan air Danau Toba ditabrak kapal perusahaan hingga terbalik.

Namun kapal yang sedang membawa karyawan itu sepertinya tidak mau perduli, meskipun si nelayan sudah berulangkali meminta pertolongan.
Mendengar teriakan histeris dari nelayan tersebut, akhirnya menimbulkan emosi dari warga setempat yang melihat kejadian dari darat sehingga masyarakat melakukan pengrusakan dan berupaya membakar kantor Aquafarm sektor Lontung tersebut.

Sambil berteriak bakar dan tutup PT Aquafarm, mewarnai aksi protes dari warga.
Namun emosi dari warga dapat teratasi karena sebagian besar dari warga yang sudah ramai datang di tempat kejadian berhasil melerainya hingga tidak sampai berkembang.

Kejadian yang tak diinginkan ini dibenarkan Kapolsek Simanindo AKP Bernad Naibaho, ketika dihubungi wartawan melalui telepon selulernya. Kemarahan warga tersebut mengakibatkan kerusakan pada kaca nako dan pintu yang terbuat dari triplek.

Situasi di lapangan hingga sore hari telah kondusif. Demikian dijelaskan AKP Bernad Naibaho. dijelaskan, pihak PT Aquafarm Nusantara tidak mengajukan pengaduan dan berupaya melakukan pendekatan secara kekeluargaan.

Tapi si nelayan A Boi Situmorang yang ditabrak kapal tersebut sudah membuat pengaduan di Polsek Simanindo.

Pencarian pada artikel ini:

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

DR Muktar Pakpahan SH MA: Tutup Pardekean Milik PT Aquafarm Nusantara di kawasan Danau Toba
Ambarita, Kabupaten Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com - Dr Muchtar Pakpahan SH MA, Ketua Umum Partai Buruh menyerukan agar Pardekkean di Danau Toba

Disini, Huta Meat Kabupaten Tobasa seperti yang duluh.
Blogger Batak parBalige Ivan n70 Balige, Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com - Tidak berubah seperti yang dulu lagi, suasana Huta Meat, Kecamatan

Bupati Toba Samosir “marah besar”, proyek belum berjalan.
>>Situs Website miliknya Pemerintahan Tobasa, seperti “tidak berfungsi”>>Dinas PU dan Tarukim, hari ini umumkan Tender Pengadaan Barang/jasa>>Dikabarkan, setiap proyek harus “setor” fee sebesar

Bupati bagaimana itu..?, Listrik sangat sulit masuk tu Huta pintu Pohon – Tobasa
Media Online Bersama Toba dot Com- Huta Pintu Pohan Dolok, Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba Samosir yang di huni 55 KK berada percisnya

Seputar SMS setan, sahuta HP dilemarikan.
>>Barita langsung sian Huta Natumikka Kecamatan Borbor-Kabupaten Toba Samosir.

Komentar

12 Responses to “Desa Huta Ginjang Lontung marah besar, Tutup PT Aquafarm Nusantara.”

  1. Joel Sidabutar on November 13th, 2008 17:26

    Sebaiknya PT. AQUAFARM, berpikir bijak. Apalagi menabrak nelayan tanpa member pertolongan, sedanng sang nelayan sudah menjerit minta tolong. bukankah ini melanggar aturan main R.I ? Inilah arogansi yang sering memicu konflik di mana-mana. Memang kita tak tau siapa yang salah siapa benar. Tetapi meliris berita diatas, bolehlah saya memposisikan diri sebagai orang yang tertabrak. Memang, sikap destruktif masyarakat tak juga bisa dibenarkan, tetapi, ada api, ada asap bukan ?
    Bukan saya sok pahlawan, atau mengambil sesuatu dari siapapun, sebab saya tak kenal siapapun dalam kasus ini. Bersikaplah jernih, apalagi berdasar lansiran bersamaToba.com, sudah ada warning “ketidak sukaan” dari Pak Mukhtar Pakpahan. Ini sinyal, apa PT. Aquafarm menguntungkan masyarakat, atau lingkungan atau sebaliknya.
    Terimakasih buat semua pihak untuk menjaga “asa sude boi mangan dibagasan dame”. HORAS.

