Ada apa sebenarnya, Jagung di kabupaten Toba Samosir…?
April 1, 2008
Kini, Kabupaten Toba Samosir sudah berusia sembilan Tahun pada tanggal 09 Maret 2008, selama kepemimpinan Bupati Kabupaten Toba Samosir Sintua Drs Monang Sitorus SH MBA acap kali, Jagung selalu di dengung-dengung kan, ada apa sebenarnya Jagung itu di bumi Kabupaten Toba Samosir yang menghabiskan uang Negara milyaran rupiah.
Hanya untuk kegiatan study perbandingan menanam Jagung ke Propinsi Gorontalo di Pulau Sulawesi menghabiskan dana sebesar Rp.300 Juta sumber dana dari APBD Tahun Anggaran 2008, luar biasa..!, anehnya, para Dewan Perwakilan Rakyat Toba Samosir menyetujui hal tersebut yang sudah diparipurnakan tanpa memikirkan kepentingan rakyat Toba Samosir.
Pada hal sebelum duduk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat, sangat dekat untuk rakyat yang selalu memikirkan kepentingan rakyat, disana-sini rakyatlah yang selalu dibuat menjadi korban politik.
Kenyataannya setelah duduk menjadi wakil rakyat, mereka ingkar janji apa itu kepentingan dan kebutuhan rakyat dan hal ini terbukti setelah disetujui oleh DPRD Toba Samosir para Eksekutif untuk melakukan kegiatan study perbandingan, tanam Jagung ke Gorontalo yang menghabiskan uang rakyat sebesar Rp.300 Juta, apa kata Dunia Hebat…ada apa itu DPRD…..!, dimana suaramu tidak lagi berpihak kepada rakyat mu di Bumi Toba Samosir yang tercinta ini.
Pada hal jika orang ahli-ahli atau pun Pakar Pertanian tanam Jagung yang ada di Gorontalo di Kontrak untuk mengajarkan ilmu pengetahuan untuk tanam Jagung yang baik Kabupaten Toba Samosir, mungkin uang rakyat tidak habis sebesar Rp 300 Juta, lagi pula apa cocok tanah di Bumi Kabupaten Toba Samosir yang tercinta ini untuk menanam, Jagung…..!
Wahai Putra-Putri Kabupaten Toba Samosir yang ada diperantauan khususnya para ahli-ahli Pertanian, pulanglah segera, perhatikanlah Bona Pasogit mu (red.Kampung Halamanmu) yang selalu dilumuri noda-noda sandiwara yang disutradarai oleh oknum –oknum tertentu Kabupaten Toba Samosir, demi tanah leluhurmu dan tumpah darahmu apa sebenarnya Jagung itu di Bumi Kabupaten Toba Samosir.
Jujur saja, apa sebenarnya hasil dari pada panen Jagung itu di Kabupaten Toba Samosir, dengan menghabiskan Milyaran rupiah, sejak dari kepemimpinan Sintua Drs Monang Sitorus SH MBA apa pembangunan yang menyentuh masyarakat di Bumi Toba Samosir ini.
Armida Br Sibarani Kepala Tata Usaha Dinas Pertanian Kabupaten Toba Samosir yang juga pemimpin Kegiatan dalam hal keberangkatan study banding ke Gorontalo mengakui bahwa Sumber Dana APBD TA 2008 sebesar Rp.300 Juta, hal Study banding ke Gorontalo adalah benar yang mencakup hal penanam jagung dan Agro bisinis, “ studi banding akan berlangsung bulan April dan lamanya kira-kira 1 minggu,”ucapnya kepada Bersama Toba.







Ini suatu bukti bahwa di Tobasa telah terjadi setali tiga uang. Yang jadi korban adalah rakyat kecil,dan mereka (exekutif dan legislatif) telah menari-nari diatas penderitaan rakyat Tobasa.
Untuk menghilangkan perlakuan seperti diatas , masyarakat Tobasa sendiri harus berani melakukan revolusi walau harus diakui resiko yang sangat mahal, namun itulah yang dapat membuat jera para koruptor di Tobasa.