14 indikator kemiskinan di Rumah Tangga, berhak menerima Bantuan Langsung Tunai.
Juni 3, 2008
Indikator kemiskinan pada satu Rumah Tangga Miskin memiliki cirri-ciri, Yakni:
1.Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8m2 per orang
2.Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah/ bambu/ kayu murahan
3.Jenis dinding tempat tinggal terbuat dari bambu/ rumbia/ kayu berkualitas rendah/ tembok tanpa plester
4.Tidak memiliki fasilitas buang air besar/ bersama-sama dengan rumah tangga lain
5.Sumber Penerangan Rumah Tangga tidak menggunakan listrik
6.Sumber air minum berasal dari sumur/ mata air tidak terlindungi/ sungai /air hujan.
7.Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/ arang/ minyak tanah
8.Hanya mengkomsumsi daging/ susu/ ayam satu kali dalam seminggu
9.Hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun
10.Hanya sanggup makan sebanyak satu/ dua kali dalam sehari
11.Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di Puskesmas/ poliklinik
12.Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: petani dengan luas lahan 0.5 ha, buruh tani, nelayan, buruh perkebunan atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan dibawah Rp.600.000 (enam ratus ribu rupiah) per bulan
13.Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga: tidak sekolah/ tidak tamat SD/ hanya SD
14.Tidak memiliki tabungan/ barang yang mudah dijual dengan nilai Rp.500.000.-(lima ratus ribu rupiah), seperti: Sepeda motor (kredit/ non kredit), emas, ternak, kapal motor atau barang modal lainnya.
Ke 14 indikator itu, adalah ciri-ciri kemisikinan pada satu rumah tangga yang berhak menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang memenuhi 9 indikator berhak untuk menerimanya.
Demikian Drs Alberth Sidabutar Kepala Bagian Humasy Pemerintahan Kabupaten Toba Samosir dalam pernyataannya tertanggal 03 Juni 2008.
Pencarian pada artikel ini:
- INDIKATOR KEMISKINAN
- indikator kemiskinan menurut bps
- 14 indikator kemiskinan BPS
- 14 indikator kemiskinan
- indikator miskin
- Indikator Rumah Tangga Miskin
- indikator kemiskinan BPS
- indikator kemiskinan menurut bkkbn
- indikator-indikator kemiskinan
- indikator keluarga miskin









Kenaikan BBM, menjadi sebuah beban dikalangan masyarakat.
>>Oleh: Elisabet.Simanjuntak.
Jeritan..! si inang, Penjual “lappet” keliling.
>>Hugogo pe mansari Manogot, nang pe BotariPasca naiknya Bahan Bakar Minyak (“BBM”) sudah terasa, harga-harga sembako naik, ongkos angkutan pun juga naik pokoknya semuanya serba
Longsor Huta Sigodang Tua Tobasa, puluhan Hektar sawah tertimbun
Kabupaten Toba Samosir, Media Online Bersama Toba dot Com -Tano longsor dohot batu menimpa Huta Sigodang Tua, Talak Batu, Lumbanpea dan Lumban Batu Kecamatan Silaen
Di Balige satu rumah hangus terbakar, 3 Orang Luka Bakar
Media Online Bersama Toba dot Com - Sekira pukul 4.30 Wib Selasa (4/11) Satu rumah semi permanen di Desa Longat Jalan Tarutung Kecamatan Balige Kabupaten
Perempuan Batak, ada dimana-mana..!
Disamping mengurusi pekerjaan domestik rumah tangga, perempuan Batak terkenal gigih dan ulet bekerja untuk membantu suami mencari nafka.Bertani, mencari ikan, berdagang, mengajar, menjadi bidan, perawat,………ya,
Komentar
Berikan komentar dan masukan anda