    JOEL P SIDABUTAR

  2. ucok on Januari 6th, 2009 22:28

    coba dicek dulu apa benar kualitas air yang disekitar pt AN bermasalah baru kita ambil kesimpulan dan apa positif dan negatifnya pt. AN karena setahu saya pt. AN tidak seperti itu tapi menerapkan disiplin yang bagus dan tidak sembarangan main sikat aja begitu bapak yang terhormat

  3. Nikson Sitohang on Februari 6th, 2009 17:20

    Kurang detail sebenarnya beritanya. Kalau ditabrak dengan segaja tentu ada alasannya. Tak ada api kalau tidak ada asap. Perusahaan dikelola dengan manajemen yang baik terutama dalam hal sekure (keamanan) terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi kalau memang disengaja tanpa alasan, sebaiknya jalur hukum saja biar pengadilan yang memutuskan. Tapi pengadilan yang adil, ya?

  4. mangatas pakpahan on Februari 25th, 2009 16:18

    semua masyarakat yang ada disana harus berpikir lebih dewasa dan jangan hanya berpikir sesaat saja sehingga mementingkan kelompok atau pribadi. Ingat semua masyarakat yang disana adalah bersaudara dan janganlah saling menyakiti, karena persoalan tersebut. Mari selesaikan secara kekerabatan.

  5. ian on April 20th, 2009 22:34

    bila penting juga aquafarm di tutup,karna sangat membahayakan ecositem di danau toba….

  6. ian on April 20th, 2009 22:35

    tutup aquafram

  7. Ondy on Mei 20th, 2009 11:55

    Seharusnya Bapak Muktar Pakpahan / Ketua Umum Partai Buruh harus membela buruh/ pekerja yg ada di negara ini bukan malah menutup PT. AQUAFARM NUSANTARA, Bagaimana bisa masyarakat PERCAYA dg Partai Buruh kl mengambil keputusan sepihak, mau diapakan karyawan PT.AQUAFARM NUSANTARA dg jumlah 6.000 orang.. Apakah bapak muktar pakpahan yg terhormat mau gaji karyawan 6.000 org tersebut..Mauliate.. Merdeka..!!!!

  8. Patar Tambunan on November 27th, 2009 07:42

    Salam Persahabatan…

    Dalam kasus ini sebaiknya,kita sesama warga danau toba,dapat menyikapi
    dengan kepala dingin,agar masalah tidak menjadi berkembang besar,
    sehingga tidak menyebabkan hal-hal yang tidak kita inginkan..
    Saya kira PT AQUAFARM adalah salah satu PT yang dapat membantu perekonomian masyarakat,karena dapat mengurangi angka pengangguran,terutama untuk putera daerah setempat..
    Jadi baiknya kita saling menjaga sikap dalam menangani masalah ,demi kemajuan masyarakat Danau Toba….
    Thanks…

  9. boihot gultom on Agustus 23rd, 2010 23:03

    sebenar ny qta tidak boleh jga menyalah pihak PT.AQUAFARM , yg patut di salah khan adalah si nelayan trsbt, dh jelas2 dia dia berada di lokasi perusahan , masih ja di situ mardoton , lg pula berita diatas terlalau berlebihan ,

  10. jimmy on Oktober 14th, 2010 00:44

    Sudah terlalu banyak kebohongan di PT.AN (PABRIK) pantai cermin. kasihan saya melihat karyawan yang sangat lelah dan terpaksa bekerja disana walaupun mereka terus dibohongi dan hak2 mereka terkadang dipotong. Harapan saya untuk pihak DEPNAKER Sergei untuk betul2 menyidak PT.AN tersebut segera di periksa. Anda2 silahkan confirmasi acak kepada karyawan2 disana dengan cara pendekatan ke rumah mereka langsung bukan di pabrik secara formal. Pasti anda mendapatkan jawaban yang “mengerikan”.

  11. ridawaty on Oktober 21st, 2010 20:25

    klu sdah d r=tabrak hrs d tolong donk….

  12. Jakob sinaga on Januari 31st, 2011 10:58

    berita sdh basi dan sdh berdamai secara kekeluargaan.jadi menurut sy persoalan pribadi jangan diatasnamakan DESA HUTA GINJANG.Cuma pihak PT AN tetap menjaga kelestarian Lingkungan dan Masyarakat…ATAS NAMA DESA HUTA GINJANG.HORASSSSS…..

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak