Bupati Tobasa si “Raja melantik”, Faktor Kendala yang dihadapi saat ini, Kita belum bekerja untuk membangun administrasi Negara yang handal.
April 16, 2009
Media Online Bersama Toba dot com – Bupati Tobasa akan mengamati kenerja PNS dengan memperhatikan tingkat tanggung jawab terhadap pelaksanaan pembangunan, penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan terhadap masyarakat.
>>Ditulis Ivan n70 Blogger Batak parBalige<<
Ditekankan bahwa pelaksanaan APBD Tahun 2009 kedepan harus disikapi dengan penuh tanggung jawab dengan mempedomani ketentuan dan peraturan per-undang-undangan yang berlaku.
Demikian pidato Bupati Tobasa Drs Monang Sitorus SH MBA (15/4/2009) pada saat Pelantikan sedikitnya 316 pejabat struktural Eselon III dan IV dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir dilantai IV Balai Data Pemkab Tobasa.
Bupati Tobasa mengatakan, hindari sifat-sifat yang dapat memperlambat lelancaran pembangunan dan tindakan-tindakan penyelewengan yang melanggar peraturan di Kabupaten Tobasa yang kita cintai ini.
Bupati mengharapkan agar PNS dapat mengoptimalkan potenti yang ada, baik potensi sumber SDM maupun SDA. Potensi yang ada itu diberdayakan dan difungsikan serta dimanfatkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kemudian Bupati mengatakan suatu masyarakat yang adil dan makmur dapat terwujud apabila kita dapat memanfaatkan seluruh potensi yang ada sehingga masyarakat yang adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan dapat tercapai.
Bukan itu saja, faktor kendala yang merupakan persoalan yang kita hadapi saat ini adalah bahwa kita belum bekerja untuk membangun administrasi negara yang handal, efisien, efektif, bersih, terbuka partisipatif dan tanggap terhadap aspirasi masyarakat.
Sebagai Aparatur negara selalu melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih transparan dan profesional serta mempunyai kesadaran yang tinggi atas tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada kita.
Untuk itu Bupati menekankan dalam pidatonya agar semua yang baru dilantik untuk meningkatkan kinerja pada unit kerja dan tetap melaksanakan peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 serta menerapkan tertib Administrasi, tertib perencanaan, tertib Pelaksanaan dan tertib Pengawasan sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang diinginkan serta pelaksanaan roda Pemerintahan yang kondusif dapat dipertahankan.










Horas……ma dihita sasudena….
Saya mengomentari perihal Korupsi yang dilakukan oleh Pejabat adalah disebabkan beberapa faktor al :
1.Mental bakal calon pejabat adalah untuk kekuasaan ,sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan jabatan tersebut seperti mengeluarkan dana dalam jumlah besar untuk menyuap para pemilih /pendukung.
2.Kesadaran dari masyarakat / pemilih yang kurang dimana seharusnya mereka menolak calon pejabat yang menghamburkan uang untuk mencari dukungan bila perlu calon pejabat tersebut black list karena dengan menghamburkan uang tersebut hanyau untuk mencari popularitas dan dukungan ketika dia menjadi pejabat akan “KORUPSI ” untuk mengembalikan uangnya yang dikeluarkan saat kampanye.
Intinya : Calon Pejabat Sadar dengan treckrecordnya jika mau jadi Pejabat dan masyarakat tolak Calon Pejabat yang tidak punya treckrecord dan menghamburkan uang saat kampanye.
Bravo Orang Batak.
Ir.Surya Negara Panjaitan
QA/QC Mgr PT.Kepsonic Indonesia
Lawasan Industri Cikarang
Mobile : 0815-84983494
Horas………………..
Salam dalam Tuhan Yesus Kristus……
Mari kita dukung sepenuhnya pembentukan Propinsi Tapanuli Utara karena dengan jalan inilah kita dapat mengedepankan atau menggali potensi alam yang terkandung di Bumi Tapanuli.
Untuk kita ketahui semua dari Analisa dan survey yang pernah saya lakukan dari mulai Semua Provinsi terbaru yang telah dibentuk di Indonesia jika dilihat dan dibuktikan secara Nasional bahkan Internasiaonal ” SDM ORANG BATAK MASIH YANG TERATAS ” lantas kenapa PROTAP masih diberdebatkan bukankah sesuatu daerah bisa maju ditentukan oleh SDM dan bukan semata-mata oleh kekayaan alam……..mari kita lihat Bumi Irian Jaya……..Kekayaan alamnya dari mulai laut sampai darat sangat berlimpah tapi bagaimana dan apa yang diperoleh oleh penduduk setempat……adanya tertinggal !!!!!!
Bpk.SBY dan jajaranya lihat dengan bijaksana segala sesuatu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat indonesia sehingga apa yang terjadi dan perlu diperbaiki tidak berdasarkan data saja agar KORUPSI di Bumi Indonesia ini diberantas Habis.