Ulasan Seputar Masyarakat dan Lingkungan Toba dan sekitarnya

650.000 Bibit Pohon akan Ditanam di Samosir, Tobasa, Taput, Humbahas, Dairi, Karo dan Simalungun

September 14, 2008

Media Online Bersama Toba dot ComKepala BPDAS atau Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Asahan Barumun Ir Hotmauli Br Sianturi MSc di kantornya di Jalan Yiyata Yudha Pematangsiantar, baru-baru ini mengatakan, daerah-daerah tangkapan air Danau Toba yaitu Pulau Samosir, Tobasa, Taput, Humbang Hasundutan, Dairi, Kabupaten Karo dan Kabupaten Simalungun dianggap sangat kritis lingkungannya dan karenanya sangat perlu dilakukan program penghijauan.

Untuk itu, BPDAS Asahan Barumun sudah memprogramkan untuk ke tujuh daerah tersebut menanam 650.000 bibit pohon-pohonan dan buah-buahan. Diharapkan dalam waktu lebih kurang 5 tahun mendatang, daerah-daerah sekitar tangkahan air Danau Toba secara bertahap dapat dihijaukan dengan secara bertarap pula pencemaran lingkungan dapat diatasi

Kemudian pencemaran lingkungan dalam 5 tahun mendatang secara bertahap bisa ditanggulangi dengan catatan tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan di daerah-daerah tangkahan air di sekitar Danau Toba. Karenanya, semua pihak harus turut berpartisipasi untuk menjaga jangan sampai terjadi kebakaran lahan atau hutan. Sebab, kalau terjadi kebakaran lahan atau hutan, program penghijauan bisa terganggu di lapangan.

Dikatakan, dengan penanaman bibit-bibit pepohonan, buah-buahan di sekitar tangkahan air sekitar Danau Toba secara berkelanjutan, maka pencemaran lingkungan secara bertahap bisa ditanggulangi. Karena itu, partisipasi masyarakat seperti dilakukan Wanita Katolik RI Sumut untuk melaksanakan program penanaman pohon-pohonan dan buah-buahan di Pulau Samosir cukup positif dan baik, sebab program pelestarian alam dan lingkungan bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tapi peran serta masyarakat sangat diperlukan.

Pencarian pada artikel ini:

Tulisan berhubungan lainnya yang mungkin ingin anda baca:

Sumut membutuhkan 14053 CPNS.
Jumlah formasi CPNS 2009 di 28 kabupaten/kota, Kab. Batubara merupakan daerah terbesar atau terbanyak membutuhkan CPNS dengan jumlah 873 orang. Terdiri dari guru 178

Proyek Tanam Reboisasi seluas 1.100 Ha pada kawasn Hutan Register 86 Perkebunan Toba Utara, dipertanyakan .
[foto Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan kab.Tobasa, Ir Alden Napitupulu.] Oleh Ivan.N70 Blogger Batak sian Huta Balige, Kabupaten Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot

Bukit Golgata, di Kabupaten Dairi-Sumut
oleh-Ivan Napitupulu Blogger Batak parBalige-Tobasa-Sumut. Sitinjo, Kabupaten Dairi, Media Online Bersama Toba dot Com- Jika di Kabupaten Tapanuli Utara terdapat Wisata Salib kasih, Kabupaten Dairi terdapat

Dairi seharusnya masuk Propinsi Tapanuli
Dairi sudah selayaknya masuk propinsi Tapanuli, hal ini karena di dairi sungguh kentalnya kultur Batak. Apalagi Kabupaten Pakpak Barat sudah terbentuk jadinya Kabupaten Dairi yang

Otorita Asahan, Persiapkan Daerah menuju 2013
Gambar Bupati Tobasa sintua Monang Sitorus memberikan kunci traktor kepada Kelompok Tani setelah menerima bantuan dari Otorita Asahan. 5(lima) Kabupaten….Taradoti Haumanta…… Pengamatan Bersama Toba Dilapangan mini Soposurung

Komentar

3 Responses to “650.000 Bibit Pohon akan Ditanam di Samosir, Tobasa, Taput, Humbahas, Dairi, Karo dan Simalungun”

  1. Lenny Hutajulu on September 17th, 2008 08:04

    Ini dia…program yang sangat saya setujui dan saya dukung. Upaya ini sangat bagus sekali. Bagaimana dengan system penanaman bibit tersebut? Apakah para panitia sendiri yang menanam atau bibit tersebut di bagikan ke masyarakat?

    Tolong segera di beri jawaban.

    Terimakasih
    Lenny Hutajulu

  2. Lisa Siregar on September 17th, 2008 22:54

    How come only 1 respon for making our earth more green. Come on Peoples…
    Saya mau banget tuch ikutan acara nanam nanam pohon, sekalian piknik,tambah networking,sekalian tahu lebih banyak tentang Sumatra. Aku marga Siregar tapi baru kali ini ke Medan.
    Gimana nich caranya bisa ikutan tanam pohon di Samosir? Jangan2 acaranya udah lewat ya? Yach…. sayang banget.. Adain lagi donk. Ajakin aku yach teman temanku ..
    God Bless

  3. JONNI GULTOM on September 20th, 2008 17:24

    Asahan banjir , ratusan hektar padi akan gagal panen, harga beras naik ,anak sekolah menuntut dan……kelaparan menungu. Akankah berlanjut terus ?
    Buat ibu Kepala BPDAS Asahan-Barumun programnya sangat kami dukung dan semoga berhasil.
    1. Tolong dipikirkan pohon yang akan ditanam bukan pohon yang rentan akan
    kebakaran seperti pohon pinus.
    2. Jangan cuma DAS yang ditanami karena semua Bukit (Dolok) yang ada
    saat ini sudah gundul akibat keserakahan masyarakat dan pengusaha
    3. Kerja sama Pemda dan pengusaha dalam hal pengadaan sarana dan prasa-
    rana antisipasi kebakaran (terutama areal bukit bila terjadi kebakaran tidak
    dapat diisolasi karena infrastruktur yang tidak ada)
    4. Binatang Primata yang saat ini terkumpul pada satu tempat untuk dapat
    disebarkan diseluruh hutan-hutan yang masih tersisa (seperti kera di Parapat)
    Binatang ini lebih cepat menyebarluaskan bibit pohon daripada manusia.
    5. Sosialisasi secara continu untuk semua sekolah SD sampai Perguruan
    Tinggi untuk Cinta Lingkungan yang Green dan dari mereka akan berkelan-
    jutan sampai kepada semua lapisan orang tua
    6. Koordinasi dengan anak Daerah yang merantau bila pulang kampung ada
    program penanaman pohon (Tahun Baru dan Idhul Fitri)

    Saudaraku…..semuanya Mari kita berpartisipasi dalam rangka menghijaukan Sumatera Utara dan Pesisir Danau Toba .
    LET,S GO GREEN Hutatta.

Berikan komentar dan masukan anda





Silahkan bergabung dan berdiskusi dengan pengunjung Bersamatoba.com lainnya di Forum Bersama Masyarakat Toba

Majalah Luar Negri Gratis
Gambar danau toba batak